Selasa, 26 April 2022

ASN Pemkab Bandung Dilarang Menggunakan Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran


CILEUNYI, JELAJAH NEWS  - Wakil Bupati Bandung H. Sahrul Gunawan menyatakan, bahwa pihaknya terus mensosialisasikan kepada seluruh ASN (Aparatur Sipil Negara) di lingkungan Pemkab Bandung agar tidak menggunakan mobil dinas saat mudik dan balik Lebaran Idulfitri 1443 Hijriyah/2022 ini.

"Itu sesuai arahan dari pemerintah pusat dan tentu ada sanksi yang akan dikenakan ketika tetap ditemukan ASN yang tidak mengindahkan hal tersebut ," kata Sahrul kepada wartawan di Pos Terpadu Cileunyi Kabupaten Bandung, Senin (25/4/22).

Ia mengatakan, sanksinya adalah kendaraan tersebut tidak diberikan kepada ASN  yang diketahui melakukan pelanggaran. "Tentu saja yang paling penting adalah mengedukasi kepada semua pihak terkait aturan ini," katanya. 

Lebih lanjut Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan mengataka bahwa pihaknya melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung sudah berkoordinasi dengan jajaran Polresta Bandung dan pihak terkait lainnya, menyusul kelengkapan dan kesiapan rambu-rambu lalulintas, termasuk lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) untuk kesiapan mudik dan balik Lebaran. 

"Termasuk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dengan capaian target vaksinasinya sampai 30 April mendatang, capaian vaksinasi 30 persen untuk vaksin Booster," katanya. 

Ia pun terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dalam upaya mengejar ketercapaian vaksinasi tersebut. Sehingga pelaksanaan vaksinasi harus dilaksanakan setiap hari. Pelaksanaan vaksinasi pun diperlebar hingga ke mesjid-mesjid, supaya masyarakat setelah melaksanakan Shalat Tarawih dapat melaksanakan  vaksinasi. "Dengan harapan bisa mencapai target tersebut," ujarnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Iman Irianto ditempat yang sama mengatakan bahwa memasuki musim mudik dan balik Lebaran, pihaknya telah bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk melaksanakan kegiatan Ramp Check atau pemeriksaan uji kelayakan kendaraan. "Itu sebagai langkah preventif kita, salah satunya melaksanakan Ramp Check. Uji kelayakan kendaraan, yang dilakukan tenaga ahli dari kami (Dinas Perhubungan)," katanya.

Menurutnya, pelaksanaan ramp check tersebut berfokus pada kendaraan besar seperti bus angkutan umum. "Salah satu contohnya apabila ada kendaraan yang ditemukan dengan kondisi rem yang anginnya bocor maka kendaraan tersebut harus distop untuk tidak operasi," katanya.

Dikatakannya, Dinas Perhubungan  sudah memberikan dukungan sarana rambu-rambu lalulintas, di antaranya water barrier atau pembatas jalan. 

Iman Irianto  menegaskan, jalur alternatif Cijapati Kecamatan Cikancung, tidak direkomendasikan untuk dilalui pada malam hari karena kondisinya gelap dan masih minim lampu penerangan jalan umum.

Wakil Bupati Bandung H Sahrul Gunawan didampingi Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Iman Irianto di Pos Terpadu Cileunyi Kabupaten Bandung, Senin (25/4/22).

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar

Siap Untuk Selamat, Keluarga Tangguh Bencana Pilar Bangsa Menghadapi Bencana.

Soreang, Jelajah News - Hari Kesiapsiagaan Bencana akan serentak dilaksanakan pada hari Selasa besok, 26 April Tahun 2022 mengusung Tema tentang "Keluarga Tangguh Bencana, Pilar Bangsa Menghadapi Bencana" dengan tagline"Siap untuk selamat".

Masyarakat Kabupaten Bandung diharapkan untuk  ikut serta dan berpartisipasi aktif dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Nasional pada tanggal 26 April Tahun 2022.

Disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulan Bencana Daerah Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama, bahwa masyarakat Kabupaten Bandung harus mengetahui dan memahami bencana yang akan dihadapi sehingga masyarakat bisa segera tanggap dalam menghadapi bencana dan bisa menyelamatkan diri.

"Mari untuk secara serentak membunyikan sirine, kentongan Pada tanggal 26 April 2022 pukul 10.00 wib, sebagai tanda latihan evakuasi mandiri dan segera menuju ke tempat yang aman terdekat,"ujar Uka Suska Puji Utama lewat telp selulernya.

Dikatakan Uka Suska Puji Utama, Melalui Tagline "Siap untuk selamat", masyarakat dibiasakan untuk belajar secara dini dalam menghadapi bencana, karena penanggulangan bencana bukan urusan atau tanggung jawab pemerintah saja akan tetapi bencana adalah urusan bersama.

BPBD Kabupaten Bandung dalam menyambut Hari Kesiapsiagaan Bencana Tahun 2022, sudah melaksanakan beberapa kegiatan selain sudah menyampaikan surat himbauan kepada desa yang telah dibentuk Destana (Desa Siaga Bencana) untuk memberikan dukungan kegiatan di acara tersebut dan memasang rambu-rambu kebencanaan, dilaksanakan pula pembagian masker dan sosialisasi tentang kebencanaan di sekolah sekitar Pemkab Bandung, untuk puncak kegiatan HKBN akan dilaksanakan kegiatan bimtek keluarga tangguh bencana yang akan dilaksanakan di Desa Ciluluk Kecamatan Cikancung yang pelaksanaannya akan dilaksanakan di bulan Mei Tahun 2022.

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar

Sekda Kab. Bandung Terima SK Penunjukan Tuan Rumah Porprov Jabar 2022 dari Ketua Umum KONi Jabar



SOREANG, JELAJAH NEWS - Kabupaten Bandung resmi menjadi tuan Rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar tahun 2022 mendatang. Penetapan Kabupaten Bandung sebagai tuan rumah Porprov Jabar 2022 tersebut setelah sebelumnya Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Dr. H. Cakra Amiyana mewakili Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si menerima SK Penunjukan Tuan Rumah Porprov Jabar langsung dari Ketua Umum KONi Jabar, H. Ahmad Saefudin, MM di Gedung VIP Dispora Kabupat Bandung, Senin (25/4/22).

Kegiatan Penyerahan SK Penunjukan ini dilakukan Ketua KONI Jabar Ahmad Saefudin kepada Pemerintah Kab. Bandung yang pada saat itu  didampingi Kepala Dispora Jabar,Engkus Sutisna. Sementara Sekda Kabupaten Bandung didampingi Kadispora Kabupaten Bandung, Dr. H. Marlan Nirsyamsu, Kadis PUTR, Zeis Zultaqawa, Ketua KONI Kabupaten Bandung Herda M. gani, Sekum KONI Kabupaten Bandung, H.Yana Suryana,serta  Asisten Perekonomian dan kesejahteraan rakyat , Marlan serta pejabat lainnya.

Dalam kesempatan Ketua Umum KONI Jabar, Ahmad Saefudin mengatakan Kabupaten Bandung ditunjuk oleh KONI Jabar menjadi tuan rumah untuk  delapan cabang olahraga,  yaitu sepak bola, dayung, hoki, angkat berat, panjat tebing, golf, polo air, panahan.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana mengatakan atas nama Bupati Bandung menerima SK penetapan Kabupaten Bandung menjadi tuan rumah Porprov 2022 yang rencananya  akan digelar sekitar bulan September 2022 mendatang.

"Kabupaten Bandung akan mendukung sepenuhnya pelaksanaan Porprov dan sudah sejak tahun 2020 lalu kami mempersiapkan hal tersebut. Termasuk dalam persiapan anggaran," kata Sekda.

Dalam sambutannya pada kegiatan SK Penunjukan Tuan Rumah Porprov Jabar 2022  tersebut,  Sekda juga berharap kepada Ketua KONi Jabar juga Kadispora Jabar agar dapat  membantu memberikan solusi dalam hal pendanaan bagi Kabupaten Bandung saat menjadi tuan rumah Porprov, diantaranya CSR dari Bank Jabar Pusat. Karena jika mengandalkan CSR Bank Jabar Cabang Soreang anggaran yang didapat sangat minim.

Sementara itu Sekum KONI Kabupaten Bandung, Yana Suryana mengatakan, KONi Kabupaten Bandung menargetkan Lima Besar dalam Porprov mendatang.

"Dari 54 Cabor yang dipertandingkan KONI Kabupat Bandung akan memberangkatkan sebanyak 1000 lebih Atlet, Pelatih, Offcial serta tim teknik. Dan kami akan memberangkatkan para atlet dan pelatih yang berpotensi meraih medali," jelas Sekum KONI Kabupaten Bandung.

Yana yang terkenal dengan panggilan Ustadz Persib in juga menjanjikan bahwa Kabupaten Bandung akan menjadi tuan rumah yang baik dalam event Prorprov Jabar 2022   dan akan merebut medali sebanyak-banyaknya

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar

Kamis, 21 April 2022

BUPATI BANDUNG LAUNCHING PENANGANAN 7 KAWASAN BLANKSPOT

SOREANG, JELAJAH NEWS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Statistik Persandian (Diskominfo) melaksanakan Launching Penanganan Kawasan Blankspot di Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Gedung Command Center, Senin Siang (18/4/22). Kegiatan Launching ini merupakan bagian akhir dari rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati HUT Kabupaten ke 381 setelah sebelumnya Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna dihari yang sama sejak pagi  secara marathon melakukan launching beberapa kegiatan yaitu Launching Rencana Pembangunan Danau Tegalluar di Kecamatan Bojongsoang, Launching Operasi Pasar Murah Bersubsidi di Kecamatan Cangkuang serta Launching Pelayanan Paspor di Mall Pelayanan Publik Soreang.

Dalam kegiatan Launching Penanganan Kawasan Blankspot di Kabupaten Bandung Bupati Bandung H. M Dadang Supriatna hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, H. Cakra Amiyana , Perwakilan Danlanud Sulaeman, Jajaran Forkopimda Kabupaten Bandung, beberapa Kepala Perangkat Daerah dan perwakilan lainnya serta beberapa perwakilan pemerintah desa yang menjadi titik lokasi penanganan Kawasan blankspot yang turut hadir mengikuti kegiatan tersebut secara virtual.

Dalam sambutannya sebagai pembuka acara,  Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung melaporkan bahwa Kabupaten Bandung memiliki 60 titik Blankspot yang tersebar di beberapa Kecamatan. 

‘’Pada Tahun 2020 Diskominfo Kabupaten Bandung sudah  menyelesaikan 2 titik Blankspot dengan membangun tower triangle setinggi 30 M yang  berlokasi di Desa Sukanagara Kecamatan soreang dan Desa Campaka Mulya Kecamatan Cimaung. Selanjutnya Pada Tahun 2022, 3 titik blankspot yaitu di Desa Cipelah , Desa Sukaresmi , dan Desa Indragiri Kecamatan Rancabali mendapatkan bantuan dari Diskominfo Provinsi Jawa Barat melalui Program Kawasan Desa Digital Tahun 2022 dan akan segera dibangun tower di 3 titik tersebut,” ungkap Yudi Abdurrahman.

Sekanjutnya, menurut Yudi melalui kerjasama dengan Telkomsel, pada bulan Juni 2022 Pemkab Bandung akan membangun  3 BTS yang berlokasi di Desa Cipelah Kecamatan Rancabali ( Perbatasan Pasir Kuda ) , Desa Sukamulya Kecamatan Kutawaringin dan Desa Jatisari Kecamatan Cangkuang.

Menurut Yudi Abdurrahman, pelaksanaan launching Penanganan Kawasan Blankspot  yang dilaksanakan saat ini adalah hasil Kerjasama Pemkab Bandung melalui Diskominfo dengan salah satu  Internet Service Provider dalam hal ini PT. Ambara Duta Shanti (Smart Connect ). 

“Melalui Kerjasama ini Alhamdullilah  telah dibangun 7 tower triangle di Desa Sindanglaya Kecamatan Cimenyan, Desa Margaasih Kecamatan Cicalengka Desa Mekarlaksana, Desa Ciluluk dan Desa Sri Rahayu di Kecamatan Cikancung, Desa Babakan Kec.Ciparay serta Desa Sukamulya Kec.Kutawaringin”, Yudi Abdurrahman berucap.

Dalam awal  sambutannya pada kegiatan Launching Penanganan Kawasan Blankspot, Bupati Dadang Supriatna berkesempatan menyapa satu persatu kepada para 7 kepala desa yang menjadi titik penanganan blankspot kali ini sambil mencoba kelancaran arus komunikasi antara Bupati dengan 7 kepala desa secara virtual.

“Saya merasa Bahagia walaupun di Kabupaten Bandung terdapat 60 titik blankspot te5api secara bertahap kita dapat menyelesaikannya dan ini sekaligus merupakan hadiah untuk HUT Kabupaten Bandung yang ke 381”, kata Bupati Bandung.

Dalam diskusinya dengan para 7 kepala desa  yang menjadi titik penanganan blankspot Bupati Dadang Supriatna menjelaskan bahwa dalam sehari ini saya sudah Pembangunan Danau Tegalluar di Kecamatan Bojongsoang, Launching Operasi Pasar Murah Bersubsidi di Kecamatan Cangkuang serta Launching Pelayanan Paspor di Mall Pelayanan Publik.

“Jadi para Kades kalau mau mengurus Paspor tidak usah jauh-jauh tetapi sudah bisa dilakukan di Soreang, sampaikan itu ke masyarakat Kabupaten Bandung. “ kata Bupati Dadang Supriatna.

Dalam sambutannya Bupati Bandung mengatakan bahwa saat ini kita telah menangani 7 desa yang masih blankspot, dan kita masih menyisakan 53 desa lagi, Saya berharap ke 53 Desa ini bisa selesai dalam waktu yang tepat. Mudah-mudahan penanganan blankspot ini menjadi kebahagiaan bagi para Kades, perangkat desa dan warga di Desa Sindanglaya Kecamatan Cimenyan, Desa Margaasih Kecamatan Cicalengka Desa Mekarlaksana, Desa Ciluluk dan Desa Sri Rahayu di Kecamatan Cikancung, Desa Babakan Kecamatan.Ciparay serta Desa Sukamulya Kecamatan.Kutawaringin,”pungkasnya

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar

Pemkab Bandung Laksanakan Apel Gelar Pasukan persiapan pengamanan lalu lintas dan angkutan lebaran



KATAPANG, JELAJAH NEWS - Sebanyak 212 personel gabungan dari sejumlah Perangkat Daerah Kabupaten Bandung melaksanakan apel gelar pasukan kesiapan pengamanan mudik dan balik Lebaran 1443 Hijriyah, Selasa (9/4/2022). 

Apel gelar pasukan ini melibatkan jajaran Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bandung.

Bertindak sebagai inspektur upacara pada apel gelar pasukan ini adalah Bupati Bandung H.M  Dadang Supriatna menjadi inspektur upacara. 

Dalam pidatonya Dadang Supriatna mengatakan, tim gabungan ini akan disebar  ke sejumlah pos pengamanan yang menjadi perlintasan para pemudik Lebaran 2022. Sedikitnya ada 11 pos pengamanan yang menjadi kosentrasi pengamanan dari tim gabungan 

Tim gabungan nantinya disebar di setiap pos pengamanan Nagreg, Cileunyi, Soreang, Kamojang, Ciwidey, Rancabali, Pangalengan dan pos pengamanan lainnya. "Tujuannya  adalah untuk keamanan dan  keselamatan di perjalanan dalam berlalulintas," kata Bupati Bandung setelah memimpin apel gelar pasukan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Jalan Gandasari Kecamatan Katapang.

Dadang Supriatna mengatakan penyebaran  ratusan personil gabungan ke setiap os pengamanan dilaksanakan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran. "Tim gabungan dari Pemkab Bandung ini akan berkolaborasi dan bersinergi dengan jajaran TNI dan Polri dalam upaya memberikan pelayanan kepada masyarakat disaat mudik dan balik Lebaran," ujarnya. 

Bupati Bandung mengatakan, Kabupaten Bandung selain sebagai jalur lintasan para pemudik, juga sebagai kawasan wisata. Sehingga perlu ada kesiapan khusus, terutama kesiapan kelegkapan dalam upaya pengamanan di berbagai wilayah. 

"Dalam pengaman arus mudik dan balik Lebaran, juga melibatkan para relawan di antaranya dari anggota Pramuka, Karang Taruna, KNPI, Ormas," katanya.

Menurutnya, tim gabungan juga turut melakukan pengamanan di jalur-jalur alternatif. "Jalur antar daerah yang menjadi perlintasan para pemudik, juga menjadi perhatian dan skala prioritas. Di antaranya jalur Kamojang yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Garut," terangnya.

Ditambahkan Bupati Dadang Supriatna, jalur perlintasan antar daerah kawasan Cijapati Kecamatan Cikancung, yang menghubungkan Kabupaten Bandung dan Garut juga jadi perhatian. 

"Termasuk jalur Nagreg dan jalur yang berbatasan dengan Sumedang, juga menjadi perhatian tim gabungan untuk melakukan pengaman jalur mudik Lebaran," ujarnya.

Dadang Supriatna mengatakan, pentingnya kesiapsiagaan tim gabungan di jalur perbatasan antar wilayah itu, mengingat saat ini menjamurnya begal, pelaku tindak pidana kejahatan. Hal itu harus diwaspadai bersama saat musim mudik Lebaran. 

"Apalagi di malam hari, tim gabungan atau pasukan harus siap siaga di jalur-jalur perbatasan yang rawan untuk memberikan rasa nyaman kepada para pemudik Lebaran," ungkapnya.

Dadang Supriatna mengungkapkan, lampu penerangan jalam umum sudah dipersiapkan, terutama di jalur-jalur yang rawan dan gelap pada malam hari.

"Dengan harapan bisa memberikan rasa nyaman dan aman kepada masyarakat saat mudik Lebaran," katanya. 

Ia memprediksi gelombang arus mudik pada tahun ini akan tinggi, sehingga harus diwaspadai bersama. Apalagi Kabupaten Bandung menjadi tujuan perlintasan arus mudik antar daerah yang hendak ke Jawa Tengah dan Jawa Timur. 

Bupati menghimbau kepada masyarakat yang akan mudik untuk divaksin Booster. "Bagi yang belum divaksin, wajib test antigen sebelum keberangkatan mudik menuju kampung halaman," pungkasnya. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar

Semarakan Ramadan, Sopir Angkot, Ojol dan Juru Parkir Beradu Pemahaman Al-Quran


SOREANG, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna punya cara unik menyemarakan bulan suci Ramadan. Salah satunya dengan cara mengundang berbagai komunitas masyarakat bawah seperti sopir angkot, tukang ojek (pangkalan dan online), juru parkir, pedagang pasar dan tukang delman, untuk beradu kecerdasan dalam pemahaman isi kandungan Al Quran melalui lomba cerdas cermat. 

Event "Lomba Cerdas Cermat Al Quran Antar Komunitas Masyarakat Bawah”, di Gedung Korpri Kabupaten Bandung, Selasa (19/4) ini juga diadakan  dalam rangka Peringatan Hari Jadi ke-381 Kabupaten Bandung.

Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS saat membuka lomba mengaku dirinya sangat terharu dan bangga karena  orang-orang yang selama ini mungkin dianggap jauh dari Al Quran karena kegiatan atau pekerjaannya sehari-hari, ternyata mereka sangat memahami isi kandungan Al- Quran.

Karena itu, Kang DS mengingatkan agar kita tak boleh dengan mudah melihat seseorang itu hanya dari penampilannya saja. Dengan kata lain, jangan melihat orang karena profesi atau pekerjaannya yang mungkin dianggap rendah. Buktinya, mereka yang selama ini dianggap tak paham Al- Quran, ternyata mereka sangat menahamu isi Al- Quran.

“Saya kira pelajaran penting dari acara ini, selain dalam rangka syiar Ramadan, juga dalam rangka introspeksi diri agar kita tidak sembarang “menghukumi” penampilan lahir seseorang. Karena itu,  mari kita sama-sama menjaga hati kita, terlebih di Bulan Suci Ramadan ini. Selain untuk selalu lembut, juga bersih. Dengan kebersihan hati, Insya Allah, hidup kita akan lebih tenang dan bahagia,” kata bupati kepada awak media.

Dalam Lomba Cerdas Cermat ini, Juara 1 diraih oleh Komunitas Ojek, dengan juru bicara Achmad Karnawan, didampingi Wawan Setiawan dan Agus Sutarya.

Sementara Juara 2 diraih Grup Sopir Angkot, dengan Jubir Yayan Mulyana, didampingi Erlan Saiful dan Wawan Setiawan.

Sedangkan Juara 3 Kelompok Juru Parkir dengan Jubir Rudiansyah, didampingi Yuyun Suherman dan Agus Dudi.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta lomba, Bupati Dadang Supriatna juga menyampaikan besaran hadiah yang akan diterima para juara. Untuk Juara 1 menerima hadiah uang  Rp 5 juta, Juara II Rp 3 juta, Juara III Rp 2,5 juta, Harapan 1 Rp 1,5 juta dan Harapan II Rp 1 juta. 

“Mohon jangan dilihat besaran hadiahnya. Ada yang jauh lebih penting dari itu, bahwa kita sudah ambil bagian dalam menyemarakkan siar Ramadan sekaligus menyambut Hari Jadi ke-381 Kabupaten Bandung. Saya juga senang, karena pada Ramadan kali ini bisa merangkul berbagai kelompok masyarakat. Insya Allah, pada saatnya nanti, kelompok masyarakat lain yang belum diundang akan kita undang,” tutur Kang DS. 

Sementara itu, salah satu peserta lomba dari kategori juru parkir, Yuyun Suherman, mengaku merasa sangat senang karena diundang Bupati Bandung untuk ikut lomba cerdas cermat ini. 

“Jujur, saya senang dan bangga, diundang Pak Bupati ikut lomba ini. Sebagai juru parkir yang mungkin dianggap rendah oleh orang lain, tapi oleh Pak Bupati saya merasa terhormat,” ucap Yuyun.      

Pernyataan senada juga disampaikan Yayan Mulyana, juru bicara dari kelompok sopir angkot. “Terimakasih Pak Bupati, Kang DS, telah mengundang kami. Kita semua senang, bahwa Pak Bupati tidak menganggap kami yang masyarakat bawah ini sebagai warga yang bodoh dan tak mengerti Al-Quran. Buktinya, kami semua bisa menjawab beberapa pertanyaan dewan juri,” ungkapnya.

Ditanya tentang persiapan sebelum lomba, mereka mengaku tak banyak yang dilakukan. “Jelek-jelek begini, walaupun saya hanya lulus SMP, saya juga pernah belajar ngaji. Jadi masih ingat lah hasil dari belajar ngaji dulu. Paling mengingat-ngingat dikit seperti soal jumlah ayat, rukun Islam dan Iman dan lain-lain,” kata Achmad Karnawan, seorang ojol.

Menurut Kang DS, seluruh peserta lomba yang mendapat kan hadiah, akan diundang khusus pada puncak peringatan HUT Kab Bandung Rabu (20/4/22).  

“Insha Allah, para pemenang lomba, Rabu besok kita undang untuk sekaligus menerima hadiahnya secara langsung,” pungkas Bupati Bandung.

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar

Peringatan Hari Jadi ke -381 Kabupaten Bandung, Bupati Hadiahkan Launching Sejumlah Program Bupati “Kita Bekerja Lebih Fokus Untuk kemajuan Kabupaten Bandung Lebih Baik”


SOREANG, JELAJAH NEWS - Peringatan Hari Jadi ke 381 Kabupaten Bandung tahun ini dengan mengusung tema “Bangkit Bersinergi Membangun Kabupaten Bandung Bedas, berlangsung hidmat dan sederhana. Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan, empat program tengah diluncurkan sebagai hadiah  terindah di tahun pertamanya menjabat sebagai kepala daerah. 

Bukan itu saja, bupati yang dikenal sangat mengedepankan pola kerja pentahelix ini optimis, bahwa dengan kebersamaan, seluruh program yang dilakukan akan terlaksana dengan baik. Dia menyebutkan,  empat program sebagai kado terindah pada peringatan hari jadi ke 381 tersebut, diantaranya launching untuk pembuatan danau retensi di 4 wilayah kecamatan, launching pelayanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik (MPP), launching penanganan kawasan blankspot, launching Operasi Pasar Murah (OPM) serentak di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

“kado terindah untuk Kabupaten Bandung tahun ini, kemarin kita sudah launching 4 program.  Dengan pola pentahelix, kita launching pembuatan danau retensi di 4 kecamatan yaitu Bojongsoang, Cileunyi, Rancaekek dan Solokanjeruk, sebagai wilayah yang termasuk kawasan trategis kota baru. Kemudian, launching layanan keimigrasian di MPP, jadi kalau ingin mengurus paspor tidak perlu jauh-jauh ke jalan Suci atau Soekarno Hatta Kota Bandung. Yang ke 3, kemarin juga kita launching penanganan kawasan blankspot, dengan membangun 7 tower triangle di 7 desa. Dan yang keempat, kita launching OPM serentak,” ungkapnya usai menjadi Inpekstur Upacara Peringatan Hari jadi ke 381 Kabupaten Bandung yang berlangsung di Lapang Upakarti Soreang, Rabu (20/4/2022).

Bupati juga mengungkapkan, bahwa capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung pada tahun 2021, yaitu 72,73 poin atau mengalami kenaikan sebesar 0,34 poin dari nilai IPM pada tahun 2020 yaitu 72,39 poin, melalui kontribusi indeks pendidikan 65,51 poin, indeks kesehatan 82,65 poin serta indeks pengeluaran (daya beli) 71,06 poin. 

“Saya ucapkan terimakasih kepada jajaran pemkab Bandung dan seluruh masyarakat, sehingga capaian ini terus membaik dan insyaAllah kita akan terus fokus bekerja dan transparan dalam proses pembangunan Kabupaten Bandung yang semakin bangkit,” imbuh bupati.

 Lebih lanjut,  mengenai capaian indikator pendidikan direpresentasikan dengan angka Harapan Lamanya Sekolah (HLS) dan angka Rata-Rata Lamanya Sekolah (RLS). angka HLS kabupaten bandung tahun 2021 sebesar 12,7 tahun, meningkat dari tahun 2020 sebesar 12,6 tahun. angka RLS Kabupaten Bandung tahun 2021 sebesar 9,07 tahun mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar 8,96 tahun. dan pada tahun  2023 kita targetkan angkat rata-rata lama sekolah (rls) kabupaten bandung meningkat menjadi 10 tahun.

“Sementara, dibidang ekonomi, kinerja perekonomian kabupaten bandung pada tahun 2021 digambarkan oleh LPE (laju pertumbuhan ekonomi) pada tahun 2021 tercatat 3,56%, mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020 yang tercatat minus sebesar -1,80%.

Menurutnya, Hari Jadi ke-381 Kabupaten Bandung merupakan momentum yang sangat penting bagi kita untuk melakukan evaluasi demi menjadikan Kabupaten Bandung yang lebih baik.

Dengan visi pembangunan daerah yaitu ”Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis Agamis dan Sejahtera”. “Maka dalam kesempatan ini saya mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bandung untuk terus ikut berperan aktif dalam proses membangun bersama Kabupaten Bandung yang kita cintai ini,” tutur bupati.

Bupati mengatakan, sebagai masyarakat Kabupaten Bandung, tentunya Hari Jadi ke-381 Kabupaten Bandung ini dijadikan sebagai sebuah inspirasi dan motivasi untuk terus melanjutkan perjuangan memajukan daerah. “Melalui kinerja produktif, prestasi demi meraih cita-cita dan harapan akan masa depan Kabupaten Bandung yang BEDAS, sebagaimana tema peringatan Hari Jadi Kabupaten Bandung ke 381 tahun yaitu “Bangkit Bersinergi Membangun Kabupaten Bandung Bedas”, ungkap bupati.

Kepada masyarakat Kabupaten Bandung dirinya mengimbau agar tetap mematuhi prokes dimanapun berada. Bagi warga yang melaksanakan mudik, agar melakukan vaksin booster, sebagai upaya bersama dalam memerangi penularan covid-19.

“Kepada masyarakat yang mudik, saya tekanan agar melakukan vaksin booster terlebih dahulu, karena tidak booster tidak mudik. Dirgahayu yang ke 381 Kabupaten Bandung. Ayo bangkit, bersinergi membangun Kabupaten Bandung Bedas,  ” pungkasnya.

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar.



Senin, 18 April 2022

Gubernur Jabar Launching Rencana Pembangunan Danau Tegalluar


TEGALLUAR, JELAJAH NEWS - Gubernur Jabar H. Ridwan Kamil bersama Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna melaksanakan kegiatan Launching Rencana Pembangunan Danau Tegalluar dan Jalan Bypass Tegalluar di SMAN 1 Bojongsoang Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung, Senin (18/4/2022).

Pada peresmian tersebut dihadiri pula oleh Anggota DPR RI H. Anang Susanto, Sekda Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung H. Zeis Zultaqawa dan jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Bandung dan pihak lainnya. 

Pembangunan Danau Tegalluar di kawasan Kota Baru Tegalluar tersebut tersebar di lima titik lokasi berdasarkan ketersediaan lahan yang dihibahkan oleh pihak swasta untuk pembangunan fasos/fasum. Setiap titik danau retensi yang dibangun  seluas 13 hektare, 20 hektare, hingga 30 hektare.  Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan, daerah aliran Sungai Citarum saat ini jauh lebih baik dan banjir cenderung berkurang dalam dua tahun terakhir ini.

" Sudah tidak ada banjir kepanjangan, walaupun ada namun  tidak separah dulu hingga menjadi berita besar," kata Ridwan Kamil kepada wartawan usai launching Danau Tegalluar. 

Gubernur Jabar mengungkapkan bahwa nantinya Presiden RI Joko Widodo berencana meresmikan Sodetan Cisangkuy dan Folder Andir di Kabupaten Bandung. 

"Kita akan melaporkan rencana pembangunan lima danau baru di Kabupaten Bandung ke Pak Presiden," katanya.

Menurutnya, pembangunan Danau Tegalluar di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang inj ditujukan untuk sarana memarkir air, sebelum air tersebut mengalir ke Sungai Citarum sehingga manajemen airnya harus diatur. 

"Tahap satu ini seluas 13 hektare yang akan dibangun Danau Tegalluar hasil konsolidasi dengan pihak swasta karena ada kewaiban 10 persen memberikan lahan untuk fasum/fasos," ujar Gubernur Jabar.

Oleh Bupati Bandung, kata Ridwan Kamil, 10 persen lahan yang dihibahkan oleh pihak swasta dibuat konsep Badan Air. "Badan air ini tidak hanya untuk mengendalikan banjir, juga sebagai persediaan atau sumber air baku. Bisa juga dilakukan seperti di Danau Cirata, di atas permukaan danau  untuk listrik tenaga surya dan pembangunan danau-danau retensi harus satu paket dengan pariwisata," katanya. 

Menurutnya, dengan adanya danau-danau retensi ini akan memberikan keuntungan tambah dengan hadirnya penataan Danau Tegalluar. Ia mengatakan pembangunan danau-danau retensi itu pada lahan seluas lebih dari 100 hektare yang tersebar di beberapa lokasi berdasarkan ketersediaan lahannya. "Mulai pada lahan seluas 13 hektare, 20 hektare hingga lahan seluas 30 hektare," sebutnya.

Sementara itu, Bupati Bandung H.M Dadang Supriatna mengatakan, launching Danau Tegalluar ini tersebar di 5 titik lokasi di Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, Desa Rancaekek Wetan, Desa Rancaekek Kulon, Desa Tegal Sumedang dan Desa Sukamanah Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung.

"Launching Danau Tegalluar merupakan bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-381 Kabupaten Bandung. Memang sebenarnya, launching Danau Tegalluar ini didasarkan pada Perda no 1 tahun 2001 tentang Perencanaan Tata Ruang Wilayah dan memang Tegalluar ini masuk ke dalam Kawasan Kota Baru Tegalluar," kata Dadang Supriatna. 

Bupati Bandung mengatakan, pelaksanaan launching Danau Tegalluar ini sudah direncanakan sejak lama. "Dimana dalam perencanaan pelaksanaan pembangunan danau buatan, setiap pengembang diwajibkan untuk menghibahkan sebagian lahannya ke pemerintah daerah sekitar 10 persen dari luas lahan yang akan dibangun. Lahan yang dihibahkan itu untuk pembangunan fasos dan fasum, di antaranya diperuntukan untuk Danau Tegalluar ini," tutur Bupati Bandung.

Dadang Supriatna mengatakan, Tegalluar ini merupakan kawasan cekungan yang harus diselamatkan, sehingga dengan konsep itu yang saat ini akan dilaksanakan dan diimplementasikan.

"Alhamdulillah hari ini dilaunching Danau Tegalluar ini oleh Pak Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan dihadiri Anggota DPR RI H. Anang Susanto. Mudah-mudahan bisa terealisasi secepatnya karena di kawasan Tegalluar ini 6 titik danau yang akan dibuat. Lima titik danau di luar TOD dan 1 danau di dalam TOD, sekitar 170 hektare kawasan danau yang akan dibangun," katanya. 

Bupati Dadang Supriatna mengatakan, jika konsep ini bisa berjalan,  danau Tegalluar yang akan dibangun itu memiliki lima fungsi. "Pertama untuk penampungan air sementara dan bersinergi dengan program Citarum Harum. Kedua, bisa digunakan untuk persediaan air baku dan diolah oleh PDAM untuk kebutuhan masyarakat, ketiga untuk pengisian air bawah tanah, keempat untuk energi listrik dengan menggunakan panel surya, dan kelima untuk destinasi wisata," katanya.

Tidak lupa Bupati Bandung juga mengucapkan terima kasih kepada para pengusaha yang sudah menghibahkan lahannya untuk kepentingan umum, khususnya pembangunan danau buatan. 

Ia mengungkapkan, sebelum dilaksanakan pembangunan Danau Tegalluar itu, sebelumnya dilakukan dulu FS (Feasiblity Study) atau studi kelayakan. "Nanti dalam pengerjaannya apakah oleh Pemkab Bandung dengan Pemerintah Provinsi Jabar dan BBWSC, atau melibatkan pihak swasta. Dalam pengerjannya bisa bersama-sama dan bersinergi," pungkasnya.

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar

Bupati Bandung akan Launching Pembangunan Danau Tegalluar dan Berikan Zakat Mal untuk 1.800 Anak Yatim Piatu dan Kaum Jompo Senin Besok

TEGALLUAR, JELAJAH NEWS - Meski anggaran Pemerintah Kabupaten Bandung untuk perayaan HUT Kabupaten Bandung Ke - 381 sangat terbatas, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna untuk dapat tetap memeriahkan hari jadi Kabupaten Bandung yang ke 381 di tahun 2022 sebagai sebuah kado terbaik bagi masyarakatnya

Dalam rangka menyambut Hari jadi Kabupaten Bandung ke  - 381  tersebut, Bupati Bandung selain akan melaunching pembangunan Jalan Tol Soreang, Ciwidey dan Pangalengan, juga akan melaunching pembangunan  Danau Tegalluar. Launching pembangunan Danau Tegalluar ini akan dilaksanakan, Senin (18/4/22) sekitar pukul  08.00 di Halaman SMAN 1 Bojongsoang, Desa Tegalluar, Kabupaten Bandung.

Diketahui, pembangunan Danau Tegalluar ini bertujuan untuk menghindari terjadinya banjir jika hujan turun di Wilayah Tegalluar Bojongsoang."Pembangunan Danau Tegalluar ini juga sudah mendapatkan restu Kementrian terkait saat berkunjung ke Wilayah ini," ungkap Dadang Supriatna

 "Tidak hanya launching, namun juga sekaligus akan melakukan pemberian santunan bagi sekitar 1.800 orang anak yatim piatu dan kaum jompo dari zakat Mal saya pribadi. Hal tersebut memang sudah Saya lakukan semenjak menjadi kepala desa pada tahun 1998. Dan  sampai sekarang insyaa Allah akan selalu dilaksanakan setiap bulan Suci Ramadhan," kata Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Tegalluar. 

Tidak hanya pemberian Zakat Mal, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, secara rutin tiap tahunnya selalu membagikan kain kafan kepada setiap RW dan mesjid yang ada di Desa Tegalluar yang masing-masing RW dan mesjid mendapatkan dua paket kain kafan.

"Saya melakukan pembagian kain kafan, karena saat menjadi kepala desa ada yang meninggal dunia, keluarganya kesulitan untuk mencari dan mendapatkan kain kafan. Semenjak peristiwa tersebut dan hingga kini juga masih saya lakukan," jelas Dadang Supriatna. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.

Bupati Bandung Sebut Harus Ada Pelatihan/Bimtek Untuk ASN, Khususnya Pemegang Keuangan


Bupati Bandung HM Dadang Supriatna menyebutkan sangat penting dan perlu adanya pemantapan serta pelatihan atau bintek terhadap para ASN yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung, khususnya para pengelola keuangan.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bandung  saat memimpin kegiatan konsolidasi antar Kepala Perangkat Daerah dan Sosialisasi Penerapan Sistem Merit di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bandung dengan Komisi Aparatur Sipil Negara di Hotel Novotel Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/4/22). 

"Kenapa harus demikian? berdasarkan hasil evaluasi kemarin dengan adanya SOTK (Susunan Organisasi Tata Kerja) baru ada beberapa kendala, terutama dalam hal pelaksanaan yang berkaitan dengan sistem laporan keuangan. Memang kelihatan ada yang melaporkan apa adanya. Untuk itu, pemantapan dan pelatihan perlu dilakukan, khususnya untuk pemegang anggaran. Supaya lebih fokus lagi, pelatihan itu penting. Apalagi saat sekarang sudah serba digitalisasi," tutur Dadang Supriatna. 

Bupati pun melihat sudah nampak di jajaran Perangkat Daerah sudah ada kemauan untuk melakukan perubahan dan penyesuaian. Ia pun memaklumi dalam proses penyerapan anggaran saat ini masih dalam kondisi transisi. 

"Tapi kita lihat penyerapan anggaran di triwulan kedua ini, harus betul-betul memberikan edukasi terhadap operasional  tentang bagaimana bentuk laporannya karena memang sedikit ada kendala. Makanya, perlu ada bintek khusus pemegang keuangan supaya tidak ketinggalan dalam pelaporan keuangan," katanya. 

Dalam kesempatan terasebut Bupati Bandung turut menyampaikan berkaitan dengan DAU/DAK di Jabar, yang penilaiannya berdasarkan jumlah penduduk.  Sebelumnya berdasarkan pada jumlah kabupaten/kota. Sehingga akumulasi anggaran yang didapat dari dana pusat, Provinsi Jawa Barat di atas Jawa Tengah dan sedikit lagi bisa mengimbangi Jawa Timur. 

"Hal itu sangat menggembirakan bagi warga Jabar," katanya.

Apalagi, imbuh dia, Kabupaten Bandung dengan jumlah penduduk terbesar kedua setelah Bogor, sehingga perlu penyesuaian dalam penerimaab dana dari pusat tersebut.

Selain  membahas keuangan, Bupati Dadang Supriatna juga membahas terkait dengan kebutuhan SDM terutama  di Dinas Kesehatan dalam rangka persiapan pemenuhan SDM di rumah sakit. Menurutnya rumah sakit  membutuhkan SDM yang mencapai ratusan tenaga  kerja. Hal itu diungkapkan mengingat Pemkab Bandung berencana akan membangun rumah sakit baru untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Di hadapan para Kepala Perangkat Daerah, Bupati Bandung pun menyampaikan kembali instruksi Presiden pada saat mengikuti rapat di Bali terutama dalam optimalisasi  pemanfaatan produksi dalam negeri. Di antaranya yang disoroti adalah Kementerian Kesehatan, khususnya dalam penggunaan alat-alat kesehatan lebih baik menggunakan produk dalam negeri dan tidak mengutamakan produk luar negeri. 

Presiden juga menyoroti Kementerian BUMN dan Kementerian Pendidikan. Misalnya, untuk kebutuhan komputer dalam penyelenggaraan pendidikan di dalam negeri juga banyak.

"Instruksi Pak Presiden harus mengutamakan produk lokal  dalam negeri," katanya. 

Dikatakan Bupati, dengan memanfaatkan produk lokal akan membuka kesempatan lapangan kerja bagi masyarakat. Bahkan dengan anggaran belanja mencapai triliunan rupiah  bisa membuka peluang dan kesempatan lapangan kerja lebih banyak lagi bagi masyarakat. 

"Hal itu dinilai sangat logis, setelah saya jalan-jalan ke lapangan dan menemui para pelaku UMKM memang mereka mengalami kesulitan di bidang pemasaran. Dengan adanya permintaan produk lokal yang mwningkat maka secara otomatis ekonom akan terbantu," Pungkasnya.

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.

Bupati Bandung dan Gubernur Jabar Resmikan Pasar Rakyat Jabar Juara Bupati DS, 'Optimis pasar rakyat bisa eksis dan bersaing dengan pasar modern'.


Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meresmikan Pasar Rakyat Jabar Juara di Pasar Baleendah, Jumat (15/4/2022).

Dengan karakteristik khas, dirinya optimis pasar rakyat di Kabupaten Bandung akan tetap eksis dan mampu bersaing dengan pasar modern.

"Berbeda dengan pasar modern, pasar rakyat memiliki keunggulan yaitu interaksi yang intensif antara pedagang dan pembeli, belum lagi tradisi tawar menawarnya. Ini karakteristik yang tidak boleh dihilangkan," ucap bupati.

Menurutnya, keberadaan pasar rakyat bukan semata-mata urusan ekonomi, namun lebih jauh mencakup isu ruang dan relasi sosial, warisan dan ranah budaya, sekaligus peradaban dan nilai histori yang sudah melekat sejak lama.

"Tak hanya sebagai pondasi perekonomian nasional, pasar juga merupakan salah satu jantung perekonomian masyarakat. Kedudukannya pun masih tetap penting dan sudah melekat dalam kehidupan masyarakat kita," imbuh bupati yang akrab disapa Kang DS itu.

Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung terus berupaya meningkatkan kualitas pasar rakyat, diantaranya dengan menciptakan pasar yang bersih, sehat, nyaman dan ramah lingkungan.

"Pasar rakyat yang ingin kami kembangkan adalah pasar yang mampu menyediakan kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau, tempatnya yang bersih dan rapih juga dikelola secara profesional," terangnya.

Dirinya berharap, Pasar Rakyat Jabar Juara di Baleendah ini bisa menjadi percontohan bagi pasar rakyat di Kabupaten Bandung.

"Pasar juga harus mampu mengakomodir para pelaku UMKM unggulan di Kabupaten Bandung," harapnya

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil menjelaskan, hingga saat ini pihaknya telah membangun lebih dari 13 pasar rakyat di Jabar.

"Kami telah melaksanakan revitalisasi tahap dua Pasar Baleendah. Selain membangun kembali sejumlah pasar, kedepannya program ini juga akan kami kombinasikan dengan pasar yang direvitalisasi oleh pa bupati," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bandung yang terus berinovasi dalam melaksanakan vaksinasi.

"Kami sangat mengapresiasi atas peningkatan capaian vaksinasi, diantaranya dengan inovasi ngabuburit sambil divaksin dan vaksinasi ba'da tarawih," imbuh Gubernur Jabar.

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.

Merajut Cahaya Berbagi Kebahagiaan_Awal Kebangkitan UMKM Kabupaten Bandung


SOREANG, JELAJAH NEWS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menggelar kegiatan bertajuk Merajut Cahaya Berbagi kebahagiaan di Gedung Budaya Soreang Kabupaten Bandung, Kamis (14/4/22).

 Event tersebut berkaitan erat dengan pengembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Bandung, setelah sebelumnya para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung dilanda pandemi Covid-19 selama dua tahun.

Kegiatan ini dihadiri para pelaku ekonomi kreatif, sekitar 250 anak yatim, dan berbagai pihak juga turut hadir dalam bagian dari kegiatan  menyambut Hari Jadi ke-381 Kabupaten Bandung. Sejumlah pelajar SMA juga turut menyemarakkan pentas seni drama musikal dalam perhelatan akbar UMKM ini. 

Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna didampingi Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bandung Hj. Emma Dety Supriatna, Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bandung H. Marlan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung H. Wawan A Ridwan dan pihak lainnya hadir dalam kegiatan tersebut. 

Dalam sambutannya Bupati Dadang Supriatna mengungkapkan kegiatan yang digagas Disparbud ini berkaitan dengan pengembangan ekonomi kreatif yang berasal dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung. 

"Ini dalam rangka membangkitkan kembali semangat pengembangan ekonomi kreatif di Kabupaten Bandung. Ternyata di Kabupaten Bandung itu ada 15.000 UMKM," kata Dadang Supriatna kepada wartawan usai menghadiri kegiatan tersebut.

Bupati Bandung menyebutkan, jika 15.000 pelaku UMKM tersebut dibangkitkan lagi akan menambah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung. "Pemulihan ekonomi di Kabupaten Bandung. Dan terbukti kemarin, nilai  investasi triwulan pertama mencapai Rp 6 triliun. Ini luar biasa. Sudah mulai kelihatan   tampak gerak pertumbuhan ekonomi dan nantinya akan berpengaruh pada PDRB (Produk Domestik Regional Bruto). PDRB meningkat otomatis  berdampak pada laju pertumbuhan Kabupaten Bandung," katanya. 

Ia juga menyebutkan  bahwa pihaknya akan segera melaunching dan menciptakan 2700 marketing di Kabupaten Bandung melalui sistem digitalisasi.

"Tanggal 18 April nanti mulai pelatihannya dan dari setiap desa akan diambil 10 orang dan itu khusus untuk marketing. Jadi untuk menjual produk-produk yang ada di wilayah desa atau kecamatan masing-masing. Nantinya ada rumah komoditi dan connecting dengan Kabupaten Bandung ekraf," katanya.

Apabila sistem ini sudah berjalan, Dadang Supriatna merasa yakin jika satu orang omsetnya sudah mencapai Rp 10 juta perbulan kali 2.700 orang akan didapat hampir Rp 27 miliar per bulan. 

"Mudah-mudahan ini bisa terlaksana dengan baik. Saya selalu optimis, apapun yang akan kita lakukan pasti atas izin dan ridho Allah SWT. Saya selalu memohon dan minta dilancarkan semua persoalan dan juga langkah-langkah yang kita lakukan untuk Kabupaten Bandung Bedas," ungkapnya.

Bupati Bandung berharap melalui ragam budaya dan pariwisata yang ada di Kabupaten Bandung dapat membangkitkan gairah ekonomi dari para pelaku ekonomi kreatif. 

"Untuk itu, saya menyambut baik dan mengapresiasi diselenggarakan kegiatan ekonomi kreatif melalui tema Merajut Cahaya Berbagi Kebahagiaan tersebut. Semoga hal ini menjadi lokomotif dalam meningkatkan ekonomi kreatif," tuturnya.

Melalui ekonomi kreatif, disebutkannya, dapat meningkatkan pendapatan masyarakat. Apalagi sebelumnya, kata Bupati, dampak pandemi telah berpengaruh ke sektor ekonomi dan pariwisata. 

"Tapi di Kabupaten Bandung masih mending, dibandingkan Bali. Karena di Kabupaten Bandung ada sektor pertanian dan manufaktur. Kalau hanya mengandalkan sektor pariwisata disaat pandemi apa yang akan terjadi?" ujarnya.

Pemkab Bandung pun terus melakukan berbagai upaya dan terobosan dalam membangkitkan ekonomi kreatif maupun sektor pariwisata. 

"Salah satunya akan dilaunching Tol Soreang-Ciwidey- Pangalengan. Jika ada pembangunan tol di kawasan Bandung Selatan, saya optimis akan membangkitkan pariwisata, pelaku UMKM, hotel dan restoran," tegasnya. 

Bupati Bandung menilai Kabupaten Bandung memiliki peluang karena sumber daya alamnya yang sangat luar biasa. Disamping itu, untuk pemulihan ekonomi kreatif, Pemkab Bandung sudah menggulirkan pinjaman dana bergulir tanpa bunga. 

"Ekraf di Kab. Bandung akan bangkit dan sukses dengan memiliki pemikiran dan inovasi yang luar biasa. Jika ingin sukses harus memiliki keberanian, kejujuran dan tanggungjawab," pungkasnya. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.

Rabu, 13 April 2022

Bupati Bandung Akan Bedah Rumah Warga dan Perbaiki Kobong Pesantren serta Bangun Sekolah Negeri di Cileunyi


CILEUNYI, JELAJAH NEWS - Dua sekolah negeri akan dibangun, 10 unit rumah warga akan diperbaiki dan Kobong di Pesantren Ar-  Rosyad akan di tambah ruangannya serta diperbaiki struktur bangunannya oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si.

Kebijakan Bupati Bandung untuk melakukan bedah rumah warga, membangun sekolah negeri serta  memperbaiki dan meningkatkan kuantitas Pesantren Ar-Rosyad ini muncul dari berbagai masukan aspirasi yang disampaikan melalui dialog Bupati Bandung dengan masyarakat dan tokoh masyarakat di Daerah Pembangunan V  yang meliputi Kecamatan Cileunyi, Kecamatan Cilengkrang, Kecamatan Cimeunyan dan Kecamatan Bojongsoang.

Aspirasi ini muncul saat Bupati Bandung melakukan dialog dengan para Camat, kepala desa dan tokoh masyarakat dalam rangkaian Safari Ramadhan di Mesjid Ar-Rosyad, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, Selasa (12/4/22).

"Mudah-mudahan pada bulan Ramadhan atau setelah lebaran 10 unit rumah warga yang tidak layak huni akan saya bedah agar rumah-rumah tersebut menjadi layak huni," kata Bupati Bandung, Dadang Supriatna.

Tidak hanya itu, lanjut Bupati, tempat bermalam  para santri atau kobong di Pesantren Ar Rosyad juga akan kami perbaiki.

"Tidak hanya menambah ruangan tapi akan kita perbaiki struktur bangunannya. Dan ini sesuai dengan aspirasi saat kami melakukan Safari Ramadhan," jelas Bupati.

Beberapa aspirasi lainnya yang telah kami tampung, jelas Bupati Bandung, diantaranya masyarakat Kecamatan Cileunyi sangat membutuhkan penambahan pelayanan sarana pendidikan SLTP dan SLTA serta Masyarakat yang tinggal di Perumahan Bumi Orange mengeluhkan banjir yang kerap terjadi apabila turun hujan serta perbaikan infrastruktur jalan.

Terkait aspirasi sarana pendidikan, Bupati Dadang Supriatna berjanji akan membangun dua lokasi sekolah SMPN serta satu unit sekolah SLTA Negeri di Kecamatan Cileunyi.

Sedangkan untuk penanganan banjir, lanjut Bupati, kami akan merencanakan  membangun folder atau penampungan air yang tidak terlalu besar di lokasi tersebut.

Seperti rangkaian Safari ramadhan yang sudah dilaksanakan sebelumnya, pada Safari Ramadhan ini  Bupati Bandung juga berkesempatan mensosialisasikan berbagai program kerja Bandung Bedas kepada masyarakat. 

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar.

Di Bulan Suci Ramadan, Dinas Sosial Perhatikan Pengemis Musiman


SOREANG, JELAJAH NEWS - Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bandung Indra Respati mengatakan, untuk menangani para pengemis musiman maupun anak-anak jalanan yang ada di sejumlah kawasan keramaian maupun di jalan raya di Kabupaten Bandung, pihaknya berkoordinasi dengan Perangkat Daerah (PD) lainnya untuk melakukan penanganan, edukasi dan pembinaan kepada mereka.

Hal itu dalam upaya mengantisipasi adanya para pengemis musiman yang memanfaatkan momen bulan suci Ramadan dan jelang Hari Raya Idulfitri mendatang. Para pengemis musiman umumnya merupakan para pendatang dari luar Kabupaten Bandung.

"Yang pertama kita menertibkan, yang kedua membina mereka supaya tidak kembali terjun ke jalan. Karena memang masyarakat ini beragam dari aspek sosial," kata Indra Respati dalam keterangannya di Soreang, Selasa (12/4/22).

Kepala Dinsos Indra Respati melihat adanya fenomena sosial memasuki Bulan Suci Ramadan atau jelang Hari Raya Idulfitri, di antaranya munculnya pengemis musiman. "Kita menghimbau, sebaiknya pada bulan suci Ramadan ini sebagai umat muslim bisa memanfaatkan momentum tersebut sebaik-baiknya untuk digunakan untuk kegiatan positif, dan memperbanyak ibadah baik saat di rumah. Maupun melaksanakan salat sunat tarawih di masjid dan berbuat baik terhadap sesama," ujar Indra Respati. 

"Mereka kebanyakan dari luar Kabupaten Bandung. Mereka datang disaat Ramadan ini untuk mengais rezeki disini," katanya.

Hanya saja, imbuh Indra, apa yang dilakukan mereka itu menganggu keamanan, ketertiban dan lingkungan sekitar. 

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan Satpol PP untuk melakukan identifikasi dan memberikan pemahaman kepada mereka," ungkapnya.

Ia pun melihat bahwa masyarakat yang menjadi pengemis  adalah bagian dari masyarakat yang perlu dibantu. Namun caranya harus teratur, tidak seperti saat ini yang dilakukan gelandangan maupun pengemis dengan cara meminta-minta di jalan-jalan yang dapat mengganggu kenyamanan orang lain.

"Oleh karena itu, kami dari Dinas Sosial sudah banyak menggelar berbagai program penanganan fakir miskin dan anak-anak terlantar," katanya.

Ia berharap di bulan suci Ramadan ini Pemkab Bandung bisa mensinergikan penanganan kerawanan sosial, selain masalah kesejahteraan sosial yang harus dibantu dan difasilitasi pemerintah melalui pendekatan pentahelix. 

"Kita jmenghimbau kepada masyarakat untuk sama-sama membantu pemerintah dalam  pengentasan penanganan kerawanan sosial di daerah," ujarnya.

Terkait anak-anak jalanan, Indra Respati  menyebutkan, anak-anak yang ada di lampu merah di antaranya ada yang masih sekolah. "Dan kebanyakan berasal dari luar daerah. Sebenarnya, anak-anak yang melakukan kegiatan di perempatan jalan itu sangat membahayakan keselamatan mereka dan tidak seharusnya seperti itu," tegasnya.

Kepala Dinas Sosial mengatakan, bahwa aparat kewilayahan maupun Satpol PP sudah melakukan himbauan kepada mereka untuk tidak melakukan kegiatan di perempatan jalan atau lampu merah  karena berbahaya bagi keselamatan mereka.

"Apalagi anak-anak yang ada di lampu merah itu tidak seharusnya dieksploitasi seperti itu," katanya.

Indra Respati menyebutkan kegiatan yang dilakukan para pendatang musiman dengan cara mengemis itu kurang tepat untuk dilakukan di Kabupaten Bandung.

"Kita sudah berkoordinasi dengan aparat kewilayahan, untuk mengidentifikasi dan membina anak-anak tersebut untuk mengisi bulan suci Ramadan dengam cara-cara yang positif, tidak berada di jalanan," katanya.

Sebetulnya, menurutnya, pemerintah sudah lama menggulirkan sejumlah  program, di antaranya PKH, Bansos,  BPNT untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

"Selain itu kartu Indonesia sehat, kartu Indonesia pintar yang seluruhnya sudah dijamin oleh pemerintah. Mungkin karena sudah terbiasa, mereka memanfaatkan kesempatan bulan suci Ramadan ini untuk melakukan hal-hal yang tidak tepat di Kabupaten Bandung, di antaranya mengemis," katanya.

Ia pun menyampaikan himbauan Bupati Bandung Dadang Supriatna kepada para ulama untuk terus memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat saat pengajian atau menyampaikan ceramah kultum maupun ceramah-ceramah lain yang berkaitan dengan masalah sosial ini di wilayahnya, pungkas Indra. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar

Terkait Desa Antikorupsi, Tim KPK Verifikasi dan Observasi Dua Desa di Kabupaten Bandung


SOREANG, JELAJAH NEWS - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipimpin oleh Rommy Iman Sulaiman mengatakan bahwa Ketua KPK Firli Bahuri pada awal tahun 2022 telah mengirimkan surat kepada seluruh  Gubernur yang ada di Republik Indonesia ini.

"Dalam suratnya Ketua KPK jmeminta setiap kepala daerah untuk mengirimkan beberapa nominasi desa anti korupsi yang akan kami observasi-verifikasi," kata Rommy dalam sesi tanya jawab dengan media usai bertemu dengan Bupati Bandung H,M.Dadang Supriatna di Rumah Jabatan Bupati Bandung di Soreang, terkait pembahasan pembentukan desa antikorupsi, Selasa siang (12/4/22).

Nah hari ini Selasa, imbuh Rommy, pihaknya akan melakukan verifikasi dan observasi setelah mendapatkan dua nama desa, yaitu Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi dan Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung. 

"Semoga memang nominasi desa yang sudah diusulkan itu memenuhi kriteria dari lima indikator desa anti korupsi. Yakni pertama, penguatan tatalaksana, kedua pengawasan, ketiga kualitas barang publik, keempat partisipasi masyarakat dan kelima kearifan lokal," ungkapnya.

Menurutnya, kegiatan serupa ini sudah dilaksanakan sejak 2021 lalu, dengan melibatkan beberapa lembaga terkait yaitu  Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi  serta pihak terkait lainnya.

"Dalam prosesnya, Kita juga tidak melupakan keterlibatan akademisi-akademisi dan para pemerhati desa," Ungkapnya.

Sementara itu Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna mengaku merasa bersyukur atas usulan dua desa yang sudah disampaikan dan direspon oleh Ketua KPK Firli Bahuri. 

"Hari ini sudah tiba di Kabupaten Bandung, saya ucapkan selamat datang kepada Pak Rommy beserta team yang mewakili KPK untuk memverifikasi dan mengobservasi. Saya kira sudah saatnya desa-desa di Kabupaten Bandung menjalankan pemerintahan yang bersih dan antikorupsi," ujarnya. 

Terutama, kata Dadang Supriatna, dalam pelaksanaan pelayanan maupun program kerja dengan menggunakan anggaran dari kabupaten, provinsi maupun pusat agar bisa dilaksanakan secara maksimal sesuai dengan harapan dan ketentuan yang berlaku. 

"Tentunya, di setiap desa itu ada musyawarah desa. Musyawarah desa inilah awal dari perencanaan pembangunan yang ada di desa," katanya.

Bupati Bandung juga mengucapkan selamat bertugas kepada Rommy. Lebih lanjut, Bupati bersama-sama dengan Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung akan mengawal Team KPK dalam pelaksanaan verifikasi dan observasi di dua desa yang sudah ditunjuk itu.

Dadang Supriatna berharap dengan adanya kegiatan ini dapat mencegah terjadinya kebocoran-keboroan anggaran yang dikelola oleh perangkat desa. 

"Ini perlu dilakukan, semacam assesment atau pembinaan-pembinaan kepada para kepala desa. Kita juga tidak bisa memantau langsung tentang pengelolaan keuangan desa. Di mana anggaran yang digulirkan ke semua desa di Kabupaten Bandung bersumber dari tiga sumber mata anggaran" katanya.

"Dari tiga sumber tersebut, yakni Dana Desa dari APBN, Bangub dari Provinsi Jabar sebesar Rp 130 juta per desa dan dari APBD  Kabupaten Bandung sebesar Rp 334 miliar. Sehingga apabila dihitung dan ditotalkan hampir mencapai sebesar Rp 700 miliar uang yang beredar di desa," ungkapnya.

Ia pun berharap Inspektorat Daerah Kabupaten Bandung untuk secara intensif melakukan pengawasan. "Desa kalau ada Inspektorat enggak usah takut. Justru ini akan membenahi semua sistem, apa yang menjadi kekurangan-kekurangan supaya bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diharapkan," pungkasnya. 

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar

Selasa, 12 April 2022

Gelar Job Fair Kabupaten Bandung, 20 Perusahaan Siapkan 600 Lowongan Kerja


SOREANG, JELAJAH NEWS - Ribuan warga terlihat antusias untuk berburu kesempatan kerja atau lowongan kerja pada event Job Fair yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung di sekitar lokasi Mall Pelayanan Publik (MPP) Soreang Kabupaten Bandung, Senin (11/4/22).

Membludaknya para pencari kerja tersebut membuktikan masih banyak warga yang membutuhkan pekerjaan. 

Dalam Job Fair yang digelar selama dua hari dari tanggal 11-12 April 2022 ini, Pemkab Bandung memfasilitasi antara perusahaan dengan masyarakat pencari kerja. Dalam dua hari Job Fair tersebut terdapat 20 perusahaan di Kabupaten Bandung yang memberikan kesempatan lowongan kerja untuk 600 pencari kerja yang akan dipersiapkan bekerja di masing-masing perusahaan.

Selain Job Fair, Pemkab Bandung juga memfasilitasi pelaksanaan Bazaar Ramadan yang dilaksanakan mulai dari tanggal 11 April sampai 28 April 2022. Sebanyak 120 pelaku UMKM terlibat dalam kegiatan bazaar yang difasilitasi Pemkab Bandung untuk mempromosikan dan pemasaran produknya masing-masing. Tidak hanya itu, Pemkab Bandung juga menggelar  pelayanan pemberian NIB (Nomor Induk Berusaha) bagi para pelaku UMKM  yang dilaksanakan dari 11-14 April 2022.

Tiga event kegiatan yang dilaksanakan di MPP tersebut langsung dibuka oleh Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna didampingi Wakil Bupati Bandung H. Sahrul Gunawan.  Nampak hadir pula dalam event tersebut istri Bupati Bandung Hj. Emma Dety Supriatna, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung H. Marlan, Jajaran Pimpinan Perangkat Daerah dan para Camat se-Kabupaten Bandung.

Dadang Supriatna dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Bazaar Ramadan ini digelar dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-381. "Kemudian dalam kegiatan Job Fair, yang saya langsung buka adalah untuk memfasilitasi antara perusahaan dengan para pencari kerja," kata Dadang Supriatna kepada wartawan di sela-sela Job Fair dan Bazaar Ramadan. 

Bupati Bandung mengatakan, dari 20 perusahaan yang mengikuti Job Fair  itu membutuhkan 600 pekerja. "Kita terus berupaya untuk melakukan kerjasama dengan semua perusahaan di Kabupaten Bandung. Bukan hanya perusahaan di Kabupaten Bandung, juga di Provinsi Jabar, juga di luar Jawa maupun luar negeri. Kita menjalin kerjasama dengan Korea dan Jepang, dalam penyaluran tenaga kerja," ungkapnya.

Bupati berharap dari 140.000 orang angka pengangguran di Kabupaten Bandung, pada tahun 2022 ini bisa dikejar 40.000 orang mendapatkan kesempatan bekerja.

"Saya akan terus melakukan berbagai upaya, di antaranya menyiapkan 2700 marketing yang disebar di 270 desa di Kabupaten Bandung. Selain itu ada program pinjaman dana bergulir, dan program pelatihan dari Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bandung yang tak hanya bersertifikat tapi ada implementasinya," tutur Dadang Supriatna.

Menurutnya, dengan adanya pelatihan terhadap para pencari kerja itu, untuk menambah skill dan wawasan bagi para pencari kerja. 

"Saya optimis angka pengangguran di Kabupaten Bandung akan berkurang, dan saya akan membuka kesempatan investasi seluas-luasnya di Kabupaten Bandung. Selain itu mempercepat proses perijinan di Kabupaten Bandung untuk membuka kesempatan lapangan kerja," katanya. Ia mengatakan membludaknya para pencari kerja yang hadir dalam kegiatan Job Fair itu sebagai bukti bahwa masyarakat masih banyak yang belum memiliki pekerjaan setelah dilanda pandemi Covid-19. 

"Ini fakta bahwa banyak masyarakat yang membutuhkan lapangan kerja. Awalnya angka pengangguran di Kabupaten Bandung mencapai 5 persen, kemudian meningkat menjadi 8,52 persen, dan kemudian berkurang menjadi 8,32 persen," katanya.

Bupati Bandung bersama Dinas Ketenagakerjaan terus melakukan komunikasi dengan banyak pihak supaya mereka mau dan bisa berinvestasi di Kabupaten Bandung. "Supaya target kita 40.000 orang yang menganggur itu mendapatkan pekerjaan," katanya.

Sementara itu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Bandung H. Marlan mengatakan, ada sekitar 1000 warga yang hadir dalam Job Fair ini untuk mencari pekerjaan. "Mereka umumnya korban PHK akibat dampak pandemi Covid-19. Saat ini, mereka berusaha untuk mencari pekerjaan baru. Job Fair ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan lapangan kerja," katanya. 

Salah satu pencari kerja yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa ia sengaja datang ke Job Fair untuk mencari pekerjaan baru setelah korban PHK. "Dampak pandemi Covid-19 ini, saya menjadi korban PHK. Sebelumnya, saya korban PHK di sebuah perusahaan, setelah 13 tahun bekerja," kata seorang pria yang sedang mencari lowongan kerja di Job Fair tersebut.

Ada juga dua mahasiswa yang mencoba-coba keberuntungan untuk mencari pekerjaan sambil kuliah. "Supaya nantinya, bisa kuliah sambil kerja," ungkapnya. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.




Bupati Bandung Segera Tanggapi Bencana Longsor di Ciparay


CIPARAY, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si telah menginstruksikan kepada Kalak BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama, Camat Ciparay dan kepala desa setempat  untuk segera menangani bencana longsor yang terjadi di desa Ciheulang RT.17/01 Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. 

Diketahui, telah terjadi bencana longsor akibat curah hujan yang cukup tinggi di Desa Ciheulang senin siang tadi (11/4/22) yang mengakibatkan sebuah rumah penduduk rusak berat akibat pergerakan tanah longsor tersebut. Menerima informasi bencana longsor tersebut, Bupati Bandung segera mengintruksikan kepada jajaran pemerintahan di bawahnya untuk mengambil berbagai langkah penting dalam penanganan bencana longsor ini. 

"Laporan kejadian musibah tersebut sudah saya terima, sebuah rumah milik Ibu Nanih Warga RT.17/01 di desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay rumahnya rusak akibat longsor dan kejadiannya Senin sekitar pukul dua siang. Setelah mendapat kabar, saya langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bandung dan Camat setempat untuk segera menangani masalah ini, mulai dari evakuasi hingga memberikan bantuan yang dibutuhkan korban," kata  Bupati Bandung, Senin (11/4/22) malam.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung, Dadang Supriatna juga menegaskan kepada seluruh Perangkat Daerah, Camat terutama kepada BPBD Kabupaten Bandung, untuk selalu siap siaga, awas, jeli dan cepat tanggap dalam menghadapi setiap permasalahan serta potensi bencana alam di Kabupaten Bandung, terutama menyangkut nasib korban bencana banjir, longsor dan korban angin puting  serta korban kebakaran. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.




Bupati Bandung Dadang Supriatna Mengajar Para Santri di Pesantren Assyifa


CICALENGKA, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna hadir dan menyempatkan diri mengisi sesi mengajar kepada para santri yang berada di lingkungan Pesantren Assyifa Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Minggu (10/4/22) malam. Hal tersebut dilakukan setelah Bupati Dadang Supriatna sebelumnya menjalani shalat sunat Tarawih berjamaah di Masjid Kassiti Perum Buana Cicalengka yang merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan bersama jajaran Perangkat Daerah. 

Di hadapan para santri, Dadang Supriatna mengamanatkan bahwa mereka harus menjadi anak saleh dan salehah, serta berbakti kepada kedua orang tua.

"Untuk menumbuhkan akhlak mulia itu, di Kabupaten Bandung sudah ada pendidikan muatan lokal yang sudah diajarkan di lingkungan TK, SD, dan SMP pada tahun ajaran 2021-2022. Di dalam muatan lokal itu adalah wajib mempelajari pendidikan karakter Pancasila yang di dalamnya berisi butir-butir Pancasila sebagai  implementasi kandungan Alquran," ungkapnya. 

Bupati Dadang Supriatna berharap para santri yang hadir saat itu menjadi anak-anak yang saleh. "Yang diharapkan oleh para orang tua  bukan kekayaan, tetapi anak yang saleh dan salehah," ungkapnya. 

Ia pun kembali mengingatkan kepada para santri untuk tetap hormat kepada kedua orang tua, dan hal itu harus diimplementasikan pada kehidupan sehari-hari. "Karena kita sebagai umat manusia, hidup di dunia hanya sementara," ujarnya.

Untuk membangkitkan semangat  para santri yang menyikapi  penuturan Bupati Bandung tersebut, sesekali ia melontarkan kuis yang berkaitan dengan amal baik dalam kehidupan sehari-hari, mahluk hidup serta menjelaskan tentang amal manusia setelah meninggal. "setiap  manusia yang meninggal akan putus segala perkaranya, kecuali ada tiga perkara yang tetap mengalir pahala kebaikannya hingga ke akhirat nanti. Yaitu, anak saleh/salehah, ilmu yang bermanfaat dan harta yang digunakan di jalan Allah SWT atau digunakan untuk bershodaqoh". ungkapnya

Dalam kesempatan mengajar tersebut Bupati Bandung pun menyampaikan pertanyaan kepada para santri/santriwati di antaranya, yang berkaitan dengan  kaum perempuan yang diwajibkan melaksanakan ibadah puasa. 

Dengan adanya sejumlah pertanyaan yang dilemparkan Bupati Bandung membuat para santri antusias dan memberanikan diri untuk menjawabnya. Bagi santri yang berani tampil di hadapan para santri lainnya untuk menjawab pertanyaan Bupati Bandung tersebut, langsung mendapat apresiasi dari Dadang Supriatna. 

Dengan  pola Bupati Bandung dalam menyampaikan pendidikan agama secara interaktif di hadapan para santri tersebut  nampak membuat suasana menjadi terlihat lebih hidup setelah adanya sesi tanya jawab. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.

Senin, 11 April 2022

Sambangi Dirjen Bina Keuda, Bupati Ajukan Pembentukan Dua BUMD


Bupati Bandung Dadang Supriatna mengajukan pembentukan dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kepada Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Agus Fatoni. Menurutnya, pembentukan BUMD sangat diperlukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung dalam upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Alhamdulillah sudah disetujui, tinggal kita laksanakan pembentukannya. Tadi juga ada beberapa informasi dan masukan dari Pak Dirjen dalam rangka peningkatan pendapatan,” jelas bupati saat menyambangi Kantor Direktorat (Ditjen) Bina Keuda, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (6/4/2022).

Guna menindaklanjuti hal itu, bupati akan segera menginstruksikan seluruh perangkat daerah (PD) untuk bersinergi menciptakan inovasi, sehingga PAD Kabupaten Bandung terus meningkat.

“Tentunya perlu kolaborasi dari semua dinas. Insya Allah sepulang dari sini kami akan segera bahas dengan seluruh perangkat daerah,” terangnya.

Tak hanya mengunjungi Ditjen Keuda, Dadang Supriatna juga menyambangi Dirjen Otonomi Daerah (Otda), Akmal Malik.

Pada pertemuan itu Bupati Dadang menyampaikan dukungannya terhadap implementasi sistem merit. Ia berpendapat, kebijakan dan manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) pada kualifikasi, kompetensi serta kinerja sangat diperlukan.

"Karena ASN dituntut untuk profesional, jadi sistem ini akan memastikan apakah mereka yang menduduki jabatan itu sesuai kompetensi, nilai dasar serta kode etik perilaku ASN," ucap bupati yang akrab disapa Kang DS itu.

Kang DS meyakini, jika sistem merit diterapkan dengan baik di seluruh PD, maka visi-misi Kabupaten Bandung pun akan segera tercapai.

Tak lupa, Kang DS juga berterimakasih kepada jajaran Ditjen Otda yang telah memberikan arahan serta masukan terhadap Pemkab Bandung.

“Insya Allah Pak Dirjen juga akan hadir di Kabupaten Bandung untuk menyampaikan beberapa informasi sistem merit. Kami juga sangat berterimakasih kepada Dirjen Otda yang sudah memberi masukan. Insya allah Kabupaten Bandung akan lebih sukses ke de pannya,” pungkas bupati.

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.

Bupati Bandung Sambut Baik Jabar Cekas

SOREANG, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung Dadang Supriatna menyambut baik kehadiran Jawa Barat Berani Cegah Tindakan Kekerasan (Jabar Cekas). Ia menjelaskan, program tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kasus kekerasan yang dialami perempuan dan anak.

Pasalnya, tahun 2021 jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jabar mengalami peningkatan menjadi 505 kasus, dari tahun sebelumnya yang mencapai 389 kasus.

“Kami Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung sangat menyambut baik dengan hadirnya Jabar Cekas. Kami meyakini program ini dapat menekan kasus kekerasan perempuan dan anak di Kabupaten Bandung,” jelas bupati saat mengikuti Kampanye Jabar Cekas secara virtual di Rumah Jabatannya, Soreang, Jumat (8/4/2022).

Bupati menilai, perempuan dan anak sangat rentan menjadi korban kekerasan, baik dari segi fisik, psikis maupun kekerasan seksual.

“Selain memberikan perlindungan terhadap perempuan dan anak, insya Allah program ini juga dapat mendorong terwujudnya kejelasan hukum bagi korban,” ucap Bupati yang akrab disapa Kang DS.

Untuk menyukseskan hal itu, pihaknya menginstruksikan seluruh perangkat daerah (PD) untuk bersinergi mengkampanyekan Jabar Cekas kepada masyarakat.

“Sesuai instruksi Pak Gubernur kami juga akan menyosialisasikan Jabar Cekas di berbagai tingkatan sekolah, mulai dari SD, SMP SMA, hingga lingkungan pesantren. Kami sangat berharap, kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak terjadi lagi di Kabupaten Bandung,” harapnya.

Sementara Gubernur Jabar Ridwan Kamil menjelaskan, pentingnya kesinergian Pentahelix ABCGM (Akademisi, Badan Usaha, Komunitas, Pemerintahan, dan Media) sebagai upaya mencegah kekerasan perempuan dan anak.

"Maka hari ini Provinsi Jawa Barat menguatkan sebuah upaya yang sebenarnya sudah dilakukan, dengan menguatkan kegotong-royongan untuk mencegah masalah dalam kehidupan kita, yaitu kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujar Kang Emil, sapaan akrabnya. 

Ia juga menyampaikan mengenai 10 Program Kampanye dalam Jabar Cekas, yakni berani berbicara, berani melapor, berani menolak, berani mencegah, dan berani berpihak kepada korban. 

Tindakan lainnya adalah berani berkata tidak, berani melawan, berani maju, berani bergerak, dan berani melindungi korban kekerasan yang menimpa perempuan dan anak.

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.

Bupati Bandung Sumbang Rp 50 Juta Untuk Pembangunan Pondok Pesantren

DAYEUHKOLOT, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si menyumbang pembangunan Pondok Pesantren Daarul Amanah Waatar Biyah sebesar Rp 50. 000.000 yang dilakukan secara spontanitas dari uang pribadinya.

Pemberian bantuan/ sumbangan pembangunan pondok pesantren tersebut langsung dilakukan Bupati Bandung didampingi istri tercinta Hj. Emma Detty Supriatna.

Bantuan dana pembangunan tersebut diberikan Bupati Bandung saat diundang mendadak oleh Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Daarul Amanah Waatar Biyah Ustadz Ahmad Nursidik di Desa Cangkuang Kulon, Kabupaten Bandung usai melaksanakan Safari Ramadhan di Mesjid Nurul Iman, Komplek Cibogo Indah, Cangkuang Kulon, Kecamatan Dayeuhkolot, Kamis (7/4/22). 

Pemberian sumbangan pembangunan pondok pesantren ini diikuti pula oleh Sekda Kabupaten Bandung, Dr. H. Cakra Amiyana serta beberapa Kepala Perangkat Daerah di Kabupaten Bandung hingga jumlah sumbangan untuk pembangunan ponpes tersebut yang terkumpul mencapai Rp 61.000.000.

Pada kesempatan  ini Bupati Dadang Supriatna menuturkan  di Kabupaten Bandung terdata ada sekitar 226 Madrasah Ibtidaiyah dan keberadaan sekolah berbasis Pendidikan  Agama Islam itu harus diperhatikan dan harus dibantu persekolahnya Rp. 75.000.000 setiap tahunnya. 

Saat tarling di Mesjid Nurul Iman, Bupati Bandung juga menyerahkan bantuan kitab Suci Al Qur'an yang penyerahannya langsung diberikan kepada Camat Dayeuhkolot, Haris Taufik. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar

Bupati Bandung Dadang Supriatna Bersafari Ramadan di Daerah Pembangunan IV


CICALENGKA, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan  di Desa Narawita Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung, Minggu (10/4/22) yang merupakan bagian dari Daerah pembangunan IV  yang meliputi Kecamatan Cicalengka, Kecamatan Nagreg, Kecamatan Cikancung dan Kecamatan Rancaekek.

Seperti biasa dalam Safari Ramadan ini, Bupati Bandung didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung H. Cakra Amiyana, jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Bandung, para camat, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa, tokoh masyarakat serta pemuda dan berbagai pihak lainnya. 

Dalam Safari Ramadan ini diisi dengan beberapa rangkaian kegiatan mulai dari pertemuan Bupati Bandung dengan para kepala desa, tokoh masyarakat dan pihak lainnya di Masjid Kassiti Perum Buana Cicalengka Desa Narawita pada Minggu sore menjelang buka puasa Ramadan. 

Selain itu dalam kesempatan yang sama, Bupati Bandung memberikan santunan kepada warga yang membutuhkan, kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di rumah salah seorang warga. Acara Buka puasa di rumah warga ini ditujukan agar terjalin keakraban dan kedekatan antara pejabat pemerintahan  dengan masyarakatnya.

Sebagai bagian dari rangkaian Safari Ramadan, Bupati Bandung dan rombongan melaksanakan  Salat Sunat Tarawih berjamaah bersama warga Desa Narawita. Walaupun pelaksanaan Safari Ramadan kali diwarnai dengan turunnya hujan, namun tidak menurunkan semangat umat muslim kala itu untuk bersilaturahmi antara para pejabat pemerintahan dengan masyarakat. 

Safari Ramadan Bupati Dadang Supriatna ini merupakan salah satu bentuk hadirnya negara di tengah-tengah masyarakat. Nampak dalam kegiatan Safari Ramadan ini, Bupati Dadang Supriatna sebagai orang nomor satu di Kabupaten Bandung terlibat melakukan dialog aktif dengan masyarakat yang merupakan bagian dari cara Bupati Bandung dalam menyerap aspirasi masyarakat.

"Alhamdulillah dalam kegiatan Safari Ramadan ini, kita dapat berdialog dengan warga dalam rangka penyampaian Visi Misi Bandung Bedas," kata Dadang Supriatna kepada wartawan usai melaksanakan Shalat Sunat Tarawih pada Minggu malam.

Dalam dialognya  dengan masyarakat Desa Narawita, Bupati Bandung  mendapatkan banyak aspirasi dari masyarakat yang menyebutkan di daerah pembangunan IV ini masih terdapat kekurangan sarana dan prasarana pendidikan.

"Hal itu harus diprioritaskan, karena di masing-masing kecamatan di Kabupaten Bandung, khususnya di daerah pembangunan IV masih membutuhkan sarana dan prasarana pendidikan, baik SLTP maupun SLTA. Insya Allah kita akan lakukan itu," katanya.

Ia pun menyebutkan karena Kecamatan Nagreg, Cikancung dan Cicalengka merupakan daerah penghasil produk pertanian, di antaranya komoditi jagung untuk proses pembuatan pakan ternak, Bupati Bandung akan meningkatkan produksi pertanian di wilayah tersebut. "Nanti kita akan tambah lagi produk pertanian untuk pengganti kedelai, yaitu dengan adanya pertanian kacang poro/koro. Insya Allah launchingnya pada saat menyambut Hari Jadi ke-381 Kabupaten Bandung," ujarnya. 

Dikatakan Dadang Supriatna, jika lahan yang nantinya akan ditanami kacang poro/koro mencapai 1000 hektare, launchingnya pun akan dilakukan oleh Presiden RI di Kabupaten Bandung. "Kita sedang mempersiapkan semua komponen yang ada, di antaranya anggota koperasi dengan sasaran membangkitkan perekonomian maupun pertanian di Kabupaten Bandung," pungkasnya. 

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar

Jumat, 08 April 2022

Bupati Bandung Dadang Supriatna Bersafari Ramadan di Daerah Pembangunan Dua

DAYEUHKOLOT, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna bersama jajaran Perangkat Daerah serta Forkopimda Kabupaten Bandung kembali melaksanakan kegiatan Safari Ramadan. kali ini Safari tersebut dilaksanakan di Desa Cangkuang Kulon Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Kamis (7/4/22) sore hingga malam hari. 

Sebelumnya, Bupati Dadang Supriatna bersama jajaran Perangkat Daerah Kabupaten Bandung dan jajaran Forkopimda  melaksanakan Safari Ramadan di Masjid Besar Ciwidey. 

"Setelah Shalat Ashar, kita melaksanakan Safari Ramadan, di antaranya diisi dengan sesi diskusi serta dialog bersama warga maupun tokoh masyarakat yang berasal dari daerah pembangunan dua yang meliputi Kecamatan Dayeuhkolot, Katapang, Margaasih dan Margahayu," kata Dadang Supriatna. 

disela-sela rangkaian Safari Ramadan di Dayeuhkolot, Kamis malam.

Tentunya, imbuh Bupati Bandung, dalam pelaksanaan Safari Ramadan ini saya menyampaikan sejumlah program, selain melaksanakan Shalat Magrib, isya dan Shalat Sunat Tarawih berjamaah". 

"Mudah-mudahan melalui pelaksanaan Safari Ramadan ini, kita diberikan kesehatan oleh Allah SWT. Aamiin YRA," ungkapnya. 

Dalam Rangkaian pelaksanaan Safari Ramadan ini, imbuh Dadang Supriatna, turut dilaksanakan pula kegiatan vaksinasi mulai Kamis sore pukul 16.00 sampai malam atau setelah Shalat Sunat Tarawih.

"Pelaksanaan vaksinasi ini untuk menindaklanjuti instruksi pemerintah pusat, supaya pada bulan suci Ramadan tetap bisa dilaksanakan vaksinasi," katanya. 

Ia pun menghimbau kepada warga yang akan mudik untuk di vaksin Booster terlebih dahulu. "Yang akan mudik wajib di vaksin Booster," katanya. 

Dikatakannya, Sebenarnya,  pelaksanaan vaksinasi sudah dilaksanakan di seluruh Kabupaten Bandung, mulai dari pelosok kampung hingga daerah terpencil dan di masjid-masjid besar yang melaksanakan Salat Sunat tarawih. "Itu sudah mulai dilaksanakan pada hari pertama puasa hingga malam ini. Hingga saat ini, Alhamdulillah capaian vaksinasi Booster di Kabupaten Bandung sudah mencapai 20 persen. Dan mudah-mudahan sesuai dengan harapan bisa tercapai 30 persen, warga sudah di vaksin Booster," ujarnya. 

Bupati Bandung juga melihat dalam upaya menggenjot pelaksanaan vaksinasi dengan sasaran vaksin Booster, mulai dari jajaran TNI, Polri, dan tenaga kesehatan terlihat kompak dalam pelaksanaan vaksinasi di bulan suci Ramadan ini. 

Lebih lanjut Dadang Supriatna mengungkapkan, berkaitan dengan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Bandung ke 381, ada beberapa kegiatan yang akan dilaunching. "Nanti akan diumumkan pada tanggal 18 April.  Diantaranya Kita  akan mengadakan lomba cerdas cermat untuk para sopir angkot dan ojek,  dengan materi lomba yaitu isi kandungan dan pendalaman Al-Quran," Pungkasnya. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.





Kamis, 07 April 2022

Bupati Bandung dan Ketua Karang Taruna Bagikan Takzil Kepada Warga Yang Tengah Berpuasa

CIWIDEY, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna didampingi  Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung, Ruli Yuliana, membagi-bagikan takzil untuk berbuka puasa kepada masyarakat Ciwidey dan sekitarnya yang berada dikendaraan, para pejalan kaki  maupun yang tengah ngabuburit di sekitar Mesjid Besar Ciwidey, Jalan Raya Ciwidey Kabupaten Bandung, Selasa (5/4/2022) petang. 

Pembagian takzil ini merupakan bagian dari program kerja Pengurus Karang Taruna Kabupaten Bandung dalam memeriahkan kegiatan Safari Ramadhan Bupati Bandung tahun 2022.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Bandung, Ruli Yuliana, mengatakan, pada hari ini Karang Taruna telah membagikan takzil kepada 31 Kecamatan dimana setiap masing-masing Kecamatan mendapatkan 200 paket takzil untuk dibagikan anggotanya kepada warga yang berada di jalanan maupun mesjid.

"Takzil untuk berbuka puasa berasal dari dana patungan dan iuran anggota Karang Taruna. Karena ini adalah niat kami untuk berbagi di bulan Ramadhan ini, terutama bagi warga yang akan berbuka puasa namun jauh dari rumahnya," jelas Ruli.

Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna sangat mendukung program Karang taruna berbagi Takzil atau membagikan makanan dan minuman untuk berbuka puasa terhadap masyarakat yang berpuasa. 

"Perbanyaklah berbuat kebaikan, shodaqoh dan infaq kepada masyarakat dibulan Ramadhan ini, agar kita mendapatkan pahala dan barokah serta rezeki yang lebih dari Allah S.W.T," tutur Bupati Dadang Supriatna. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.

Rabu, 06 April 2022

PEMKAB BANDUNG GELAR VAKSININASI TAHAP KE III SAAT BUPATI BANDUNG BERSAFARI RAMADHAN DI MESJID BESAR CIWIDEY


Ciwidey, Jelajah News - Antusias Warga Ciwidey dan sekitarnya terlihat cukup tinggi saat mengikuti kegiatan vaksin tahap ke III Boster yang pelaksanaannya bertepatan dengan dilaksanakannya kegiatan Safari Ramadhan 1443 H oleh Bupati Bandung, H.M. Dadang Supriatna, S.Ip, M.Si di Mesjid Besar Ciwidey, Selasa malam (5/4/22).

Pada hari tersebut Bupati Bandung melakukan Safari Ramadhan di wilayah Dapil I yang meliputi Kecamatan Soreang, Kecamatan Pasir Jambu, Kecamatan Rancabali dan Kecamatan Ciwidey. Hadir dalam kegiatan Safari tersebut para Camat, Kades serta tokoh masyarakat untuk berdialog serta mensosialisasikan program Bedas di Mesjid Besar Ciwidey sore harinya sambil menunggu  dikumandangkannya adzan Maghrib untuk berbuka puasa dan shalat Maghrib berjamaah .

Untuk menghindari terjadinya kumpulan massa, Bupati Bandung yang pada saat itu didampingi  Istri Tercinta Hj. Emma Detty Supriatna melaksanakan buka puasa  di Rumah Warga yang tempatnya tidak jauh dari lokasi Mesjid Agung Ciwidey.

Setalah berbuka puasa Bupati Bandung kembali ke mesjid untuk melaksanakan Shalat Maghrib, Isya dan Tarawih bersama masyarakat di Mesjid Besar Ciwidey.

Turut Hadir dalam giat  Safari Ramadhan kali ini Sekda Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, Beberapa kepala Perangkat Daerah, Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Sugianto serta Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Kusworo Wibowo.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, mengatakan, dalam giat Safari Ramadhan kali ini bertemu dengan para camat, kades dan toko masyarakat untuk mensosialisasikan program Bedas. 

"Program Bedas harus dipahami dan dimaknai agar kita bersama-sama dapat membangun Kabupaten Bandung sesuai visi misi Kabupaten Bandung yang Bedas. Demi kesejahteraan dan kesuksesan seluruh masyarakat Kabupaten Bandung," tegas Dadang Supriatna.Dan yang kami lakukan ini sesuai dengan arahan Presiden RI Pak Joko Widodo".

Tidak hanya ini dalam giat Safari Ramadhan,  Pemkab Bandung bersama Polresta Bandung  serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung juga menggelar vaksinasi tahap Ketiga Booster. Dimana Animo Masyarakat sangat tinggi dan ratusan warga hadir dalam vaksinasi ini.

Seorang ibu, Sarwati, mengakui, sengaja berangkat dari rumah datang ke Mesjid Besar Ciwidey agar dapat mengikuti  tarawih yang dihadiri oleh Pak Bupati Bandung dan  Ibu Bupati selain nantinya ingin foto bersama dengan Pak Bupati dan ingin divaksinasi tahap ketiga.

"Jika ikut vaksin dimalam hari, lebih tenang dan tidak antri. Dan sudah di vaksin tidak ada  aktivitas lain dan langsung tidur," tutur Sarwati. 

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar.




 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls