Kamis, 26 Desember 2019

GERHANA MATAHARI CINGCIN 2019

            Fenomena alam Gerhana Matahari Cincin (GMC) bakal menyambangi sejumlah wilayah di Indonesia pada 26 Desember 2019. Sementara, sebagian daerah lain di Indonesia hanya bisa mengamati gerhana matahari sebagian. Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) membagikan daftar lengkap kota dan waktu puncak pengamatan GMC 2019.

Nantinya, masyarakat akan disuguhi dengan fenomena 'cincin api'. Sebab, bayangan Bulan hanya menutupi bagian tengah Matahari dan menyisakan pemandangan bagian cerah serupa cincin api di angkasa.

Fenomena GMC ini hanya bisa dinikmati di sebagian wilayah Indonesia. Terdapat 7 provinsi yang bisa menikmati fenomena ini, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.


Bagi masyarakat yang berada di luar provinsi tersebut hanya bisa menikmati gerhana matahari sebagian. Sebab, posisi kota-kota di luar tujuh provinsi tersebut tak memungkinkan melihat sudut tepat ketika bulan menutup matahari serupa cincin.


Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang diterima CNNIndonesia.com hari ini (24/12), setidaknya ada 25 kota yang disambangi GMC beserta perkiraan waktu puncak gerhana,

1. Aceh (Sinabang 11.55 WIB, Singkil 12.00 WIB)

2. Sumatera Utara (Sibolga, Pandan, Tarutung 12.04 WIB; Padang Sidempuan, Sipirok 12.06 WIB; Gunung Tua 12.07 WIB, Sibuhuan 12.08 WIB)

3. Riau (Pasir Pengaraian 12.10 WIB, Dumai 12.14 WIB, Bengkali dan Siak Sri Indrapura 12.16 WIB; Selat Panjang 12.19 WIB)

4. Kepulauan Riau (Tanjung Pinang 12.26 WIB, Tanjung Balai Karimun 12.21 WIB, Batam 12.24 WIB, Bandar Seri Bentan 12.26 WIB)

5. Kalimantan Barat (Mempawah dan Singkawang 12.42 WIB, Sambas 12.43 WIB, Bengkayang 12.42 WIB, Putussibau 12.55 WIB)

6. Kalimantan Timur (Tanjungredep 13.10 WIB)

7. Kalimantan Utara (Tanjungselor 13.10 WIB)

Khusus masyarakat yang tinggal di Batam, Himpunan Astronomi Amatir Jakarta (HAAJ) bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan Kota Batam bakal menggelar pengamatan GMC di sejumlah titik yaitu Jembatan Barelang, Rempang, dan Galang mulai pukul 07.00 WIB sampai 15.00 WIB.

Masyarakat yang tinggal di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) termasuk mereka yang hanya bisa melihat gerhana matahari sebagian. Gerhana Matahari Parsial mulai bisa diamati mulai pukul 10.43 WIB.

Pengamatan Gerhana Matahari Sebagian juga bisa dilakukan di Planetarium dan Observatorium Jakarta kawasan Taman Izmail Marzuki mulai pukul 07.00 WIB.

Pengunjung yang datang ke Planetarium Jakarta akan mendapat satu kacamata Matahari. Pihak pengelola juga menyediakan 10 buah teleskop yang dilengkapi filter Matahari dan didampingi oleh astronom, tenaga ahli, dan staf.

[Gambas:Video CNN]


Di sisi lain, Kementerian Agama (Kemenag) mengimbau umat Islam di Indonesia untuk melaksanakan Salat Kusuf saat gerhana matahari cincin berlangsung.

Salat Kusuf dilakukan sebanyak dua rakaat. Salat dilakukan berjamaah dan dilengkapi dengan ceramah setelah salat dilakukan.

Gerhana Matahari Cincin sendiri merupakan gerhana yang terjadi ketika bayangan bulan hanya menutupi bagian tengah matahari. Sehingga menyisakan bentuk cincin api di sekeliling bayangan bulan, sementara pada gerhana matahari total, matahari tertutup total oleh bayangan bulan.

Gerhana matahari sebagian terjadi ketika bulan berada tidak tepat di tengah-tengah garis antara matahari dan bumi, sehingga hanya menutupi sebagian matahari.

Fenomena yang terjadi 1-2 tahun sekali ini bisa disaksikan di program spesial CNN Indonesia, live streaming CNNIndonesia.com mulai pukul 10.00 WIB. CNN Indonesia akan menyiarkan langsung pantauan dari titik-titik lokasi gerhana matahari, serta bincang-bincang dengan para narasumber dari studio di Jakarta. (cnn/din/eks)

Kamis, 19 Desember 2019

WISUDA XXXVII LPP ARIYANTI 2019 Harris Hotel & Conventions Festival Citylink, 19 Desember 2019


        Menghadapi era globalisasi yang ditandai dengan persaingan ketat dan arus informasi yang pesat dalam semua sektor, dibutuhkan Sumber Daya Manusia yang memiliki daya saing kuat, berkarakter, bertanggungjawab, kreatif dan inovatif sehingga mampu mensejajarkan diri dengan Sumber Daya Manusia negara-negara lain.

Prosesi Sidang Terbuka Senat Wisuda Ke-37
Dan Pelepasan Calon Tenaga Kerja
Harris Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung,
Jalan Peta, Kota Bandung
Hari ini tanggal 19 Desember 2019, LPP Ariyanti menyelenggarakan Wisuda XXXVII dan Pelepasan Calon Tenaga Kerja di Harris Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung.
Pendidikan yang diselenggarakan di LPP Ariyanti menitikberatkan pada pendidikan keterampilan yang berbasis kompetensi. Pendidikan keterampilan diyakini mampu menjadi solusi yang tepat dalam mengurangi angka pengangguran. Sinergi dengan dunia kerja melalui program link and match LPP Ariyanti telah menjalin kerjasama dengan Institusi, Dunia Usaha dan Dunia Industri dalam dan luar negeri. Kerjasama terjalin dalam penyusunan kurikulum , Praktek Kerja Lapangan, Penempatan Kerja dan memperluas networking dalam berwirausaha. Oleh sebab itu LPP Ariyanti dipercaya sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) Tata Kecantikan Rambut, TUK Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK), dan TUK Instruktur Kompeten Indonesia (IKI)

Dengan dibekali pengetahuan dan ketrampilan serta pendidikan karakter, Alumni LPP Ariyanti diharapkan dapat menjadi seorang profesional yang memiliki kecerdasan intelektual serta memiliki budi pekerti yang luhur sesuai dengan tema wisuda kali ini yakni "Melalui sistem pembelajaran berbasis kompetensi LPP Ariyanti membentuk lulusan yang terampil, kreatif dan profesional siap bersaing didunia kerja Internasional".

Dalam sambutannya, Direktur LPP Ariyanti Ibu Ishviastuti Oskar, S.E, mengatakan,
Direktur LPP Ariyanti, Ishviastuti Oskar, S.E  dalam prosesi sidang terbuka 
senat wisuda ke-37dan pelepasan calon tenaga kerja di
 Harris Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung
,Jalan Peta, Kota Bandung

Dalam proses kegiatan belajar mengajar , LPP Ariyanti menitik beratkan pada pendidikan keterampilan yang berbasis kompetensi dan pendidikan karakter. Kurikulum yang kami susun senantiasa mengacu pada kesesuaian dan kesepadanan dengan dunia kerja, dunia usaha dan dunia industri. Hal itu sesuai dengan tujuan pencapaian LPP Ariyanti yaitu lulusan yang memiliki kompetensi, berkarakter positif, siap kerja atau berwirausaha. Pencapaian tersebut bisa berhasil maksimal dengan adanya jalinan kerjasama yang erat antara LPP Ariyanti dengan Institusi, Dunia Usaha dan Dunia Industri pemerintah maupun swasta di dalam dan luar negeri serta organisasi – organisasi, Asosiasi profesi, Lembaga Sertifikasi Kompetensi maupun Lembaga Sertifikasi Profesi. Saat ini LPP Ariyanti telah bekerja sama dengan lebih dari 500 institusi. Dengan tulus kami ucapkan terimakasih atas segala bentuk dukungan dan kerja samanya.

Jika dua tahun lalu kami bekerjasama dengan Changwong Academy Korea Selatan bidang Kecantikan, tahun ini kami bekerja sama dengan Kolej Vokasional Ert Setapak TVET Malaysia Bidang Kecantikan, Tata Busana dan Kuliner. .

Dalam membantu lulusan memperoleh pekerjaan, melalui Dinas tenaga kerja kota bandung, kami sangat terbantu dengan diberikannya ijin Bursa Kerja Khusus Ariyanti. Melalui wadah Bursa Kerja Khusus Ariyanti dapat terjalin komunikasi antara lembaga dan para pengguna tenaga kerja.
Selain sambutan dari direktur LPP Ariyanti, Presiden Direktur LPP Ariyanti pun mengatakan ,    

Presiden Direktur  LPP Ariyanti Ibu Hjh. Dewi Irawati MBA dalam 
sambutanya, Kualitas Alumni Ariyanti tak perlu dipertanyakan lagi,
 dengan jumlah lulusan LPP Ariyanti yang lebih dari 95.000 orang

Menghasilkan lulusan yang unggul dan berkarakter harus merupakan sebuah kesadaran mutlak pengelola pendidikan, mengingat pendidikan tidak hanya sebatas pada transfer of knowledge saja, tetapi lebih jauh dari pengertian itu, utamanya mengubah atau membentuk karakter dan watak (forming of character) seseorang agar menjadi lebih baik, lebih sopan dalam tataran etika, estetika atau perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

Kualitas Alumni Ariyanti tak perlu dipertanyakan lagi, dengan jumlah lulusan LPP Ariyanti yang lebih dari 95.000 orang yang tersebar di berbagai perusahaan besar di seluruh Indonesia bahkan di luar negeri. Mereka diterima di dunia kerja di antaranya sebagai Sekretaris Direksi, General Manager, Executive Chef, Hotel Manager, Cinema Manager, Senior Airport Service Agent, Pastry Coordinator, Personalia, dan masih banyak posisi lainnya. Dunia usaha dan industri yang menerima Alumni Ariyanti antara lain PT. KAI, UPI, ITB, RSHS, The Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, Mercure Setiabudhi Bandung Hotel, The Trans Luxury Hotel Bandung, Holiday Inn Hotel Batam, Arion Swiss-Belhotel Bandung, PT. Graha Layar Prima (CGV Cinemas) Bandung, Bank BRI, Bank BCA sedangkan di luar negeri antara lain di Intercontinental Hotel Dubai UEA, International Hotel Dubai, The Monarch Hotel Dubai, Hotel Rehab Al Misk Madinah Arab Saudi, Raffles Hotel Singapura, COSL Drilling Pan Pasific – Singapore dan Kapal Pesiar seperti di Holland American Line (HAL), Carnival, Thomson Dream, MSC Cruises serta masih banyak lagi di dalam dan luar negeri. Lulusan LPP Ariyanti juga diberikan wawasan entrepreneurship, diharapkan alumni LPP Ariyanti tidak hanya mampu bersaing mencari kerja tetapi juga mampu dalam menciptakan lapangan pekerjaan, minimal untuk diri sendiri dan lingkungannya. Ada beberapa Alumni Ariyanti yang sukses berwirausaha seperti membuka salon, butik, pastry bakery, dan lain sebagainya. Sebagai contoh Pemilik Roemah Snack Mekarsari, Pemilik Narda Catering, Pemilik Klinik Kecantikan G&G Skin Care, House of Raddysa Salon, Spa, Butiq & Wedding Gallery Cimahi, Van’s Salon Wedding Galery & Spa, Anis Salon, Charoline Salon, Uki Salon serta masih banyak lagi salon-salon di berbagai wilayah di seluruh Indonesia./markomlppariyanti/krd.

Direktur LPP Ariyanti, Ishviastuti Oskar, S.E.  bersama wisudawan 
dalam prosesi sidang terbuka senat wisuda ke-37 dan
 pelepasan calon tenaga kerja di
Harris Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung,
Jalan Peta, Kota Bandung, Kamis (19/12/2019).
Pada kesempatan Wisuda XXXVII LPP Ariyanti 2019, turut dihadiri pula oleh para tamu undangan antara Lain:

-     Kementerian Pendidikan dan kebudayaan RI, Dirjen Paud dan Dikmas
-     Gubernur Provinsi Jawa Barat
-     Walikota Bandung
-    Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung
-     Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat dan Kota Bandung.

-               Para Ketua Organisasi – Organisasi mitra DPP, DPD Jawa Barat dan DPC Kota Bandung
-   Para Pimpinan Institusi, Lembaga, Dunia Industri, Dunia Usaha
-     Badan Pengurus Yayasan Pendidikan Ariyanti
-      Jajaran Pimpinan LPP Ariyanti beserta seluruh tenaga pendidik dan Staf
-      Bapak/Ibu orangtua Wisudawan/wati

-             Bapak/Ibu Seluruh undangaPada Wisuda tahun 2019 ini LPP Ariyanti telah meluluskan 1.224 lulusan dengan program sebagai berikut :

-          Program satu tahun                :     205 lulusan
-          Program kewanitaan               :     228 lulusan
-          Program pelatihan                   :     791 lulusan



Jurusan Program 1 Tahun  Lembaga                    Program Kewanitaan Ariyanti Skills And

Pendidikan dan Pelatihan Ariyanti                         Training Center                    
1.    Perhotelan                                                              1. Tata Kecantikan Rambut                                       
2.    Tours and Travel                                                    2. Tata Kecantikan Kulit                                           
3.    Sekretaris                                                               3. Tata Rias Pengantin                       
4.    Administrasi Perkantoran                                     4. Tata Busana
5.    Komputer Akuntansi
6.    Komputer Keuangan Perbankan






Rabu, 27 November 2019

Ketua PGRI Kecamatan Pasirjambu, Ayep Sulaeman, S.Pd., "BERIKAN PEMBINAAN"

AYEP SULAEMAN, SP.d.
Hari PGRI  tingkat Kecamatan Pasirjambu menurut Ketua cabang PGRI Pasirjambu Ayep Sulaeman, S.Pd., kepada wartawan di sela kesibukannya di acara ini memberikan cindera mata kepada guru yang purna tugas dan mengadi pada pendidikan dan kemajuan organisasi di jelang hari PGRI ada beberapa kegiatan pertandingan olah raga guna meriahkan hari PGRI diantaranya catur, bola voli, lomba bakiak, tenis meja dan bulu tangkis (25/11).
Masih menurut Ayep untuk menghadapi Porpemkab di 2020 kami melaksanakan pembinaan di tiap gugus wilayah kec Pasirjambu untuk di implementasikan baik sekolah maupun gugus mengenai cabang-cabang olah raga. "Dan mengenai cabang olahraga renang orang tua murid merespon dan anak-anaknya dilibatkan ke club renang" tambahnya pada wartawan(As)

Selasa, 15 Oktober 2019

MEWUJUDKAN DESA ECO-VILLAGE

Dr. Ir. Ratnaningsih Ruhiyat, MT.
Oleh : Dr. Ir. Ratnaningsih Ruhiyat, MT.

Desa Cibodas merupakan salah satu desa di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, yang terletak pada ketinggian 1000-1200 meter di atas permukaan laut, dengan luas wilayah sekitar 1.926,3 Ha. Desa Cibodas pernah menjadi desa penghasil susu terbesar di Kecamatan Pasirjambu, namun produksi susu tersebut dari tahun ke tahun semakin menurun, dikarenakan sulitnya memperoleh pakan hijauan dan mahalnya pakan konsentrat. Selain peternakan sapi perah, masyarakat Desa Cibodas juga sebagai penghasil sayuran yang cukup besar, terutama untuk komoditi labu siam.
Gbr. Kondisi Kandang Sapi di Injeuman

Berlimpahnya limbah bahan organik yang berasal dari sektor pertanian dan peternakan sangat memungkinkan untuk dimanfaatkan sebagai bahan baku pakan ternak, pupuk organik dan biogas, sehingga dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat desa. dengan meminimalkan inputan dari luar, dan memperbaiki kualitas lingkungan, serta menekan biaya produksi baik bagi petani maupun peternak. Namun demikian, pemanfaatan limbah kotoran hewan (kohe), khususnya kotoran sapi dan limbah pertanian belum dilakukan secara baik. Sebagian besar peternak masih membuang kotoran sapi ke badan air, sehingga akan menurunkan kualitas badan air. 
Di samping itu, peternak juga tidak memiliki waktu yang cukup untuk menangani limbah kohe tersebut. Di sektor pertanian, petani di Desa Cibodas belum terbiasa menggunakan pupuk organik yang ramah lingkungan. Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Fakultas Arsitektur Lanskap dan Teknologi Lingkungan Universitas Trisakti, yang mendapatkan dana hibah dari Kemenristek Dikti Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) Tahun 2018/2019 menawarkan suatu pendekatan untuk menyelesaikan masalah tersebut, yaitu dengan menerapkan sistem pertanian terpadu (Sistandu), yang pada akhirnya menuju terwujudnya “Ecovillage”. Sistem pertanian terpadu merupakan komponen yang sangat penting dan sentral di dalam konsep ecovillage, karena di dalam sistem pertanian terpadu terdapat praktik pertanian ramah lingkungan. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini antara lain: 

1. Mengoptimalkan pengolahan limbah kohe melalui pemanfaatan kohe untuk menghasilkan biogas dan pupuk kascing (pupuk ramah lingkungan) 
2. Menyediakan dan memenuhi kebutuhan energi (bahan bakar) dan stock pupuk ramah lingkungan untuk lahan pertanian masyarakat Petani 
3. Mengembangkan pertanian organik dalam upaya meningkatkan kualitas hasil pertanian dan meningkatkan kualitas lahan. 
4. Menyediakan pakan ternak Silase komplit dari bahan limbah pertanian yang berkualitas dan tersedia setiap saat, tidak tergantung musim, untuk kebutuhan masyarakat ternak 
5. Membangun usaha terintegrasi antara peternak, petani dan pemanfaat limbah, yang ramah lingkungan dalam bentuk Sistem Pertanian Terpadu Kawasan 
6. Mengembangan produk pertanian, peternakan sehat dan low input dari luar, sehingga meningkatkan kuantitas dan kualitas produk, serta tidak merusak Lingkungan Ruang lingkup kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Desa Cibodas menuju Ecovillage ini meliputi rangkaian kegiatan seperti pada gambar di bawah ini. 


Gambar. Bagan Rangkaian Kegiatan Desa Cibodas Menuju Ecovillage 

Kegiatan PKM yang telah dilaksanakannya meliputi kegiatan-kegiatan berikut: 
1. Focus Group Discussion (FGD)-1 dengan key person, untuk kesepakatan langkah kerja dalam menata Desa Ciboadas menuju Ecovillage 
2. Merencanakan penataan lahan Carik menjadi Agrowisata dan Ecovillage di RW12 
3. Membangun Percontohan Sistandu di lahan Carik, Kampung Injeman 
4. Pelatihan dan Praktek Lapang untuk Sistandu (pertanian, pengelolaan limbah, pakan ternak Silase); Pelatihan dan Praktek Pemanfaatan lahan pekarangan 
5. FGD-2 dengan key person, dalam rangka evaluasi, kesepakatan pengembangan dan pengelolaan selanjutnya 
6. Pendampingan Pengelolaan dan Kewirausahaan

Ket. Gbr. Forum Group Discussion

Dari hasil kegiatan tersebut di atas, maka diperoleh berbagai luaran yang mendukung terwujudnya Desa Cibodas menjadi Eco-village, antara lain: 

1. mengoptimalkan manfaat dari tanah carik untuk dijadikan Kawasan Agrowisata. Tanah carik milik desa, dengan luas sekitar 30 ha, berada di daerah Injeman pada awalnya kondisi kering/ gersang, kemudian oleh salah seorang pemuka desa/tokoh kehutanan dan lingkungan (Bpk Memed) ditanami berbagai jenis pohon hutan diantaranya pohon kayu putih, pohon Jabon, pohon Rasamala dan pohon lainnya dengan tujuan untuk konservasi. Setelah lahan tersebut terlihat teduh dan hijau dimanfaatkan sebagai areal ternak sapi, pengolahan kotoran sapi dengan menggunakan vermikompost untuk dijadikan pupuk. Selain itu dari kotoran sapi dibuat juga biogas untuk keperluan memasak/mengeringkan hasil bumi. Kebun dan sawah digarap petani dengan cara disewa ke desa untuk ditanami padi, berbagai tanaman sayuran, jagung untuk dijual. 

2. Tim PKM Hibah PPDM membantu dalam membuatkan rencana skematik untuk lahan carik Injeman sebagai berikut:
Ket. Gbr. Kegiatan Penyuluhan

Ket. Gbr. Rencana Skematik Tanah Carik Injeuman


Gambar di atas memperlihatkan rencana skematik untuk tanah Carik di daerah Injeman Desa Cibodas dengan berbagai fasilitas berikut: 
• Area Penerima 
• Area Villa dan Restoran dengan bentuk bangunan khas Jawa barat 
• Lapangan serba guna 
• Area Helipad, untuk mendukung kegiatan dari Carakter building (kerjasama) 
• Area Parkir bus dan kendaraan Pribadi 
• Area Arboretum berupa pohon2 yang menyebar mulai dari area penerima, area agrowisata, area agrowisata dan peternakan, Area perkebunan, area outbond, area danau dan pemancingan. 
• Contoh penerapan ecovillage pada areal peternakan, pemukiman, pembuangan sampah terpadu, dan areal Agriculture. 

3. Memberikan contoh Pemanfaatan Pekarangan Pemanfaatan kohe menjadi pupuk organik, dilanjutkan dengan pemberdayaan kelompok wanita tani, untuk memanfaatkan pekarangan. Pemanfaatan pekarangan adalah salah satu elemen Eco village, agar lingkungan lebih asri dan segar ( tanaman adalah produsen oksigen). Kepada kelompok wanita tani, juga diberikan pengetahuan mengenai unsur keindahan, dan fungsi dari tanaman terhadap kesehatan dan ekonomi. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesempatan pada wanita tani, memperoleh hasil sayuran, obat2 an yang dapat dipergunakan untuk kepentingan sendiri, ataupun dijual ke pengempul yang siap menerima. 

4. Membangun Sistem Pertanian Terpadu Untuk memberikan contoh kepada peternak dan petani, maka telah dibangun Sistem Pertanian Terpadu berbasis Sapi dan jagung di lahan milik Desa (lahan Carik), yang berlokasi di Kampung Injeman, dengan tujuan, untuk menjadikan percontohan dan tempat pelatihan bagi para petani dan peternak dalam mengelola usaha yang lebih effisien dan efektif serta ramah lingkungan. 

Sistandu terdiri dari beberapa fasilitas sebagai berikut : 
a. Membangun Pabrik Mini Silase Silase adalah pakan hijauan yang difermentasi, dengan tujuan agar hijauan dapat bertahan/awet dalam waktu lama, sehingga pada musim kemarau peternak tidak mengalami kesulitan mendapatkan pakan hijauan bagi ternaknya. Pabrik mini silasse ditujukan untuk memproduksi pakan hijauan ternak, yang mana saat ini ketersediaannya semakin menurun. 
b. Membangun reaktor biogas dengan kapasitas 5 m3 berbahan fiber-glass, yang memiliki ketahanan lebih kuat dan lentur dibandingkan dengan reactor yang terbuat dari beton, khususnya untuk tanah labil. Dengan dibangunnya reaktor biogas, maka telah dihasilkan biogas, sebagai bahan bakar pengganti elpiji untuk memasak, sebanyak 2 m3 per hari setara dengan 0.47 kg gas Elpiji. 
c. Membangun Pabrik mini Pupuk Organik Untuk produksi pupuk organik digunakan teknologi vermikomposting, yaitu menggunakan cacing sebagai mesin penghancur limbah, dan menghasilkan biomassa cacing dan pupuk organik yang berkualitas. 
d. Memberikan contoh Pertanian low inputan dari luar Dari pupuk yang dihasilkan, maka petani memperoleh pupuk dari lokasi sendiri, sehingga dapat mengurangi kebutuhan dari luar, selain itu, pupuk yang digunakan merupakan pupuk ramah lingkungan, sehingga dapat menghasilkan produk pertanian yang bekualitas. 

Kegiatan Pengelolaan limbah, mulai dari pembuatan silase, pupuk organik dan biogas menjadikan peluang usaha/ lapangkan kerja tersendiri bagi masyarakat yang saat ini belum mendapatkan lapangan kerja tetap. Dengan demikian maka lapangan kerja di Desa menjadi lebih bervariasi.(diew)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls