Selasa, 30 Agustus 2022

BUPATI BANDUNG SERAHKAN KUNCI RUMAH PROGRAM RUTILAHU


Bandung, Jelajah News - Bupati Bandung HM Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah warga miskin di Kampung Cipeundeuy Desa Mekarpawitan Kecamatan Paseh Kabupaten Bandung, Senin (29/8/22). Bupati Bandung didampingi Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung Wahyudin, Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bandung Hj. Renie Rahayu Fauzi dan Anggota DPRD Kabupaten Bandung H. Hikmat Budiman turut menyerahkan kunci kepada warga miskin yang rumahnya baru selesai dibangun melalui program rumah tidak layak huni (rutilahu).

Euis, selaku penerima manfaat dan pemilik rumah tersebut turut mengucapkan terima kasih, setelah rumahnya diperbaiki melalui program rutilahu. Bahkan Bupati Bandung turut membantu membukakan kunci rumah tersebut, setelah rumah itu diresmikan untuk ditempati oleh pemiliknya.

Dadang Supriatna mengatakan, memperbaiki rumah tidak layak huni merupakan program dirinya, sebagai Bupati Bandung. Menurutnya rumah tidak layak huni di Kabupaten Bandung mencapai 37.000 ujit. 

"Kita mentargetkan setiap tahunnya 7.000 rumah untuk diperbaiki. Pada 2021 lalu, sudah diperbaiki 7.500 rumah, dan insya Allah 2022 ini 7.000 unit rumah yang menjadi sasaran dalam program rutilahu tersebut," kata Bupati Bandung. 

Untuk memperbaiki rumah tidak layak huni itu, Dadang Supriatna mengatakan, ada dorongan dan bantuan dari Ketua Fraksi PKB DPR RI H. Cucun Ahmad Syamsurijal melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya (BSPS).

"Pada 2021 lalu, ada sekitar 2.100 unit rumah dan tahun 2022 insya Allah sebanyak 3.500 dari program  BSPS yang digulirkan melalui aspirasi Pak Ketua Fraksi PKB DPR RI," katanya. 

Selanjutnya diikatakan Bupati Bandung bahwa peresmian rumah warga yang sebelumnya merupakan rumah tidak layak huni tersebut merupakan bagian dari program Saba Desa atau Bupati Ngamumule Desa (Bunga Desa) di Kecamatan Paseh.

"Ini dalam upaya serap aspirasi dari masyarakat. Soalnya, saya tidak mau hanya mendengar saja, asal bapak tapi saya ingin melihat kondisi riil di lapangan, berkaitan dengan keseharian masyarakat," Tegasnya. (Sumber : Pemkab Bandung/Asdar)




Senin, 29 Agustus 2022

Kormi Cileunyi Juara Umum Fotrad Kabupaten Bandung


Soreang, Jelajah News - Tim Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Kormi) Kecamatan Cileunyi menjadi Juara Umum Festival Olahraga Tradisional Tingkat  Kabupaten Bandung (Fotradkab), yang digelar dua hari di Komplek Pemkab Bandung, Sabtu-Minggu (28-29/8/2022). Dengan raihan 2 emas, 2 perak dan 4 medali perunggu, Tim Kormi Cileunyi berhak meraih Trophy Bupati Bandung.

Dalam sesi penutupan Fotradkab diumumkan pula juara Senam Bandung Bedas Kategori PKK diraih Kecamatan Pasirjambu, dan Juara Senam Bandung Bedas dari Kormi Kecamatan Cikancung.

Ketua Kormi Kabupaten Bandung Emma Dety Dadang Supriatna mengatakan Fotradkab yang pertama kali ini telah dilaksanakan dengan baik, meriah dan sukses. Emma mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak terkait, sehingga upaya Kormi dalam rangka meningkatkan daya saing daerah Kabupaten Bandung dapat tercapai. 

Khususnya kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna beserta seluruh jajaran Pemkab Bandung, yang telah memberikan dukungan penuhnya, sehingga Fotradkab dapat dilaksanakan dengan meriah, masal dan menarik.

"Saya mengucapkan selamat kepada seluruh pegiat olahraga tradisional Kabupaten Bandung yang telah menorehkan prestasinya dengan  baik. Mudah-mudahan keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi pegiat lainnya yang belum berhasil meraih juara," ucap Emma saat penutupan Foltrad Kormi di Gedong Budaya Soreang, Minggu (28/8/2022) malam.

Emma menyebut ada 52 cabang olahraga (cabor) tradisional yang bernaung di bawah Kormi Kabupaten Bandung. Namun pada festival pertama kali ini baru delapan cabor yang dipertandingkan.  Antara lain egrang, sumpitan, lari balok, panahan tradisional, ketapel, hadang, tarik tambang dan Senam Bugar Bandung Bedas.

"Untuk itu saya berharap pada Fotradkab selanjutnya, cabor yang dilagakan akan terus bertambah, mengingat potensi pegiat olahraga tradisional Kabupaten Bandung sangat banyak. Mari kita bersama-sama ikut melestarikan olahraga tradisional, sehingga ke depan akan terjaring para pegiat potensial dengan cabor yang lainnya," kata Emma.

Fotradkab kali ini diikuti oleh sekitar 3.000 pegiat olahraga dari 31 kecamatan dengan 21 kategori. Peserta akan memperebutkan 303 medali dan 1 thropy Bupati Bandung. Kepada yang menjadi juara Emma berharap mudah-mudahan kemenangan kali ini menjadi starting point untuk melangkah ke tingkat yang lebih tinggi. 

"Selain itu juga dapat menjadi motivasi dan pelecut semangat untuk terus berkontribusi untuk pembangunan Kabupaten Bandung yang bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera (Bedas)," ujar Emma Dety yang juga merupakan istri dari Bupati Bandung Dadang Supriatna ini.

Emma menjelaskan Fotrdkab ini digelar untuk meningkatkan partisipasi masyarakat agar turut peduli dalam pengembangan dan melestarikan olahraga tradisional yang merupakan aset budaya daerah. 

Lebih dari itu untuk memperkenalkan kembali olahraga kepada generasi penerus juga menjadi ajang penjaringan, untuk mendapatkan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya bisa mewakili Kabupaten Bandung di tingkat provinsi  maupun nasional.

Di samping itu, olahraga tradisional ini dikemas sebagai daya tarik wisatawan karena merupakan perpaduan antara olahraga, kreasi seni dan budaya daerah tertentu, untuk dijadikan suatu tontonan yang menarik yang merupakan warisan budaya nenek moyang.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Fotrad Kabupaten Bandung ini, terlebih lagi sebelumnya Kormi Kabupaten Bandung menjadi juara umum pada Festival Olahraga Rekreasi Provinsi (Forprov) IV Jawa Barat Juni 2022, dengan raihan 13 emas, 10 perak dan 9 perunggu. 

"Tolong dipertahankan Kormi Kabupaten Bandung sebagai Juara Umum Forprov Jabar, tambah terus cabang olahraganya. Setiap kecamatan harus bisa memelihara atlit-atlitnya. Sehingga pada Forprov selanjutnya, Kormi Kabupaten Bandung tetap bertahan sebagai juara umum," harap Bupati Bandung.

Peraih medali emas kontingen Kabupaten Bandung pun mewakili Jawa Barat pada ajang Festival Olahraga Nasional (fornas) VI Palembang, dengan raihan medali 7 emas, 3 perak dan 5 perunggu. Berkat raihan prestasi tersebut, Kabupaten Bandung telah ditunjuk sebagai tuan rumah Festival Olahraga Nasional tahun 2023 mendatang.(Pemkab Bandung/Asdar)





Saba Desa Paseh, Bupati Resmikan SPAM dan Jalan


Paseh, Jelajah News - Pada kegiatan saba desa yang berlokasi di Kecamatan Paseh, Bupati Bandung Dadang Supriatna meresmikan pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) perdesaan. Bupati mengungkapkan, hal tersebut merupakan upayanya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terhadap air minum.

Hingga tahun 2021, lanjut Dadang, layanan air minum di Kabupaten Bandung sudah mencapai 84,54 persen. Sementara dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) pemerintah pusat telah menargetkan 100 persen akses air minum layak dan 15 persen akses air minum aman pada tahun 2020-2024.

“Dari sekitar 3,6 juta jiwa jumlah penduduk yang tersebar di 31 kecamatan, sampai saat ini sekitar 15 persen penduduk di Kabupaten Bandung masih belum terfasilitasi sarana air bersih,” ujarnya.

Guna mencapai target itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung telah menyiapkan anggaran program pengelolaan dan pengembangan SPAM tahun 2022 sebanyak Rp. 63,8 miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung, Bantuan Keuangan (Bankeu) provinsi maupun Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat.

“Khusus untuk wilayah Kecamatan Paseh, alokasi anggaran pada bidang PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air)  dan PAM (Penyediaan Air Minum) pada  tahun 2022 sebesar Rp, 2.6 miliar yang akan tersebar di lima desa dan 11 titik lokasi,” jelas Dadang di sela kegiatan Saba Desa di Kecamatan Paseh, Senin (29/8/2022).

Bupati yang akrab disapa Kang DS itu berharap, masyarakat dapat berkomitmen mendukung pencapaian target universal akses 100-0-100, yaitu 100 persen capaian akses air minum, 0 persen kawasan kumuh dan 100 persen capaian akses sanitasi yang telah ditetapkan oleh Presiden.

“Kami yakin, dengan semangat bedas dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak, program ini akan dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama,” harap Kang DS.

Pada rangkaian saba desa, Bupati Dadang juga meresmikan sejumlah ruas jalan yang selesai diperbaiki yakni jalan Kampung Jamban, Sukarame, Karangtunggal dan Kampung Jatinunggal di Desa Cipedes, Kecamatan Paseh.

“Untuk Kampung Jamban, Sukarame dan Karangtunggal anggaran perbaikan jalan berasal dari APBD. Sementara Jatinunggal dari APBD provinsi,” papar Bupati Dadang Supriatna.

Sebelum diperbaiki, sejumlah ruas jalan tersebut rusak dan menghambat mobilitas masyarakat. 

“Alhamdulillah sepanjang 1,9 km dari total 39,5 km jalan yang dimiliki Kecamatan Paseh sudah diperbaiki. Dengan beroperasi kembalinya jalan ini diharapkan akan memperlancar konektivitas dan membantu kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah Kecamatan Paseh,” pungkasnya. (Sumber : Pemkab Bandung/Asdar)

Rabu, 24 Agustus 2022

Dorong Reformasi Sistem Ketahanan Bencana, Pemkab Bandung Launching Inovasi Simpelbedas Pemerintah Kabupaten Bandung meluncurkan Inovasi Sistem Pengendalian Lingkungan Berbasis Mikro Das (Simpelbedas).


Soreang, Jelajah News - Simpelbedas adalah sistem untuk mengevaluasi kinerja mikro Daerah Aliran Sungai (DAS) secara terpadu, juga menjadi sistem ketahanan bencana. 

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Cakra Amiyana saat launching Simpelbedas berbasis teknologi integrasi Automatic Water Level Recorder (AWLR) pada beberapa Sub DAS, di Bendungan Cibeureum, Desa Sadu, Kecamatan Soreang, Selasa (23/8/22).

Dengan  inovasi SIMPELBEDAS ini, kata Sekda Kabupaten Bandung, diharapkan dapat mempercepat capaian ultimate goal Program Citarum Harum, yaitu mutu air kelas  2 sebesar 70 poin, yang direncanakan akan tercapai pada tahun 2030 menjadi tahun 2025. 

"Inovasi SIMPELBEDAS ini juga dapat memitigasi masyarakat sekitar mikro DAS, jika tinggi muka air naik, sehingga dapat meminimalisir risiko dan menjadi sistem ketahanan bencana di Kabupaten Bandung,” jelas sekda usai launching Simpelbedas.

Cakra Amiyana mengatakan, Kabupaten Bandung merupakan pelopor kebijakan penanganan dan pengelolaan DAS di Indonesia, dengan penanganan DAS berbasis mikro sebagai unit terkecil daerah aliran sungai.

Menurut Ami, sapaan sekda, kebijakan mikro DAS tersebut perlu digunakan pada tingkat pemerintah kabupaten/kota, dalam mendorong pembangunan berbasis DAS secara mikro, untuk dapat mewujudkan keseimbangan dan perbaikan lingkungan di Kabupaten Bandung. 

"Saya harap, ke depannya AWLR ini dapat terpasang pada seluruh mikro DAS di Kabupaten Bandung yang berjumlah lebih dari 600 mikro DAS,” ucap Ami.

Mewakili Bupati Bandung Dadang Supriatna, dirinya mengapresiasi diluncurkannya AWLR, sebagai  salah satu langkah untuk mewujudkan perbaikan lingkungan. Pelaksanaan integrasi AWLR berfungsi sebagai alat pendeteksi tinggi muka air sungai dan upaya mitigasi bencana banjir secara terpadu.

 “Saya apresiasi, ini adalah tanggungjawab kita merumuskan solusi, dengan hadirnya integrasi AWLR yang telah dipasang di lima titik kawasan mikro DAS di Kabupaten Bandung. Saya juga berharap, seluruh pembangunan bisa dilakukan bersama unsur pentahelix,” kata Amiyana.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pembangunan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Bandung Erwin Rinaldi menambahkan, pelaksanaan konsep Mikro DAS tersebut melibatkan multipihak sebagai unsur kolaborasi dalam penyelesaian permasalahan seperti melibatkan akademisi, komunitas, pelaku usaha, pemerintah dan masyarakat. 

Realisasi kebijakan Mikro DAS Kabupaten Bandung tahun 2022 dengan menggunakan model inovasi SIMPELBEDAS  telah dilaksanakan dengan menggunakan bantuan alat pendeteksi tinggi muka air sungai, sebagai indikator pengukuran kebijakan SIMPELBEDAS. 

Alat pendeteksi tinggi muka air sungai ini menggunakan teknologi Internet of Things (IoT), sehingga dapat diukur secara update dan otomatis dari jarak jauh, dengan biaya yang relatif lebih murah dan berbasis teknologi tepat guna untuk mengukur tinggi muka air pada bagian ruas sungai yaitu mikro DAS untuk mengetahui besarnya debit yang ada. 

Pemasangan teknologi AWLR lanjut Erwin, terletak di wilayah Kecamatan Cimenyan, Ciwidey, Cirasea, Citarik dan Cikeruh. Teknologi tersebut telah terintegrasi dengan Diskominfo Kabupaten Bandung, sehingga setiap informasi yang tersedia secara update dapat diakses pada website Kabupaten Bandung pada halaman mikrodas.bandungkab.go.id dan telah terhubung pada command center.  

Menurut Erwin, data yang dihasilkan merupakan upaya pembangunan berkelanjutan yang berbasis mikro DAS yang  didapatkan dari data dan informasi melalui pengukuran run off, tingkat sedimentasi, Indeks Kualitas Air, Indeks Kualitas Udara,  Biodiversity, Ekoliterasi, Infrastruktur Sosial,  Imbal Jasa Lingkungan, dan  sampah , yang tertangani dari suatu Mikro DAS. 

"Hasil pengukuran diharapkan dapat menggambarkan upaya revitalisasi kawasan dan intervensi pembangunan yang dilakukan pemerintah dengan melibatkan masyarakat serta stakeholder terkait,” pungkas Erwin. Sumber : Pemkab Bandung/Asdar.

Selasa, 23 Agustus 2022

Bupati Berikan Hadiah pada HKG PKK ke-50 Berupa Pemberian Insentif dalam APBD Perubahan


Soreang, Jelajah News - Bupati Bandung hadiri acara Hari Kesatuan Gerak PKK (HKG-PKK) Ke-50 di  GBS Soreang , Senin (22/8/2022) Pagi.

Saat ini kreativitas dan inovasi PKK Kabupaten Bandung cukup bagus dalam mendukung program pemerintah dengan 10 program pokoknya. Selain itu gerakan PKK sangat dibutuhkan oleh keluarga dan masyarakat, karena itu diusianya yang ke-50, kegiatan PKK tidak boleh terhenti dan perlu terus ditingkatkan, hal tersebut disampaikan Bupati Bandung HM Dadang Supriatna saat memberikan  sambutan dan sekaligus membuka Acara Hari Kesatuan Gerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (HKG PKK) ke-50 Tingkat Kabupaten Bandung yang dilaksanakan di Gedong Budaya Soreang, senin pagi (22/8/2022).

Dalam sambutannya pula, Bupati Bandung berharap  kepada Para kader  PKK untuk selalu bersama dan mensukseskan Visi serta  Misi kabupaten Bandung karena  PKK merupakan bagian dari garda terdepan yang membantu pemerintah dalam pelaksanaan pembangunan khususnya dalam peningkatan kesejahteraan keluarga.

Pada kegiatan HKG PKK ke-50 ini Bupati Bandung memberikan hadiah kepada para kader PKK berupa pemberian insentif yang akan dianggarkan dalam APBD perubahan, Bupati pun Berpesan kepada para Kades untuk memberikan kemudahan dalam penganggaran dalam mensukseskan 10 program PKK di wilayahnya.

“catat Pak Sekda, insentif untuk guru ngaji sudah, untuk RW dan RT sudah, Linmas pun sudah, tinggal para kader yang belum mendapatkan insentif, meskipun tidak besar tetapi itu adalah sebagai bentuk perhatian pemkab Bandung kepada kader PKK, anggarkan di APBD perubahan,”tegas Bupati Bandung.

Selain Bupati Bandung, kegiatan HKG ke-50 ini dihadiri pula oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Detty Dadang Supriatna serta Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Para Asisten. Serta jajaran Perangkat Daerah terkait  dan para kader PKK tingkat kecamatan dan desa/kelurahan se-Kabupaten Bandung.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Emma Detty mengatakan bahwa  Tema yang diusung pada HKG PKK tahun 2022 ini merupakan cerminan dari 50 Tahun Gerakan PKK untuk selalu  Berbakti untuk Bangsa dan Berbagi kepada Sesama.

“Artinya bahwa PKK memang hadir untuk berbagi, bagi bangsa dan negara dengan cara mendukung program dan kebijakan serta ikut berbagi dalam meningkatkan kualitas dan taraf hidup keluarga-keluarga diseluruh pelosok agar lebih maju lagi”, ungkap Ketua TP PKK Kabupaten Bandung.

Selain itu Emma Detty juga berpesan kepada seluruh kader PKK yang hadir  bahwa  kegiatan pada puncak acara HKG PKK tahun 2022 jangan  hanya menjadi sebuah acara seremonial saja, namun perlu  ada kegiatan aksi nyata yang juga dilaksanakan diseluruh kabupaten Bandung.

‘Sebagai mitra pemerintah yang terus berdampingan, keberadaan PKK sangat mendukung program kerja pemerintah , PKK  harus kembali ke ruh nya semula untuk pemberdayaaan dan kesejahteraan keluarga dan menjadi pembangkit perekonomian keluarga dan masyarakat.Kita kembali kembangkan dan gelorakan semangat secara terus menerus,PKK harus Kembali ke Ruh semula untuk memberdayakan dan kesejahteraan keluarga," demikian diingatkan Hj. Emma Detty

Dalam kegiatan HKG PKK ini, digelar pula  launching buku “Aku Pahlawan Lingkungan” Karya Bunda literasi Kabupaten Bandung, Hj Emma Detty Supriatna dan juga dilakukan penandatanganan Bersama antara TP PKK Kabupaten Bandung    dengan Bank Jabar, BNN Cimahi, IDI Kab. Bandung dan PT. Indofood dalam kegiatan-kegiatan PKK di Kabupaten Bandung.

Kegiatan HKG PKK ke-50 ini dimeriahkan dengan berbagai hiburan berupa Literasi Budaya, , calung anak serta pertunjukan para ibu-ibu ketua TP PKK kecamatan se-Kabupaten Bandung yang  menampilkan kaulinan lembur, dan juga penampilan angklung dari pengurus TP.  PKK  Kabupaten  Bandung serta pemberian penghargaan kepada TP PKK yang berprestasi di tingkat provinsi sampai tingkat kabupaten.

Sumber : Humas Pemkab/Asdar.



Rabu, 17 Agustus 2022

Karnaval Kreatif 17, Meriahkan Perayaan Kemerdekaan HUT RI Bupati,” Perayaan ini adalah kebanggaan dan kerinduan masyarakat


Soreang, Jelajah News - Riang tawa  ceria dan kegembiraan menghiasi raut ekspresi masyarakat Kabupaten Bandung saat menyaksikan Karnaval Kreatif 17. Betapa tidak, setelah bebas dari Pandemi Covid-19, untuk pertama kalinya seluruh masyarakat Indonesia dapat merayakan kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dengan sukacita. Pemerintah Kabupaten Bandung menggelar Karnaval Kreatif 17,  sebagai even dalam memeriahkan kemerdekaan Hari Ulang Tahun (HUT) RI Ke-17 tahun 2022 di Kabupaten Bandung.  Hal itu diungkapkan Bupati Bandung H.M Dadang Supriatna saat menyaksikan berbagai kreasi dan kreativitas para peserta karnaval.

“Karnaval Kreatif 17 ini adalah kerinduan dan kebanggaan masyarakat, setelah 2 tahun dilanda pandemi covid-9. Kita bisa bersuka cita merayakan kemerdekaan, namun tetap menjaga protokol kesehatan,”ucap bupati di Plaza Upakarti Soreang, Rabu (17/8/2022).

Pada kesempatan itu pula, bupati sangat mengapresiasi karnaval sebagai momen kebangkitan masyarakat, dengan berbagai pertunjukan seni, kebudayaan, potensi serta kearifan lokal masyarakat Kabupaten Bandung.

“Saya ucapkan terimakasih atas animo masyarakat yang sangat tinggi pada perayaan kemerdekaan tahun ini juga partisipasi yang sangat luar biasa. Di peringatan kemerdekaan ini, tentunya yang terpenting adalah bagaimana kita menanamkan jiwa nasionalis untuk diimplementasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” terangnya, didampingi sang istri Hj. Ema Detty Dadang Supriatna.

Bupati berharap, pada peringatan HUT RI ke 77, masyarakat bisa memahami makna sejarah kemerdekaan. Dengan begitu lanjutnya, masyarakat akan lebih menghargai perjuangan, mengisi kemerdekaan dengan pengabdian serta kebhinekaan.

 “Semua warga negara ini diharapkan memahami  sejarah kemerdekaan. Laksanakan ideologi pancasila, implementasikan di kehidupan sehari-hari, saling menguatkan untuk kebangkita Kabupaten Bandung,” pungkasnya.

Pada kemeriahan Karnaval Kreatif 17, ditampilkan berbagai kreasi seni dan budaya serta potensi, diantaranya arak-arakan mobil hias dari perangkat daerah, Marchingband, Color guard, Angklung buncis dan pencaksilat, Angklung ruang padu, Tari Badawang, Jajangkungan dan Boxer.

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar




Kemerdekaan HUT RI ke 77, Jadi Momentum Kebangkitan Masyarakat Bupati, ‘Masyarakat Harus Pahami Makna Perjuangan dan Mengamalkan Pancasila


Soreang, Jelajah News - Peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di seluruh penjuru Negeri. Mulai dari masyarakat yang tinggal di kota hingga masyarakat yang tinggal di desa. Semua bersuka cita memeriahkan hari bersejarah yang telah membebaskan Bangsa Indonesia dari tangan penjajah, terlebih tahun ini adalah kali pertama peringatan HUT RI dirayakan dengan meriah setelah 2 tahun pandemi covid-19 melanda. Bupati  Bandung H.M Dadang Supriatna mengatakan, semangat kemerdekaan bangsa yang biasa diperingati dengan semarak kebersamaan masyarakat, harus bisa menumbuhkan dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, khususnya dalam memaknai sejarah perjuangan.

“Sudah 77  tahun yang lalu, Bangsa ini memproklamirkan kemerdekaannya dari tangan penjajah. Hingga detik ini berbagai kemajuan di bidang pembangunan infrastruktur dan lainnya terus berjalan. Semua tak lepas dari perjuangan dan pengorbanan para Pahlawan yang telah berjuang dengan jiwa dan raga. Semarak peringatan HUT RI di seluruh penjuru tanah air harus bisa menjadi momentum kebangkitan untuk Kabupaten Bandung Bedas,” ungkap  Bupati Bandung usai menjadi Inspektur Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Memperingati HUT RI ke-77 tingkat Kabupaten Bandung.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini mengatkaan, meski saat ini pandemi covid-19 telah berhasil dikendalikan , namun masih belum tuntas sepenuhnya. Berbagai tantangan  harus ditakllukan dengan terus fokus bekerja dan optimis pada hasil kerja untuk pulih dan bangkit menuju kesejahteraan rakyat.  Hal tersebut lanjutnya tentu saja sejalan dengan tema hari kemerdekaan RI ke-77 tahun 2022 yaitu “pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat” sebagai harapan bagi bangsa indonesia, tidak terkecuali untuk Kabupaten Bandung. 

Dirinya menyebutkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik, dalam pemulihan pasca pandemi covid-19, pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bandung tahun 2021 meningkat  0,46 poin atau menjadi  72,73 poin dibanding tahun 2020 sebesar 72,39 poin. 

Mengenai angka pengangguran pada tahun 2021 terjadi penurunan hingga 8,32% dari tahun 2020 sebesar 8,58% di masa pandemi covid-19. untuk itu, bangkit lebih kuat dalam mengurangi angka pengangguran ini, pemerintah daerah kabupaten bandung memberikan kemudahan dalam  proses perijinan dunia usaha, memberikan program bantuan modal tanpa bunga serta program lainnya yang berpihak pada umkm dan kelompok masyarakat ekonomi lemah.

Bangkit di bidang pendapatan daerah, dari pencapaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah yang terus meningkat.  Tercatat target PAD tahun 2022 meningkat menjadi 1,2 triliun rupiah dari target pada tahun 2021 sebesar 1,01 triliun  rupiah, atau naik sebesar 20%.


Melalui visi Kabupaten Bandung, telah kita realisasikan program prioritas pembangunan antara lain:

1. Insentif guru ngaji, dialokasikan untuk 17.000 orang dan telah terealisasi pada tahun 2022 sebanyak 12.587.

2. Pemberian modal bergulir tanpa bunga kepada masyarakat khususnya para pelaku umkm melalui lembaga keuangan bank, telah dialokasikan anggaran pada tahun 2022 sebesar rp. 40 miliar 

3. Penyediaan kartu tani dengan jumlah kartu yang siap cetak sebanyak 142.570 kartu

4. Peningkatan insentif linmas sebesar 100%

5. Peningkatan insentif rt/ rw

6. Menyediakan beasiswa untuk hafidz qur’an, atau program  besti (beasiswa ti bupati) telah diterbitkan Peraturan Bupati nomor 88 tahun 2022, dimana Pemerintah Kabupaten Bandung memprogramkan memberikan beasiswa pendidikan tinggi bagi masyarakat Kabupaten Bandung, 

7. Pembangunan 5 rumah sakit daerah, dimana pada tahun 2022 sedang dilaksanakan proses pembangunan 2 rumah sakit daerah di kecamatan kertasari dan kecamatan cimaung, sementara direncanakan tahun 2023 akan dibangun 3 rumah sakit daerah di kecamatan banjaran, pacira dan bojongsoang.

8. Perbaikan 35 ribu unit rutilahu, telah terealisasi perbaikan rutilahu tahun 2021 sebanyak 7.500 unit, sedangkan pada tahun 2022 hingga bulan juli, telah terealisasi sebanyak 2.226 unit dan sisanya masih dalam proses pengerjaan.

9. Pembangunan sekolah baru, yakni 28 smp dan 22 sma, dimana proses pembangunan SMP dianggarkan pada APBD Kabupaten Bandung, sedangkan rencana pembangunan sebanyak 22 sma telah diusulkan kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Kemudian lanjutnya, sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan bagi para pahlawan bangsa yang telah berjasa, tahun ini pemerintah Kabupaten Bandung telah menerbitkan Peraturan Bupati nomor 289 tahun 2022, yang memberikan pembebasan pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan kepada veteran republik indonesia, perintis kemerdekaan, penerima gelar pahlawan nasional dan penerima tanda kehormatan. 

“Sebagai bentuk penghargaan dari Pemkab Bandung. para veteran Kabupaten Bandung mendapatkan pembebasan pajak. Mudah-mudahan bisa bermanfaat,” harapnya.

Selanjutnya, Kabupaten Bandung melalui Spirit Bedas, sampai dengan bulan juli 2022, telah meraih 21 penghargaan baik dari pemerintah pusat, provinsi jawa barat dan pihak lainnya termasuk pihak swasta, sebagai apresiasi tinggi atas capaian prestasi kerja keras bersama. hal ini tidak mungkin dapat tercapai tanpa kerja bersama dari seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung tanpa terkecuali.

“Semoga, pencapaian ini bisa menjadi pelecut kita untuk terus berinovasi memberikan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Bandung. Semeoga peringatan kemerdekaan tahun ini,  menjadi refleksi dari nilai-nilai pancasila dan bhinneka tunggal ika yang mempersatukan bangsa Indonesia. Untuk itu saya mengajak kepada seluruh komponen  masyarakat dan semua elemen pembangunan untuk bersinergi dan kolaborasi untuk mendukung Kabupaten Bandung Bedas,” pungkasnya.

Sumber : Pemkab Bandung/Asdar

Kamis, 11 Agustus 2022

Sekda Kabupaten Bandung: Estimasi PAD 2022 Naik 20 Persen


Bandung, Jelajah News - Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, mengapresiasi kinerja jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Bandung atas realisasi Pendapatan Asli Daerah yang pada evaluasi Semestet I 2022 sudah mencapai 52,09% per 31 Juli 2022.

Menurut Sekda, dengan pencapaian tersebut, maka akan lebih memudahkan Pemkab Bandung untuk merealisasikan target PAD 2022 yang diestimasi mencapai Rp1,215 triliun. Cakra Amiyana pun optimis pada akhir 2022, target tersebut bisa tercapai 100%.

"Saya sangat mengapresiasi kinerja ASN dan OPD Pemkab Bandung yang sudah mampu merealisasikan target PAD 52,09 % hingga akhir Juli 2022," ucap Ami, sapaan Cakra Amiyana kepada wartawan, Rabu (10/8/22).

Ami juga menilai, dibandingkan realisasi PAD tahun 2021 yang mencapai Rp969 miliar, estimasi target PAD 2022 yang sebesar Rp1,215 triliun merupakan peningkatan yang cukup besar. Sementara capaian PAD 2021 pun, menurutnya sudah berhasil melampaui dari target yang ditetapkan pada akhir 2021.

"Artinya, kalau terealisasi, akan ada kenaikan PAD 2022 sampai 20% peningkatannya dibandingkan realisasi PAD 2021 yang sebesar kurang lebih Rp 1 triliun yah. Dengan demikian, kenaikannya sangat signifikan untuk mendukung perwujudan visi Kabupaten Bandung BEDAS," terang Ami.

Peningkatan PAD tersebut, imbuh Ami, ditunjang oleh sektor pajak dan retribusi yang memang potensinya lebih digali lagi di tahun 2022.

Sekda yang juga mewakili Bupati Bandung sangat berterima kasih atas kekompakan, kesolidan dan kinerja ASN atas pencapaian ini. 

"Tidak lupa juga apresiasi kami setinggi-tingginya kepada masyarakat Kabupaten Bandung khususnya waijb pajak atas kesadarannya yang sudah melaksanakan kewajibannya dalam membayar pajak dan retribusi," imbuh Ami.

Sebelumnya diberitakan, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku optimistis, estimasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2022 sebesar Rp 1,215 triliun, bisa tercapai 100% pada akhir tahun 2022.

Optimisme Bupati Bandung tersebut melihat hasil evaluasi Triwulan I 2022, per 31 Juli 2022, target PAD 2002 sudah terealisasi sebesar 52,09%, meski di tengah pandemi Covid-19.

"Saya optimis target PAD Rp 1,215 triliun tahun ini bisa tercapai 100% pada akhir tahun 2022. Apalagi melihat hasil evaluasi Semester I tahun 2022 per 31 Juli kemarin, realisasi dari target PAD sudah mencapai 52,09%," ungkap bupati. 

Pencapaian tahun pertama kepemimpinan Bupati Bandung ini cukup signifikan, dibandingkan realisasi PAD tahun 2021 yang mencapai sebesar Rp 969 miliar, bahkan melampaui dari target yang sudah ditetapkan sebelumnya. (Pemkab Bandung/Asdar)

Rabu, 10 Agustus 2022

Bupati Bandung Optimis Target PAD Rp1,2 Triliun Tercapai

Soreang, Jelajah News - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengaku dirinya optimistis, estimasi target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2022 sebesar Rp 1,215 triliun, bisa tercapai pada akhir tahun 2022.

Optimisme Bupati Bandung tersebut melihat hasil evaluasi Triwulan I 2022, per 31 Juli 2022, target PAD 2002 sudah terealisasi sebesar 52,09%.

"Saya optimis target PAD Rp 1,215 triliun tahun ini bisa tercapai 100% pada akhir tahun 2022. Apalagi melihat hasil evaluasi Triwulan I per 31 Juli kemarin, realisasi dari target PAD sudah mencapai 52,09%," ungkap Bupati kepada wartawan, Rabu (10/8/2022). 

Pencapaian tahun pertama kepemimpinan Bupati Dadang Supriatna ini cukup signifikan, dibandingkan realisasi PAD tahun 2021 yang mencapai sebesar Rp 969 miliar.

"Alhamdulilah, saya merasa bersyukur di tahun pertama kepemimpinan saya, estimasi realisasi pendapatan daerah (PAD) Kabupaten Bandung meningkat cukup signifikan," ucapnya.

Menurutnya, pencapaian ini juga merupakan hasil kekompakan kerja para ASN yang harus diapresiasi. Walaupun baru satu tahun mempimpin Kabupaten Bandung, berkat kekompakan kerja para ASN, sudah ada peningkatan target PAD yang luar biasa, meski diterpa pandemi Covid-19.

"Pencapaian ini bukan rekayasa. Tentu saja, peningkatan ini tidak mungkin akan berhasil tanpa kekompakan kepala OPD dan ASN Kabupaten Bandung," tukasnya. 

Menurut Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, peningkatan PAD tersebut sangat ditunjang oleh pendapatan dari sektor pajak.

 "Insya Allah, target realisisasi tahun depan meningkat lagi menjadi Rp 1,3 triliun," ujarnya.

Peningkatan target realisasi PAD Rp 1,2 Triliun yang sudah tercapai 52 persen ini merupakan pencapaian yang luar biasa. 

Pencapaian peningkatan target PAD ini merupakan salah satu bukti bahwa Kabupaten Bandung mampu melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya meningkatkan PAD Kabupaten Bandung, salah satunya melalui sektor pariwisata dengan rencana pembentukan 100 Desa Wisata.

Kang DS berharap peningkatan bukan hanya terjadi pada realisasi target PAD saja, tapi juga Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ikut meningkat pula.

"Saya juga berharap kekompakan OPD dan ASN Pemkab Bandung ini harus lebih ditingkatkan dan diperkuat, jangan ada ego sektoral. Sehingga bisa mewujudkan Visi Kabupaten Bandung yang Bedas; Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera," tandas Bupati Bandung.(Pemkab Bandung/Asdar)

Tahun Pertama Bupati Bandung, Realisasi PAD Naik Jadi Rp 1,2 Triliun


Soreang, Jelajah News - Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna merasa bersyukur di tahun pertama kepemimpinannya, realisasi pendapatan daerah (PAD) Kabupaten Bandung meningkat cukup signifikan.

"Saya sangat bersyukur dengan adanya kekompakan dari semua pihak, ternyata walaupun saya baru satu tahun saya mempimpin Kabupaten Bandung, saya wajib bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala, ada peningkatan realisasi PAD, yang tahun sebelumnya sebesar Rp 980 miliar, saat ini sudah mencapai Rp 1,2 triliun pada evaluasi Triwulan (TW) I 2022," ungkap Bupati Bandung kepada wartawan, Selasa (9/8/22).

Walaupun dalam kondisi pandemi Covid-19, menurut Dadang, PAD Kabupaten Bandung malah tetap meningkat. Peningkatan PAD tersebut sangat ditunjang oleh pendapatan dari sektor pajak. "Insya Allah tahun depan meningkat lagi menjadi Rp 1,3 miliar," ucapnya lebih lanjut.

Menurut Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, peningkatan PAD yang sudah tercapai ini merupakan pencapaian yang luar biasa. Tentu saja, tandas bupati, peningkatan ini tidak mungkin akan berhasil tanpa kekompakan kepala OPD dan ASN Kabupaten Bandung. 

Kalau dibandingkan dengan daerah yang lain, ujar Kang DS, mungkin ada daerah tetangga Kabupaten Bandung yang saat ini hampir defisit dan tidak tahu apakah tiga bulan ke depan tidak bisa menggaji ASN-nya.

"Ini bukan rekayasa. Pencapaian peningkatan realisasi PAD ini merupakan salah satu bukti bahwa Kabupaten Bandung mampu melakukan langkah-langkah strategis dalam upaya meningkatkan PAD Kabupaten Bandung, salah satunya melalui sektor pariwisata dengan rencana pembentukan 100 Desa Wisata," kata Kang DS.

Kang DS berharap peningkatan bukan hanya terjadi pada realisasi PAD saja, tapi juga laju pertumbuhan ekonomi (LPE) dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga meningkat.

"Saya juga berharap kekompakan ini harus lebih ditingkatkan dan diperkuat, jangan ada ego sektoral. Sehingga bisa meujudkan Visi Kabupaten Bandung yang Bedas, bangkit, edukatif, dinamis, agamis dan sejahtera," pungkas Bupati Bandung". (Pemkab Bandung/Asdar)

Minggu, 07 Agustus 2022

Therapist Community Adakan Bhaksos dalam Milad "Sireum" yang ke 1 Tahun 2022


Katapang, Jelajah News - Bertempat di Padepokan Budi Hati Indonesia (BHI) diselenggarakan  bhakti sosial dengan mengadakan berbagai therapy dan pengobatan massal secara gratis dalam rangka Milad Sireum (Silaturahmi Ulah Pareum) ke-1, Katapang Kabupaten Bandung, Ahad (07/08).

Adapun therapy yang diberikan diantaranya therapy seft, totok syaraf, therapy listrik, hypno therapy, energy therapy, totok punggung, bekam, pijat tradisional (reflexi) dan aneka metode therapy lainnya.

Sekaligus ajang silaturahmi yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum Jawara Sunda sekaligus Pimpinan Padepokan Budi Hati Indonesia (BHI) yang lebih akrab disapa Abah Dadan, pada kesempatan hari itu dihadiri seluruh pengurus Jawara Sunda, Ketua DPRD Kabupaten Bandung H. Sugianto, Camat Katapang Ir. H. Taufik, Kades Pangauban beserta jajarannya dan tokoh masyarakat juga undangan lainnya.

Abah Dadan dalam kesempatan tersebut menyampaikan "Alhamdulillah bisa melaksanakan acara milad Sireum pada tahun pertama ini" seraya menambahkan selain menjadi ajang silaturahmi untuk mempererat antara paguron dan para therapis yang ada di dalam maupun luar wilayah Kabupaten Bandung.

Sementara itu, H. Sugianto mengungkapkan “Silaturahmi para therapis yang berada diseputar Jawa Barat bahkan luar Jawa Barat, mudah-mudahan silaturahmi ini diikat dalam berbagai aktifitas terutama therapis pengobatan yang diperlukan oleh masyarakat, Insya Alloh tidak akan tertinggal jaman, sebab banyak yang mencari pengobatan alternative yang banyak dirasakan juga manfaatnya oleh masyarakat”

Sekaligus mengucapkan selamat kepada warga khususnya kepada para tokoh seni budaya therapis yang hadir mudah-mudahan banyak manfaatnya dengan disosialisasikeun kepada warga yang berada diseputar Kabupaten Bandung dan akan membantu untuk menyosialisasikan ke semua warga bahwa “Sireum” mempunyai visi dan misi yang menyehatkan warga Kabupaten Bandung.

“Selain membantu dalam kesehatan, tentunya akan meningkatkan IPM bidang kesehatan warga Kabupaten Bandung juga akan meningkat” tambah H. Sugianto.

Camat Ir. H. Taufik mengatakan “Selain pernah merasakan sendiri juga manfaatnya, memang kenapa tidak ketika ada pengobatan alternative yang lebih aman, bukan artian menyampingkan pengobatan medis yang menggunakan obat kimia, seperti adanya bekam dimana pengobatan ini juga merupakan sunah rosul” seraya menambahkan mendukung kegiatan ini mengapresiasi mudah-mudahan komunitas Sireum ini bisa terus maju menyelenggarakan berbagai kegiatan bhakti sosial lainnya. (Asdar)




Kamis, 04 Agustus 2022

Bupati Bandung Gelar Program Bunga Desa di Rawabogo Ciwidey



CIWIDEY, JELAJAH NEWS  - Bupati Bandung H.M.Dadang Supriatna kembali melaksanakan program Bunga Desa (Bupati Ngamumule Desa) ke-10 di Desa Rawabogo Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung, Rabu (3/8/22). 
Pada kegiatan tersebut Bupati menyempatkan diri untuk menginap di rumah salah satu warga bernama Masri di Kampung Cangkore RW 15 Desa Rawabogo.

Pada rangkaian kegiatan Bunga Desa ini, Bupati Bandung bersama jajaran Perangkat Daerah  lebih dahulu melaksanakan pertemuan dengan ratusan warga di Desa Rawabogo dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat disana. 

Bupati Dadang Supriatna pun terlihat komunikasi dengan masyarakat setempat dalam berbagai hal, terkait dengan program Pemkab Bandung. Mulai dari program pemberian pinjaman dana bergulir tanpa bunga, insentif guru ngaji, hingga membahas kartu tani si Bedas. 
Bupati Bandung  mengungkapkan jika masyarakat sakit cukup pakai kartu BPJS. "Jika ada pihak rumah sakit yang menyepelekan pasien, warga minta segera lapor kepada saya. Nanti Kepala Rumah Sakitnya, saya hentikan," tandas Dadang Supriatna di hadapan ratusan warga di Desa Rawabogo.
Bupati Bandung pun menyampaikan program pendidikan yang berkaitan dengan muatan lokal. Mulai dari pendidikan Bahasa Sunda, mengaji dan menghafal Alquran. Lebih penting lagi warga memahami tentang Pancasila, Undang-Undang  Dasar 1945. 
Menurutnya, melalui program muatan lokal itu, salah satunya adalah program guru ngaji. Dimana para ustadz hadir selama dua jam setiap minggunya untuk mengajar ngaji di sekolah. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga berharap  pelaksanaan program bunga desa ini  dapat dilaksanakan di 280 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Bandung. 
Selain itu Ia mengatakan, dirinya melaksanakan program Bunga Desa  diantaranya bertujuan untuk memastikan program kartu tani. "Apakah kartu tani si Bedas itu  sampai kepada masyarakat? Makanya, saya ingin mendengar langsung dari masyarakat, tidak hanya dari kepala dinas," ucap Dadang Supriatna.
Bupati Bandung pun mengapresiasi petani milenial yang sudah mengkritisi program kartu tani. Sebelumnya, petani milenial mengkhawatirkan data yang masuk dalam rencana penerima program kartu tani si Bedas, dimanfaatkan oleh pihak lain untuk kepentingan yang kurang baik.

Dalam hal program kredit bergulir, Bupati mengatakan, program kredit bergulir bisa digunakan untuk kelompok usaha bersama dan dimanfaatkan untuk usaha para pemuda milenial dalam mengembangkan usahanya. 
"Teknisnya ada di pihak bank untuk mendapatkan pinjaman dana bergulir tersebut," katanya. 

Dalam sesi diskusi dengan masyarakata, Bupati Bandung pun langsung menanggapi adanya keluhan warga terkait adanya  kerusakan jalan di desa Rawabogo. "Sebagai bentuk nyata ayo kita turun ke lapangan dan langsung kerjakan perbaikan jalan itu," Tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung A Tisna Umaran memberikan penjelasan terkait dengan kartu tani Si Bedas. Menurutnya latar belakang Bupati menggulirkan kartu tani si Bedas adalah janji politik. "Bahwa negara harus hadir di tengah-tengah masyarakat," katanya.
Tisna mengatakan persoalan petani itu krusial di antaranya rugi, selain untung. "Kewenangan Kabupaten Bandung dibatasi, dan Pemkab Bandung tak bisa mensubsidi  karena hal tersebut merupakan kewenangan pusat," katanya.
Oleh karenanya Tisna pun mengajak kepada masyarakat untuk berdiskusi dalam mensikapi persoalan yang dihadapi dalam pengelolaan Kartu Tani Si Bedas. (Pemkab Bandung/Asdar)

Dari Rawabogo,Bupati Bandung Buka Kegiatan Launching Bulan Imunisasi Anak


Ciwidey, Jelajah News - Pada hari Kamis pagi (4/7/22) Bupati Bandung H. M. Dadang Supriatna membuka kegiatan launching Bulan Imunisasi Anak  Nasional (BIAN) yang berlangsung di lapangan legok Kole Desa Rawabogo Kecamatan Ciwidey kabupaten Bandung

Kegiatan Pencanangan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) ini merupakan kegiatan nasional yang serempak dilaksanakan di bulan Agustus di seluruh Provinsi di Indonesia termasuk di seluruh desa/Kelurahan yang ada di kabupaten Bandung. 

Dalam sambutannya Bupati mengajak kepada semua orang tua yang memiliki balita usia 9 bulan untuk diimunisasi di tempat masing-masing.

"Semua balita di kabupaten Bandung harus diimunisasi dan diharapkan 95 persen bisa mencapai target yang diharapkan" ungkap Bupati Bandung 

Sementara itu di tempat yang sa Plt. Direktur  Pengelolaan Imunisasi Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine., MKM menyatakan bahwa pandemi covid-19 memberikan dampak bagi kesehatan anak di Indonesia dan dari data kementerian Kesehatan RI tahun 2022, sebanyak 1,7 juta anak Indonesia belum mendapatkan imunisasi rutin sehingga kondisi ini berpotensi ditemukannya kejadian luar biasa dengan munculnya berbagai macam penyakit yang bisa dicegah dengan imunisasi.

Masih dikatakan Dr Prima, data dari Kemenkes cakupan imunisasi dasar lengkap saat ini menurun dari 93,7 Persen Pada tahun 2019 sebelum pandemi covid-19 menjadi hanya 79,6 Persen tahun 2021. Oleh karenanya kegiatan BIAN ini serempak dilaksanakan. 

Sementara itu ketua TP PKK kabupaten Bandung Hj Emma Detty Supriatna menyampaikan bahwa Untuk mencapai target 95 % balita di Kabupaten Bandung telah diimunisasi lengkap maka perlu kiranya seluruh unsur yang terlibat untuk berperan aktif, salah satunya adalah peran PKK dalam mendukung dan mensukseskan Bulan Imunisasi Anak Nasional 2022,  Dalam hal ini Ketua TP PKK Kabupaten Bandung Hj. Emma Detty menyampaikan bahwa Kader PKK Bisa  menjadi garda terdepan dalam ikut mensosialisasikan kegiatan BIAN ini ke desa/kelurahan.

"Sasaran program Bulan Imunisasi Anak Nasional ( BIAN) 2022 Bulan Agustus di Kabupaten Bandung adalah  anak usia 9-59 bulan sekitar 317.355 jiwa, sasaran usia 12-59 bulan 254.965 jiwa", pungkasnya

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar

PROGRAM PINJAMAN MODAL BERGULIR, CARA BUPATI BANDUNG MEMULIHKAN EKONOMI MASYARAKAT PASCA PANDEMIK


Ciwidey, Jelajah News - Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bandung, salah satu program unggulan yang digulirkan Pemerintah Kabupaten Bandung dalam rangka mewujudkan Visi Misi Bandung Bedas  dengan sasaran untuk percercepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat setelah masa pandemi adalah dengan  adanya Pinjaman modal Bergulir tanpa agunan dan tanpa Bunga. Hal tersebut diungkapkan Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna saat berdialog dengan masyarakat  dalam rangkaian kegiatan Bunga Desa ke 10 di Desa Rawabogo Kecamatan Rancabali pada hari Rabu (3/8/22). 

"Dengan adanya program pinjaman modal bergulir tanpa bunga dengan sasaran para pelaku UMKM atau warungan, program tersebut digulirkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mencegah maraknya bank Emok di kabupaten Bandung" ungkap Bupati Bandung. 

Disampaikan pula oleh Bupati Bandung, bagi  yang ingin mendapatkan pinjaman dana bergulir tanpa bunga tersebut, khususnya untuk para pelaku usaha bisa mengusulkan nya ke BPR Kertaraharja karena Pemkab Bandung sendiri sudah mengucurkan anggaran untuk program ini.

Sementara itu Direktur utama PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Kerta Raharja H. Aep Hendar Cahyad di lokasi yang sama menyatakan,  PT BPR Kertaraharja sebagai salah satu bank yang ditunjuk sebagai pengelola selain BJB, turut  mensukseskan dalam program penyertaan modal tanpa agunan  dan tanpa bunga sebagai  bantuan modal bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan penyertaan modal ini merupakan upaya membantu para pelaku usaha untuk membuka atau mengembangkan usaha masyarakat. 

BPR Kertaraharja sendiri saat ini memiliki 10 cabang yang tersebar di kabupaten Bandung  yang menyalurkan dana bergulir tanpa jaminan dan tanpa bunga.

"Kabupaten Bandung sendiri dijadikan sebagai percontohan semua kabupaten yang ada di seluruh Indonesia , dimana BPR Kertaraharja sendiri Tergabung dalam perhimpunan bank pemerintah seluruh Indonesia dan  kabupaten Bandung adalah yang pertama menggulirkan pinjaman tanpa jaminan dan tanpa bunga  Hal ini menunjukan pemerintah kabupaten Bandung sangat mendorong perekonomian rakyat", ungkap Aep Hendar Cahyad 

lebih lanjut Aep mengatakan bahwa di Ciwidey para pelaku UKM  yang sudah bergabung dala  dalam program Pinjaman Modal Bergulir tanpa Bunga ini telah mencapai 500 orang.

"BPR sendiri sudah menggulirkan dana untuk sekitar  7500 orang se-kabupaten Bandung, dari target yang pertama sekitar Rp 25 Miliar yang dianggarkan, sudah tercapai 75 persen, sudah dicairkan Rp  14,5 Miliar", pungkasnya

Sumber: Pemkab Bandung/Asdar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls