Jumat, 28 Desember 2018

GEDUNG SERBAGUNA GRAHA CIBODAS, DESA CIBODAS DIRESMIKAN BUPATI BANDUNG H.DADANG M NASER

             
Bupati H.Dadang M Naser saat menanda tangani
 peresmian Gedung Serba Guna Desa Cibodas
 Peresmian Gedung serbaguna  Graha Cibodas Desa Cibodas Kec.Pasirjambu Kabupaten Bandung oleh Bupati Bandung H.Dadang M Naser SH, S.Ip,. M.Ip. Jum’at, 28 Desember 2018 sekaligus menjadi momen penting dengan dibacakanya ikrar penguatan komitmen STOP SBS ( stop Buang air Besar Sembarangan ) oleh kepala  desa Cibodas Wili Nugraha Wirasasmita yang siap berkomitmen menjadi desa SBS.

            Dalam laporan yang dibacakan Kepala Dinas Kesehatan Kab. Bandung Drg.Grace Mediana Purnami M.Kes mengatakan Penguatan Komitmen Kabupaten Bandung Stop Buang air Besar Sembarangan (SBS) yang merupakan rangkaian dari proses pelaksanaan kegiatan Sanitasi Top Style  berbasis Masarakat ( STBM ) dalam berprilaku Higines di masyarakat dan adanya peningkatan akses sarana sanitasi serta pencapai akses Universal  menuju kabupaten Bandung Sehat 2019, dan menetapkan 114 desa/kelurahan sebagai desa /kelurahan SBS, simbolis sertipkat desa SBS.
Bupati Dadang M Naser bersama Kadis Kehatan 
Drg.Grace Mediana Purnami M.Kes

       penguatan komitmen berbagai sektor menuju Kab.Bandung SBS menuju kab. Bandung Sehat 2019,   selanjutnya akan menyusul pembacaan komitmen Bersama Stop Buang air Besar ( SBS ) oleh 18 desa / kelurahan., yang berperan serta dalam STBM terdiri dari Unsur perangkat daerah,Kepolisian,Kodim,Kecamatan,puskesmas,desa serta swasta sebagai pelaklu wirausaha sanitasi. Tahun 2014 pemerintah kab. Bandung menetapkan  Desa Ciporeas Kec.  Cilengkrang merupakan desa SBS pertama diwilayah  kabupaten Bandung, selanjutnya tahun 2017  pemerintah kab. Bandung menetapkan 35 desa sbs, di tahun 2018, 114 ditambah 18 desa untuk desa SBS untuk mencapai total 60% Desa SBS di Kab. Bandung.


Dadang M Naser Saat menanda tangani Baligho SBS
          Menurut Bupati Bandung H. Dadang M Naser dalam sambutannya, Program  Stop Buang air Besar Sembarangan (SBS), bukan cubluk atau  yang  saat itu lazim itu  salah. Program SBS merupakan rangkaian dari proses pelaksanaan kegiatan Sanitasi Top Style  berbasis Masarakat ( STBM ) dalam berprilaku Hygienes di masyarakat dan adanya peningkatan akses sarana sanitasi serta pencapaian akses Universal  menuju kabupaten Bandung Sehat 2019. saya mengapresiasi sekali terhadap kerjasama dan kekompakan unsur pimpinan desa, tokoh masyarakat dan warganya, saya harap keberadaan gedung tersebut dapat bermanfaat untuk beragam aktivitas masyarakat Desa Cibodas .ungkap Dadang Naser
          
Foto bersama Bupati Bandung
 dengan para penerima bantuan program SBS
             Dalam sambutanya Kepala Desa Cbodas Wili Nugraha Wirasasmita menyampaikan apresiasinya Ia sangat bangga dengan diresmikanya Gedung serba guna Graha Cibodas, menurutnya terlaksananya pembangunan Gedung serba guna ini dilaksanakan melalui 2 tahap Anggaran , yang pertama menggunakan anggaran ADBD tahun 2017 kontruksi senilai Rp.330 jt selanjutnya dengan menggunakan dana ADD tahun 2018 senilai Rp.528 jt total anggaran (±)Rp.850 jt dengan luas  685 m2, mudah-mudahan dengan adanya Gedung Serba Guna ini dapat lebih bermanfaat bagi warga desa Cibodas.  Pernyataan ikrar penguatan komitmen  SBS ( stop Buang air Besar Sembarangan ) oleh kepala  desa Cibodas,  Menyatakan siap dan berkomitmen bagi warga masyarakat jadi desa Cibodas menjadi desa SBS yang artinya seluruh warganya 100% diwilayahnya mempunyai jamban yang memenuhi syarat kesehatan pada tahun 2018. kades ,Wlli Nugraha menyatakan sikap di Desa nya siap untuk tidak buang sir besar sembarangan hal ini tidak ada tekanan dari pihak mana pun ungkap nya di depan Bupati Bandung, seluruh warganya siap mendukung program tersebut kilah nya dan masyarakat tepuk tangan pertanda mendukung penuh komitment kepala desa tersebut.

Bupati sedang melihat produk unggulan
Desa Cibodas Kec Pasirjambu
            Hadir dalam acara tersebut SKPD, camat Rancabali, Drs H Tatang, camat Pasirjambu Rahmat, dan para Camat dari wilayah lainya , Kepolisian, Kodim,puskesmas, para kepala desa serta swasta sekabupaten Bandung. jn/asd/krd.

Senin, 24 Desember 2018

AKSI SOLIDARITAS MUSLIM JAWA BARAT - INDONESIA, PEDULI MUSLIM UYGHUR CINA “ BENCANA KEMANUSIAAN UYGHUR, DUNIA HARUS BUKA MATA “.

karya tulisan sebuah media al-jazeera khaled A Beydoun
dalam menyikapi kaum muslim Uyghur - cina
               Mari mengenal sekilas Uyghur, kaum uyghur merupakan minoritasyang di cap dengan stigma dua bidang etnis dan agama dan di perangkap dalam pengawasan polisi Orwellian yang menurutnya islam  adalah sebuah penghinaan terhadap atheisme yang didukung oleh negara yang mengidentipikasi uyghur kaum uyghur merupakan penghalang bagi supermasi etnis Han. Sebuah fakta sejarah yang menandai potret muslim Uyghur memandang, mengapa cina (komunis ) yang mengabadikan paham atheisme dan hak istimewa bagi kaum mayoritas penduduk etnis Han yang berkomitmen melenyapkan kaum uyghur ini. Sehingga banyak mengundang perhatian dunia terutama di medsos yang merupakan salah satu wadah tempat meluapkan perhatian,aksi solidaritas kepedulian uyghur, di bandingkan dengan media cetak / elektronik  nasional Yang terkesan menutup mata dari uyghur dari sorotan lensanya.


               
para aktipis peduli Uyghur saat menyampaikan aspirasi
keprihatinannya pada aksi seruan kemanusian penderitaan
saudara muslim Uyghur - Cina di depan Gedung Sate Jawa Barat 
Pelarangan beribadah, paksaan mengkonsumsi daging babi dan meminum alkohol merupakan keharusan yang wajib ditelan olen oleh kaum muslim uyghur, semuanya itu diawasi ketat para penegak hukum yang mempunya kekebalan hukum dalam mengexekusi muslim yang mengepresikan agama islam dalam kehidupannya, pelarangan beribadah dibulan ramadhan tentu sangat memojokan bagi landasan muslim uyghur dalam melaksanakan kewajiban ibadahnya, sehingga kaum uyghur memandang cina dalam menyikapi islam merupakan agama yang bukan hanya sebagai penyakit ideologis  yang bukan hanya sekedar dituntut secara kriminanl bahkan islam ini dianggap patologis ( penyakit abnormal kejiwaan ).

               
kurang lebih 1000 orang berdemontrasi untuk membela muslim
Uyghur-cina agar segera terlepas dari belenggu di Kamp

menyerupai. Pengasingan  besar di Xianjiang.
Menyikapi  hal tersebut  aksi solidaritas muslim jawa barat peduli Uyghur dalam aksinya saat ditemui wartawan, Panglima Jawara Sunda bah Amir menyampaikan orasi kepedulianya terhadap saudara muslim Uyghur di depan gedung Sate kendati Gubernur Jabar Ridwan Kamil tak kunjung datang menemui para demonstran yang dihadiri kurang lebih 1000 orang,  yang sangat mengecam keras pemerintah  bila pemerintah Indonesia tidak menghiraukan penderitaan kaum Uyghur cina dalam hal ini secara konstitusi tertuang dalam amanat pembukaan UUD45 bahwa penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, aksi tersebut diikuti beberapa elemen peduli Islam diantaranya  Jawara Sunda, Jundulloh,pemuda persis ,BFC, dan rakyat peduli Uyghur dan akan terus berjuang demi satu juta saudara muslimnya  yang dipaksa tengah berada di kamp menyerupai pengasingan besar di Xianjiang daerah otonomi di Cina Barat yang menjadi rumah bagi sekitar 10 juta jiwa muslim Uyghur ./ Jn Team.
orasinya

Minggu, 23 Desember 2018

FKDT KECAMATAN PASIRJAMBU KAB.BANDUNG SELENGGARAKAN PEMBINAAN KUALITAS KEPALA MADRASAH DAN GURU DINIYAH TAKMILIYAH

peserta FKDT tengan menerima materi dari Narasumber 
          Forum Komunikasi Diniyah  Takmiliyah (FKDT)   dan madrasah Iftidaiyah (MI) Kec.Pasirjambu selenggarakan kegiatan pembinaan skill kepala sekolah dan guru Madrasah Diniyah Takmiliyah se-Kecamatan Pasirjambu Kab.Bandung.Acara tersebut diselengarakan mulai tanggal 18 s/d 23 Desember 2018.

      Kegiatan tersebut diikuti  57 orang Kepala sekolah, 258 orang guru DTA dan MI sekecamatan Pasirjambu  dan dibagi menjadi 5 gelombang  yang diselenggarakan  di Gedung MI.Tarbiyatul Qur-an 5891 Cisondari Kec. Pasirjambu  Kab. Bandung.


           Dalam acara ini  sejumlah 57 orang kepala Madrasah DT / MI dalam pembinaan peningkatan Skill kali ini mendapatkan materi :

para peseta FKDT tengah berfose di depan gedung 
MI Tarbiyatul Quran- MTs. Jabal Nuur Cisondari Pasirjambu

1.  Kinerja Kepala Sekolah sebagai manager Administratur  dengan Nara sumber Otih  S.Ag.,M.Pd dari pengawas Madrasah Kementrian Agama Kab.Band ung.
2.      Kinerja Kepala Madrasah sebagai Inovator,Motivator dan Leader.
Dengan Narasumber  Enang S.Pd Selaku pengawas PLS Disdik Kab.Bandung.

para guru MDT tengan menerima materi dari Narasumber
       
Para Gru MDT saat berpose di pelataran Gedung
 Mts. Jabar Nuur - MI.Tarbiyatul Qur-an 5891 Cisondari
M
ateri yang disajikan bagi para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah adalah mendapatkan: 
             
1.    Administrasi Untuk Guru sebagai                     Narasumber , Pungkas S.Pd
2.    Kurukulum Madrasah sebagai                             Narasumber, Rohana S.Pd
3.    Metodolgi Pembelajaran Sebagai              Narasumber, Drs. E Kusmana S.PdI
4.     Drs. H. Akun Sutisna
5.     Kukun Sudrajat S.Ag,.MM.Pd







Kunkun Sudrajat S.Ag,  MM.Pd
Ket.FKDT Kec. Pasirjambu




Kegiatan Pembinaan tersebut dibuka oleh Kepala KUA Kec. Pasirjambu  H. Mahfud S.  Ketua  Forum
Pembukaan Pembinann FKDT oleh Kepala 
KUA Kec. Pasirjambu  H. Mahfud S

Komunikasi
 Diniyah Takmiliyah, Kunkun Sudrajat S.Ag,  MM.Pd,  mengatakan kepada wartawan, tujuan dari terselenggaranya kegiatan tersebut adalah upaya untuk mempererat tali silaturahmi  keluarga besar MDTA yang bermaksud untuk  meningkatkan  wawasan Guru MADIN (madrasah Diniyah) dalam persiapan KBM. Dan kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama  dengan Yayasan Tarbiyatul Quran 5891 cisondari Kec. Ciwidey Kab. Bandung. J news./Asd/krd







Senin, 19 November 2018

RAPAT KOORDINASI BANTUAN PANGAN NON TUNAI (BPNT) TK. KAB.BANDUNG 2018 DI BALLROOM HOTEL SUTAN RAJA SOREANG

Kadinsos Kab. Bandung Dra. Hj. Nina Setiana, M.Si.
bersama Kabid Penanganan Fakir Miskin
Nia Nindhiawati SH,.M.Si
          Dalam acara rapat koordinasi Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) 2018 tingkat Kabupaten Bandung yang diselenggarakan di Ballromm Hotel Sutan Raja Soreang ,yang di hadiri Setda Kabupaten Bandung selaku ketua tim koordinasi BPNT  Kab.Bandung Ir. H.Sopyan Nataprawira, M.Si Kadis Sosial Dra.Hjh.Nina Setiana M.Si, Kabupaten Bandung, Kadinsos  Profinsi Jabar melalui perwakilanya Kabid.penanganan fakir miskin Marwini, Tikor BPNT Kabupaten Bandung, Bapeda kab. Bandung,Dinas Pangan dan Perikanan kab. Bandung, BPS Kab. Bandung, camat serta TKSK,Korcam,Apdesi,Bumdes, Puskesos Kortek dan PERS Turut  hadir dalam acara tersebut. Dalam acara rapat koordinasi Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) 2018 tingkat Kabupaten Bandung yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Sutan Raja Soreang ,yang di hadiri Setda Kabupaten Bandung selaku ketua tim koordinasi BPNT  Kab.Bandung  Ir. H.Sopyan Nataprawira.

Kadinsos.Dra Hjh.Nina Setiana M.Si., saat
membacakan laporan dalam Rakor BPNT 2018 di
Ballrom Hotel Sutan Raja Soreang
         Dra. Hjh Nina Setiana M.Si, Kadinsos Kab. Bandung selaku sekretaris BPNT  kabupaten Bandung dalam kutipan laporannya memaparkan bahwa penyaluran bansos Rastra diganti dengan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan menggunakan kartu Combo yang akan diberikan langsung kepada keluarga penerima sasaran. Kartu tersebut dan dapat digunakan untuk menebus beras dan telur di e-warong (elektronik warung gotong royong) yang merupakan agen perbankan anggota Himbara sesuai harga yang berlaku. Selain itu, rakyat juga memperoleh nutrisi yang lebih seimbang, tidak hanya karbohidrat yang selama ini didapat dari penyaluran Rastra, tetapi juga protein, seperti telur, besaran manfaat BPNT adalah Rp110.000/KPM/bulan,dengan alat pembayaran elektonik yang sebut kartu ComboTidak dapat diambil tunai dan hanya dapat ditukarkan dengan beras dan/atau telur yang dapat ditukarkan melalui mekanisme uang elektronik dipedagang pangan atau e-warong yang bekerja sama dengan pihak bank penyalur sesuai program yang tersedia.sebagai antisipasi perubahan data pihaknya akan terus berupaya melakukan veripikasi maupun validasi data dengan kementrian Sosial dan akan terus berupaya berkoordinasi dengan pihak desa melalui puskesosnya untuk mendapatkan veripikasi dan validasi data yang lebih akurat dalam penyampaianya kepada masyarakat yang betul-betul berhak dalam penerimaanya.

Ir.H.Sopyan Nataprawira M.P Saat pidato pembukaan
Rakor BPNT 2018 di Ballroom Hotel.Sutan Raja Soreang
  Setda Kabupaten Bandung Ir.H.Sopyan Nataprawira M.P selaku ketua Tim Koordinasi (Tikor) BPNT kab.Bandung secara resmi membuka RakorBPNT 2018. Dalam sambutanya Ia berpesan kepada SKPD terkait berharap tidak melakukan kesalahan dalam pelaksanaanya,dalam memberikan informasi  mengenai tata cara transaksi e-money kepada masyarakat agar masyarakat lebih mengerti dalam tatacara menggunakan e-money kepada pedagang pangan atau e-wrong dan diharapkan SKPD dapat terus berkoordinasi dan selalu memantau Nilai  harga pangan agar tidak melanggar  dengan ketentuan yang telah ditetapkan dalam peraturan yang berlaku.,JN/ Asd/ Krd.

Doc.kegiatan Rakor BPNT 2018
Ballroom Hotel Sutan Raja Soreang
Tim Pelaksana Rakor BPNT Kabupaten Bandung 2018
bersama Kabid.Penanganan Fakir Miskin
 Nia Nindhiawati, SH.,M.Si. Dinsos kab.Bandung

Kabid penanganan fakir miskin profinsi Jabar saat
memberikan materi pada rakor BPNT kab.Bandung 2018
di Ballroom Hotel Sutan Raja Soreang 
Para Peserta Rakor BPNT 2018 Di Ball Room Hotel Sutan Raja










Sabtu, 17 November 2018

KEPALA PENGELOLA TERMINAL WAWAN SETIAWAN TERTIBKAN KENDARAAN ANGKUTAN PENUMPANG DAN PEDAGANG KAKI LIMA TERMINAL CIBEUREUM CIWIDEY KAB.BANDUNG


          Petugas Dishub tengah melakukan           
           pengaturan ketertiban angkutan umum
              di terminal Cibeureum Ciwidey
Dalam sistem lalulintas angkutan barang dan penumpang sebagai penunjang kelancaran mobilitas orang maupun arus barang dan untuk terlaksananya keterpaduan  pengelola, pedagang, penumpang dan angkutan penumpang secara lancar dan tertib,di tempat-tempat tertentu dapat di bangun dan di selenggarakan diterminal. Pada hakekatnya terminal merupakan simpul dalam sistem jaringan pengangkutan jalan yang terdiri atas  penumpang, terminal,pengunjungpasar dan pedagang.
pedagang kaki lima tengah  berbenah
untuk pindah lokasi yang menggangu arus lalulintas
mobil angkutan setelah diberikan pengarahan
oleh petugas terminal
Terminal merupakan titik simpul dari berbagai sarana (moda) angkutan yang berfungsi sebagai titik perpindahan penumpang dari satu sarana angkutan ke sarana angkutan lainnya dan sebagai tempat pengaturan, pergerakan kendaraan maupun penumpang dan merupakan titik awal maupun titik akhir perjalanan orang untuk melakukan perjalanan. Di samping itu, terminal merupakan prasarana angkutan jalan dan sebagai sumber pembangkit prekonomian global,Merupakan prasarana angkutan penumpang, tempat kendaraan untuk mengambil dan menurungkan penumpang, tempat pertukaran jenis angkutan yang terjadi sebagai akibat tuntutan efesiensi pengangkutan. berdasarkan UU RI No.22 tahun 2009.


Wawan Setiawan  Kepala Pengelola Terminal
   Cibereum dan Alam Endah Ciwidey
Seperti yang di ungkapkan  kepala pengelola terminal Cibeureum dan Alam Endah Ciwidey Wawan Setiawan saat dikonfirmasi mengatakan, dalam melakukan penertiban antara kendaraan penumpang angkutan, penumpang dan pengunjung pasar cibeureum ciwidey dan terminal Alam Endah Ciwidey ini bertujuan untuk menertibkan para pedagang kaki lima sepanjang jalan yang dilintasi kendaraan penumpang pasar cibeureum dan Alam Endah Ciwidey agar diharapkan bisa tertib dan tidak menggangu alur keluar masuk kendaraan penumpang dan upaya lain yang dilakukanya adalah melakukan pembinaan bagi para sopir angkutan umum dan pedagang agar lebih tertib dan tidak berhenti ditempat yang bukan peruntukanya berhenti.


       sejumlah mobil angkutan umum parkir dan sopirnya 

       tengah diberikan pengarah mengenai berkendara angkutan

                                  penumpang yang baik



                 Prasarana angkutan yang merupakan bagian dari sistem jaringan jalan raya untuk melancarkan arus angkutan penumpang dan barang.  bahwa terminal merupakan penunjang untuk kelancaran mobilitas orang maupun arus barang dan untuk terlaksananya keterpaduan intra dan antar moda sangat perlu diperhatiak dan dijaga ketertibannya oleh semua pihak secara tertib, aman dan aman.jn/asd/krd.





























Sabtu, 10 November 2018

KABUPATEN BANDUNG MENGENANG HARI PAHLAWAN KE 73 TUMBUHKAN SEMANGAT PAHLAWAN DI DADAKU

Bupati Bandung H. Moch. Dadang Naser SH. S.Ip. M.Ip 
Selaku Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pahlawan ke 73, tahun 2018
yang berlokasi di Taman Makam Pahlawan Sadu - Soreang
Tampak Bupati Bandung H.Moch.Dadang Naser SH.,S.Ip.,M.Ip
saat menerima Laporan pelaksanaan peringatan Hari Pahlawan
10 Nopember bersama Kadis Dinsos Dra. Hjh. Nina Setiana M.Si

          Peringatan Hari Pahlawan 10 November ke 73, tahun 2018 diwilayah kabupaten bandung   berlokasi di Taman Makam Pahlawan  Sadu Soreang kab. Bandung, bertugas sebagai Inspectur Ucara pada peringatan hari Pahlawan 10 November 2018, Bupati Bandung H. Moch.Dadang  Naser SH.S.Ip.M.Ip , pada momen peringatan Hari Pahlawan kali ini Bupati Bandung membacakan Sambutan Mentri Sosial RI 2018, Dalam mengenang peristiwa pertempuran  surabaya 73 tahun yang silam, yang merupakan perang fisik pertama bangsa Indonesia setelah menyatakan kemerdeaanya, peringatan 10 Nopember ini untuk mengenang  keberanian, semangat pantang menyerah,serta pengorbanan tampa   pamrih para pahlawan yang telah gugur dan telah mewariskan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

                

Bupati Bandung Dadang Naser Saat Tabur Bunga
pada Salah Satu Makam Pahlawan 
Bupati Bandung  Dadang Naser mengungkapkan,Peringatan Hari 10 Nopember ini bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan,mempertebal rasa cinta tanah air dan meneguhkan rasa pengabdian bagi bangsa dan negara  bukan hanya  seremonial saja tapi  harus sarat dengan makna  dalam kehidupan sehari-hari karena peringatan hari pahlawan bukan statis tapi bersipat Dinamis sesuai tema Semangat Pahlawan Didadaku yang bermakna sesuai  fitrahnya dalam diri setiap setiap Insan tertanam nilai-nilai kepahlawanan,siapapun  dapat menjadi pahlawan bagi dirinya, lingkungan,Bangsa dan Negara, yang diharapkan dapat menjadi bahan intropeksi diri seberapa jauh setiap komponen bangsa mewarisi  nilai-nilai kepahlawanan untuk melanjutkan dan mengisi  kemerdekaan dalam mencapai negara yang adil dan makmur  dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa seutuhnya.
               

Tampak foto bersama Muspida Kabupaten bandung  Kadinsos
Dra.Hjh.Nina Setiana M.Si (kedua dari kanan)
Hadir pada peringatan kali ini forum komunikasi Pimpinan Daerah, Kapolres Bandung AKBP.Indra Hermawan SH.,S.Ik.,M.Hum Beserta Istri,Letkol Lek. Ichar Nopi A.St mewakili DanLanud Sulaeman/Kadiv 203, Yudi SH.M.Hum  (Mewakili Kejari Bandung),perwakilan Pengadilan Bale Bandung ,Perwakilan Dandim 0609, KH.Drs.Dah Saepullah M.Pd,  Kep.Pengadilan Agama,Para Asisten,Camat,Hjh. Nina Setiana Kadis Dinsos dan Unsur Organisasi  kiranti Kesejahtraan Sosial (TAGANA,PKH,Pramuka,Paskibra,Karang Taruna, unsur pemuda )dll.jn/asd/krd



foto dalam  gambar peringatan hari pahlawan kab. Bandung ke-73

Kapolres Bandung AKBP.  Indra Hermawan SH.,S.Ik.,M.Hum
bersama istri saat menabur bunga pada peringatan hari pahlawan 10
Nopember 2018 ke 73







Ketua TAGANA Kab.Bandung Dadan Dermawan S.HI (Ke 3 dari kiri)
 Bersama TEAM TAGANA
pada peringatan Hari Pahlawan ke 73 kab. Bandung

Selasa, 06 November 2018

DENGAN SOLIDITAS FORUM 3 PILAR WUJUDKAN PILEG DAN PILPRES 2019 TERTIB AMAN DAN NYAMAN DI KABUPATEN BANDUNG

 peserta sosialisasi 3 pilar selaku penyelenggara Kesbangpol  di gedung Moch Toha nampak hadir Bupati Kab Bdg H Moch Dadang Naser SH SIp MIP, Kapolres Bandung AKBP.Indra H.SH.Sik.MH, Dandim 0609 Letkol. Teguh Waluyi S.Ip turut di hadiri Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya, Ketua Bawaslu Kabupaten Bandung Januar Solehuddin 

Melalui Soliditas Forum 3 pilar yang diselenggarakan oleh Kesbang Pol Kabupaten Bandung yang bertempat di Gedung Mochamad Toha Pemda Kab. Bandung pada tanggal 6 November 2019, yang dihadiri oleh seluruh Kepala desa/lurah, camat,DanRamil ,Bawaslu, KPU serta  Muspida Kab. Bandung,Dandim 0609 , dan Polres Bandung.
AKBP.Indra Hermawan SH.,S.Ik,.MH.
Saat memberikan Sambutan pada acara Sosialisasi forum 3 Pilar
Dalam sambutanya Kapolres Bandung, AKBP Indra Hermawan. SH.,S.Ik.,MH, ,mengatakan sangat bangga dan berterimakasih kepada Kesbang Pol Kab. Bandung sebagai panitya penyelenggara kegiatan forum 3 pilar yang menurutnya cukup penting dalam menghadapi hajat besar 2019 pesta demokrasi pilleg dan pilpres di Indonesia, tentunnya bagi kepala desa, Babinkamtibmas, Babinsa   yang hadir di acara ini  sangat berperan besar karena sebagai ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dilapangan.lanjutnya, tingkatkan komunikasi 3 pilar dalam penekanan dalam tahun politik ini kita harus tingkatkan komunikasi dalam menghadapi situasi tahun politik ini,dan tidak ada lagi intisusi 3 pilar yang melakukan pembiaran informasi dini jika ada oknum yang akan memecah belah situsasi ketertiban dan keamanan di wilayahnya.dan menyarankan pada muspika membuat satu forum komunikasi melalui medsos/ WhatsApp grouf 3 pilar  sebagai antisipasi informasi agar selalu update bersama.bila ada yang cuek silahkan laporkan ke atasan intitusi terkait.

Hal senada di ungkapkan oleh Dandim 0609 Kab. Bandung Letkol Arh Teguh Waluyo S.Ip, dalam sambutanya mengatakan, pada intinya mengucapkan terimakasih kepada panitya penyelenggara khusunya Kadis Kesbang Pol, atas inisiasi terselenggaranya forum 3 pilar, mudah-mudahn dengan adanya forum 3 pilar ini dapat menjadikan forum komunikasi TNI,Polri dan Pemda Kabupaten Bandung hinggga tingkat tebawah kepala desa, polsek dst,karena 2019 adalah untuk mengawal hajat bersama pesta demokrasi pileg dan pilpres sebagai perwujudan penyaluran aspirasi
Bupati Bandung Moch. Dadang Naser SH.,S.Ip.,M.Ip bersama
Dandim 0609 Letkol Arh.Teguh Waluyo S.Ip dan
 Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik
(H.Iman Irianto,S.Sos
masyarakat. Fungsi 3 pilar untuk mengantisipasi hal sekecil apapun sebagai upaya untuk meredam situasi politik yang tidak sehat yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas disituasi tahun politik ini.

Bupati Bandung H.Moch Dadang Naser SH..IP.M.IP, sebagai upaya Antisipasi situasi politik saat ini perlu ditingkatkan, dengan adanya forum 3 pilar ini untuk meningkatkan komunikasi dan waspada dalam mengawal pesta Demokrasi Pileg dan Pilpres 2019 ini diharapkan dapat lebih dewasa dalam berpolitik. Menjadi tugas tambahan bagi 3 pilar,kepala desa,Babinsa, Babinkamtibmas  harus Sabilulungan dalam mengawal penyelenggaraan pesta demokrasi ini jangan sampai putus silaturahmi dan bekerja secara birokrasi sebagai front terdepan yang berada langsung dilingkungan masyarakat. Perangkat ASN perlu memberikan Pembinaan, Sosialisasi, pemahaman serta netralitas, dapat bersinergi menjadi suatu pondasi kondusifitas menjadi penyeimbang dalam pemilu 2019.

Dadang Naser mengharapkan dengan pesta Demokrasi 2019 ini dapat terselenggara dengan tertib aman dan lancar khususnya d kabupaten bandung ini dan umumnya di Indonesia , sehingga pasca terselenggaranya Pileg dan Pilpres 2019 ini, mudah-mudahan dapat lebih memperbaiki dan meningkatkan prekonomian rakyat kabupaten Bandung, Dengan mengucapkan Bismillahirohmanirrohhim  H. Moch. Dadang Naser SH.,S.Ip.,M.Ip Forum 3 pilar Resmi di buka. Jelajah News Team/ASD/krd.


Minggu, 28 Oktober 2018

KARANG TARUNA DESA NAGRAK KECAMATAN. CANGKUANG KAB.BANDUNG LUNCURKAN APK.BALANTIK DESA JUARA DIRESMIKAN H.DADANG RUSDIANA SE.M.SI KOMISI X DPR RI

Layanan Aplikasi smartphone
BALANTIK DESA JUARA

                   
          Berdasarkan dari himbauan gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang mewajibkan OPD membuat gagasan dan inovasi dalam IT e-Goverment minimal 1 kali dalam setahun untuk membantu pengembangan tecnologi berbasis data di masyarakat Jawa Barat, maka dengan ide kreatip ini lahirlah sebuah aplikasi pelayanan desa  yang berbasis data BALANTIKA DESA JUARA, yang diprakasai oleh para pemuda karang taruna yang keratip dari Desa Nagrak Kec. Cangkuang Kabupaten Bandung, Propinsi Jawa  Barat. 

sekdes Nagrak
 Deden kurnia
            Dalam sambutannya kepala desa Nagrak Joni Nuraeni, yang di bacakan Sekdes Deden Kurnia, Kades Nagrak mengatakan Ia merasa bersyukur kepada Alloh SWT karena pada kesempatan hari sumpah pemuda ini, dengan kreatipitas dan inovasi pemuda karang taruna desa Nagrak Kec. Cangkuang berhasil meluncurkan sebuah aplikasi pelayanan desa, yang menurutnya pertama kali  di Jawa Barat. Mudah-mudahan dengan adanya aplikasi tersebt dapat merealisasikan harapan desa Nagrak yang Semarak, religius yang aman di desanya.


               
H.Dadang Rusdiana beserta Team launcing Desa Juara,
pemuda karang Taruna ,beserta para ketua RT/RW ,Abah Djaenal
(mantan kades Nagrak), tokoh masyaakat Ds. Nagrak Kec. Cangkuang
Dalam paparanya yang di ungkapkan perwakilan pemuda karang taruna Desa Nagrak, Dewa menerangkan bagaimana upayanya untuk menjawab tantangan era tecnologi yang berbasis IT dalam mengolah data melalui smartphone dalam menghadirkan pelayanan data kepada masyarakat  agar lebih epesien   melalui sebuah aplikasi smartphone Balantika Desa Juara dalam mewujudkan inovasi dalam pelayanan publik sesuai anjuran Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

                Dengan Aplikasi Desa Juara ini dapat lebih mengefesienkan pelayanan kepada masyarakat desa Nagrak khususnya, untuk tahap awal aplikasi ini dapat melayani pelayanan administrasi desa diantaranya mulai dari surat silsilah ahli waris, surat pengaduan beda nama, surat pengantar nikah,surat keterangan domisili Dll. Semua itu hanya tinggal akses dengan syarat yang sangat mudah yaitu hanya dengan surat pengantar dari RT/RW setempat yg di upload di aplikasinya. Selanjutnya sebagai pengembangan aplikasi ini juga nantinya akan diluncurkan berbagai aplikasi dalam pelayanan kebutuhan masyarakat mulai dari pelayanan, jadwal posyandu,UKM, transportasi , layanan antar jemput barang , tanggap darurat keluarga yang sakit agar segera mendapatkan layanan kesehatan dengan cara aplikasi tersebut terhubung dengan berbagai layanan publik dan sebagainya.

Ris Deni Perwakilan JRQ
Propinsi Jawa Barat
        Jabar Quik Respon (JQR) Jawa Barat melaui perwakilannya Ris Deni   Jawa barat sebagai respon akan keluhan masyarakat yang belum terlayani ungkapnya.untuk lebih lanjut mengenai JQR masyarakat dapat langsung menghubungi JQR di kantor Profinsi Jabar sebagai bentuk upaya perhatian pemerintah Jabar kepada rakyatnya.
yang hadir pada saat launcing sangat menyambut positip dengan diciptakanya aplikasi Desa Juara, dalam sambutanya nya Ris Deni mangatakan JQR ini terlahir sebagai sistem untuk menangani beberapa aspek layanan masyarakat yang belum terlayani program pemerintah sebagai perhatian pemerintah pemerintah propinsi Jawa Barat.

          H. Dadang Rusdiana SE.M.Si,  Anggota Komisi X DPR RI memberikan perhatian khusus pada launcingnya apk Desa Juara ini karena menurutnya dengan aplikasi merupakan sebuah prestasi bagi para pemuda khususnya pemuda karang taruna Desa Nagrak yang luar biasa yang mendukung akan program pemerintah yang berbasis e-digital tecnologi, dan ini merupakan aplikasi yang pertama layanan desa berbasis tecnologi smartphone yang mengutamakan layanan masyarakat dalam pelayanan kepada masyarakat yang mempunyai kedaulatan tertinggi, mudah2an program aplikasi layanan ini dapat diikuti dan diterapkan bagi desa-desa kabupaten/kota di indonesia.

              Bertepatan dengan hari Sumpah pemuda 28 Oktober 2018, H. Dadang Rusdiana meresmikan peluncuran apk. Balantik Desa Juara, dan bagi masyarakat, desa, instansi pemerintah dsb, yang menginginkan aplikasi ini dapat segera mendapatkanya di appstore layanan smartphone.

Suatu kebanggaan bukan hanya para pemuda karang taruna desa Nagrak Kec. Cangkuang, hal tersebut di ungkapkan pula oleh ka.sie Sosbud Kec. Cangkuang  Eti Hartati,  mengatakan Balantik Desa Juara ini murni terlahir dari ide cemerlang para pemuda  karang taruna Desa Nagrak dan Ia sangat merespon dengan launcingnya aplikasi desa juara ini yang berawal dari komunitas dan seterusnya dipergunakan aplikasinya oleh desa ini,dan Ia sangat berterima kasih atas dukungan perwakilan JQR  (Jabar Quik Respon), Abah Zaenal ( Mantan Kades Nagrak), Toni pembimgbing para pemuda karang taruna Desa Nagrak, para Ketua RT/RW, PKK, tokoh masyarakat dan kepada  komisi X DPR RI ini yang  terus membantu dan membina para pemuda ini dalam pengembanganya sesuai dengan tupokja dan tupoksi komisi X DPR RI yang membidangi sosial, pendidikan, pemuda dan pariwisata. JN kardanmb

Senin, 22 Oktober 2018

DINAS LINGKUNGAN HIDUP PEMDA KAB. BANDUNG TERJUNKAN PETUGAS SAPU SAMPAH JALANAN

petugas penyapu jalan depan kantor BJB Deka Area Pemda Kab. Bandung

                             Bagi masyarakat yang sering melintasi sepanjang jalan utama kantor Pemda Kab.Bandung , maupun dari kota Soreang mungkin tak akan asing bila pagi hari ada orang yang berpakaian warna ping baik pria maupun wanita itu, Dia  adalah pahlawan pembersih sampah mereka adalah petugas dari Dinas lingkungan hidup (DLH) yang sedang bertugas selaku penyapu sampah.jalanan dan  Pasukan baju pink ini bekerja dari pagi setelah jeda waktu pelepas lelah di lanjut hingga jam  14,00, tersebar di beberapa titik jln Raya dan di komplek Pemda Kab Bandung secara bergantian baik hari maupun lokasi nya sudah terjadwal sesuai time scheadule nya masing-masing, bila tak ada mereka terbayang sudah sampah berserakan tak karuan  sepanjang jalan raya utama , menurut Bupati Kab. Bandung Dadang M Naser.

                                   Hal senada di ungkapkan oleh kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Bandung Asep kusumah memaparkan pada wartawan,  sebagai petugas penyapu jalan ibu kota tentu sudah tak asing lagi dengan warna khas yaitu pink yang mengandung arti sayangi sampah yaitu kita tertibkan pada tempat semestinya dan bagi pengguna jalan tentunya tidak membuang sampah sembarangan.ungkapnya.

                                         Ada 20 orang yg bertugas bergantian, 11 armada truk pengangkut sampah,30 unit dolak beroda 3 , untuk memaksimalkan kebersihan pada perubahan anggaran tahun 2018  akan ditambah personil menjadi 100 orang, untuk wilayah tugas jln Al-Fathu,alun-alun  Soreang hingga Warung lobak,sepanjang  jalan Jalak harupat dan mereka tersebar di 4 Upt (Unit Pelayanan teknis) membersihkan jalan protokol kata Asep kusumah,selain itu kini DLH sedang melakukan upaya dorongan kpd 4 UPT yakni Soreang, Baleendah,Rancaekek,dan Ciparay ,Tim liputan Jelajah News.




 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls