Jumat, 29 September 2023

Bupati Bandung Raih Penghargaan pada BUMD Awards 2023

Jakarta, Jelajah News - Bupati Bandung, Dadang Supriatna kembali mengukir prestasi dengan menerima penghargaan sebagai Kepala Daerah yang Berkomitmen Mendorong BUMD untuk Menjalin Kerja Sama dalam Mendukung Peningkatan Pelayanan dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah. Penghargaan bergengsi tersebut diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) pada BUMD Awards 2023 yang menjadi acara puncak Koordinasi Nasional BUMD Seluruh Indonesia di Sahid Jaya Hotel Jakarta, Jumat (29/09/2023).

Bupati Bandung bersama Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bandung, Kepala Bagian Ekonomi, serta Direktur Utama Perumda Tirta Raharja turut hadir dalam acara tersebut saat penghargaan diberikan.

Dadang terpilih menjadi salah satu kepala daerah yang menerima penghargaan atas komitmennya dalam mendorong percepatan peningkatan kerja BUMD Perumda Tirta Raharja sehingga dapat meningkatkan pembangunan perekonomian daerah melalui berbagai kerja sama.

"Alhamdulillah, penghargaan ini diperoleh atas kerja sama kita selama ini dalam melakukan berbagai upaya untuk peningkatan pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi," jelasnya.

Lebih lanjut, Dadang merasa bangga dan bersyukur atas prestasi yang diraih. Ia pun berharap agar penghargaan ini dapat memberikan dampak positif bagi pembentukan regulasi dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bandung ke depannya.

"Saya berterima kasih kepada bapak Presiden Joko Widodo melalui Menteri Dalam Negeri dan Dirjen Keuangan Daerah yang sudah memberikan perhatian serta apresiasi kepada Kabupaten Bandung," ujarnya.

Dengan adanya penghargaan ini, Bupati Bandung tersebut merasa semakin termotivasi agar terus meningkatkan kinerja dan pelayanan BUMD sehingga dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta mampu memberi hasil yang lebih besar sebagai penyumbang terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Bandung.

"Semoga Kabupaten Bandung semakin BEDAS (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera) dan Indonesia semakin maju," tambahnya.

Penghargaan BUMD Awards merupakan penghargaan kinerja BUMD terbesar dan paling bergengsi di Indonesia. Kegiatan yang diselenggarakan Kemendagri RI ini diikuti oleh ratusan BUMD dan pemerintah daerah se-Indonesia dalam rangka mendukung program dan kebijakan pemerintah dalam mengimplementasikan UU No. 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang di dalamnya mengatur mengenai maksud dan tujuan didirikannya BUMD. Selain itu, ajang ini juga berkaitan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 54 tahun 2017 tentang BUMD yang di dalamnya mengatur mengenai tata cara pengelolaan BUMD. (Humas Pemkab Bandung - Diskominfo)

Rabu, 20 September 2023

Bupati Bandung Dadang Supriatna, "Pelaksanaan Rembug Desa Untuk Meningkatkan Silaturahmi"

Bandung, Jelajah News - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa pelaksanaan Rembug Bedas yang rutin dilaksanakan di setiap desa ditujukan untuk meningkatkan silaturahmi antara pemerintahan dengan masyarakat yang ada di masing-masing desa. 

Seperti halnya  Rembug Bedas di Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay , desa Cangkuang Kulon kecamatan Dayeuhkolot serta Desa Sayati Kec. Margahayu Kabupaten Bandung, yang digelar pada hari Rabu (20/9/2023). 

Dalam kegiatan tersebut, di hadapan aparatur desa dan warga setempat, Dadang Supriatna mengingatkan kepada pemerintah desa di Kabupaten Bandung untuk menyediakan stok pangan. "Ini untuk persediaan kebutuhan pangan masyarakat. Jangan sampai ada warga yang tidak makan. Sebaik-baiknya manusia bermanfaat bagi orang lain. Tujuan dari pemerintah itu mensejahterakan masyarakat," kata Dadang Supriatna. 

Bupati Bandung juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Bandung pada tahun 2023 ini menggulirkan program penyetaraan pendidikan paket A, B dan C untuk 50.000 orang.

"Program penyetaraan pendidikan ini bagi mereka yang belum tamat SD, SMP dan SMA. Saya berharap pemerintah desa untuk melakukan pendataan, berapa orang yang belum tamat SD, SMP maupun SMA untuk mengikuti program penyetaraan pendidikan paket A, B dan C. Ini dalam upaya meningkatkan rata-rata lama sekolah di Kabupaten Bandung. Silahkan masyarakat untuk memanfaatkan program ini," tuturnya.

Bupati Bandung juga memprogramkan Besti (Beasiswa ti Bupati) untuk ratusan siswa berprestasi di Kabupaten Bandung. Program Besti ini terutama bagi anak-anak berprestasi dan orang tuanya dengan ekonomi yang perlu mendapatkan bantuan. 

Selain memberikan kesempatan kepada lulusan SMA, Bupati Bandung juga akan memberikan kesempatan kepada guru ngaji untuk mendapatkan beasiswa melalui program Besti tersebut. 

"Insya Allah tahun depan kita programkan untuk 250 orang untuk mendapatkan program Besti," kata Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna.

Untuk membentuk anak-anak berkarakter dan berakhlakul karimah, Bupati Bandung juga  menggulirkan program tiga muatan lokal di lingkungan pendidikan SD dan SMP. 

"Program tiga muatan lokal/dalam bidang pendidikan itu, yakni pendidikan Pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa dan budaya Sunda dan belajar menghafal dan membaca Alquran," kata Kang DS.

Tak hanya itu, Bupati Bandung pun turut mensosialisasikan kepada masyarakat bahwa anggaran yang digulirkan ke desa-desa untuk meningkatkan pembangunan itu mencapai miliaran rupiah. Baik anggaran dari pusat melalui dana desa, bantuan gubernur maupun anggaran dari APBD Kabupaten Bandung melalui program alokasi dana perimbangan desa.

Ia pun turut menyampaikan program insentif untuk guru ngaji yang mencapai Rp 109 miliar dari APBD Kabupaten Bandung. Selain pemberian insentif untuk Ketua RT, Ketua RW, Linmas, Aparatur Desa, LPMD,  PKK, BPD, dan lainnya. Sehingga anggaran yang digulirkan untuk masyarakat Kabupaten Bandung mencapai ratusan miliar. Belum lagi program pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan sebesar Rp 70 miliar, yang dititipkan di bank BPR Kerta Raharja dan Bank BJB. 

"Insya Allah, selama saya menjadi Bupati Bandung, pemberian program insentif ini akan terus dilaksanakan. Selama program ini memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bandung," katanya. 

Sementara itu, Kepala Desa Cikoneng Dedy M. Bram turut mengapresiasi langkah Bupati Bandung yang sudah merealisasikan berbagai program kerjanya. Di antaranya pinjaman dana bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan yang sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu program insentif guru ngaji.

"Ini memberikan manfaat bagi masyarakat. Termasuk program guru ngaji sudah bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat," kata Dedy.

Dedy berharap kepada Bupati Bandung agar bisa membantu pemerintah desa dalam upaya meningkatkan penataan dan pembangunan GOR Desa Cikoneng.

"Supaya lebih memadai pembangunan GOR Desa Cikoneng ini," harapnya.

Warga lainnya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bandung yang sudah mendukung pengembangan pendidikan di salah satu lingkungan sekolah di Desa Cikoneng. Disebutkan warga itu, Bupati Bandung juga sudah memberikan bantuan air minum untuk masyarakat.

Warga berharap ada pengembangan prasarana sarana olahraga badminton. "Kami minta bantuan Pak Bupati Bandung untuk pengembangan lapangan olahraga badminton. Ini untuk mencetak anak-anak muda berprestasi, khususnya dalam bidang olahraga," ujarnya. 

Warga lainnya berharap ada penerangan jalan umum. Apa yang menjadi aspirasi sejumlah warga itu langsung direspon oleh Bupati Bandung. Bupati Bandung juga memberikan solusi apa yang diharapkan warga tersebut.(Sumber : Pemkab Bandung/Asdar-BJ.01)

Sinergitas Bunda Literasi Kabupaten bandung Hj. Emma Dety Dadang Supriatna dengan Dispusip Hadirkan Pusling untuk Tingkatkan Minat Baca Anak Sekolah

Ciparay, Jelajah News - Puluhan siswa Sekolah Dasar yang lingkungan sekolahnya berada di dekat Kantor Kepala Desa Cikoneng Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung terlihat antusias untuk meningkatkan minat baca buku saat mobil Perpustakaan Keliling Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bandung diparkirkan di depan kantor desa tersebut, Rabu (20/9/2023).

Hadirnya mobil perpustakaan keliling itu erat kaitannya dengan program Bunda Literasi Kabupaten Bandung Hj.  Emma Dety Dadang Supriatna yang bersinergi dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip)  Kabupaten Bandung dalam upayanya . mendekatkan dan meningkatkan minat baca dan menulis anak-anak sekolah.  Berbagai jenis buku bacaan yang berisi edukasi untuk menambah wawasan para siswa disuguhkan oleh Bunda Literasi dan Dispusip pada giat tersebut. Yang tentunya  yang dapat menambah wawasan para siswa.

Bupati Bandung Dadang Supriatna saat tiba di Kantor Desa Cikoneng, langsung menghampiri dan menemui para pelajar SD yang berkunjung ke mobil perpustakaan keliling yang difasilitasi Dispusip Kabupaten Bandung yang diselaraskan dengan program Bunda Literasi Kabupaten Bandung Emma Dety Dadang Supriatna. 

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bandung sempat melakukan komunikasi dengan para siswa SD, sambil bertanya apakah ada yang tahu tentang tiga muatan lokal dalam bidang pendidikan. Salah seorang siswa SD pun memberanikan diri untuk menjawab pertanyaan Bupati Bandung. Tiga muatan lokal itu yakni pendidikan pancasila dan UUD 1945, pendidikan bahasa dan budaya Sunda, dan belajar membaca dan menghafal Alquran. Siswa yang bisa menjawab pertanyaan dari orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu langsung mendapatkan kadeudeuh. 

Kepala Dispusip Kabupaten Bandung Teguh Purwayadi didampingi Kabid Pelayanan Perpustakaan Firman Nugraha mengatakan, bahwa kehadiran mobil perpustakaan keliling pada setiap kegiatan Rembug Bedas Bupati Bandung merupakan salah satu program prioritas Dispusip dan Bunda Literasi Kabupaten Bandung dalam upaya meningkatkan indeks minat membaca dan menulis bagi masyarakat Kabupaten Bandung, terutama bagi anak-anak sekolah atau pelajar yang menjadi harapan pemimpin masa depan bangsa dan negara.

"Kita datang ke desa-desa, dalam rangka kegiatan Rembug Bedas Pak Bupati Bandung. Dengan harapan para pelajar maupun anak-anak sekolah serta masyarakat ini mampu dan bisa meningkatkan minat bacanya," kata Teguh di sela-sela kegiatan Rembug Bedas.

Menurutnya, dengan adanya berbagai fasilitas buku yang disiapkan itu, nantinya dapat terlihat indeks minat baca atau literasi masyarakat Kabupaten Bandung tersebut. Selain iti kehadiran  mobil perpustakaan keliling tersebut merupakan upaya  Dispusip untuk menambah wawasan dan  untuk pendidikan karakter anak-anak sekolah. 

Menurut Teguh, hadirnya mobil perpustakaan keliling itu merupakan salah satu upaya Dispusip dalam  mendukung kegiatan Bupati Dadang Supriatna yang menggelar program Rembug Bedas di Desa Cikoneng. “Pada setiap kesempatan kegiatan Rembug Bedas, Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan wakaf 100 buku untuk desa-desa yang menjadi sasaran kegiatan tersebut. Wakaf 100 buku tersebut diperuntukan bagi  perpustakaan desa dalam upaya mendorong dan meningkatkan minat masyarakat untuk membaca buku

"Untuk saat ini, Pak Bupati Bandung  mewakafkan atau mendonasikan 100 buku. Tapi bukan untuk anak-anak, melainkan untuk perpustakaan di desa," katanya.(Sumber:Pemkab Bandung/Asdar-BJ.01)

Rabu, 13 September 2023

Pemkab Bandung Terima PSU Perumahan Sanggar Mas Lestari

SOREANG, JELAJAH NEWS - Pemerintah Kabupaten Bandung menerima penyerahan prasarana sarana utilitas (PSU) Perumahan Sanggar Mas Lestari (SML) dari pihak pengembang perumahan diwakili panitia ad hoc di Desa Tarajusari Kecamatan Banjaran Kabupaten Bandung, Rabu (13/9/2023). Penyerahan PSU itu langsung diterima oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna dan disaksikan sejumlah pihak yang hadir pada prosesi penyerahan PSU perumahan SML RW 12 Desa Tarajusari tersebut.

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengutarakan dalam keberlangsungan pemeliharaan PSU perumahan atau permukiman, pengembang perlu menyerahkan PSU kepada pemerintah daerah.

"Setiap pengembang perumahan diwajibkan menyerahkan PSU kepada pemerintah daerah. Saya perlu sampaikan di Kabupaten Bandung ada 450 perumahan, yang belum diserahkan PSU-nya kepada pemerintah daerah," jelas Bupati Bandung.

Dadang Supriatna mengatakan selama dirinya menjabat 2,4 tahun jadi orang nomor satu di Kabupaten Bandung, dari 450 perumahan yang sudah diserahkan PSU-nya kepada pemerintah daerah baru 41 perumahan.  "Termasuk Sanggar Mas Lestari," ucapnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna menginstruksikan Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Bandung untuk mengundang semua pengembang perumahan terkait penyerahan  PSU-nya  ke pemerintah daerah. 

"Kenapa belum diserahterimakan. Ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya keterlambatan. Di antaranya karena ada perubahan site plan, jadi menghambat. Keduanya, kondisi jalan. Idealnya, jadi kalau menyerahkan ke pemerintah daerah PSU-nya, dalam kondisi bagus, baik dan layak," jelasnya.

Apalagi perumahannya yang sudah puluhan tahun, lanjut Kang DS, bahkan ada yang sudah selama 30 tahun, kondisi jalannya rusak. Tentunya pemerintah daerah tidak bisa memperbaiki, dan begitu diserahkan pemerintah daerah kemudian diperbaiki, juga berat bagi pemerintah daerah karena anggaran terbatas.

"Tapi tidak seperti itu. Saya ingatkan dan saya minta kepada para penghuni atau warga masyarakat perumahan, selama warga perumahan menerima dalam kondisi apa adanya, maka saya dari pemerintah daerah tidak bisa menolak dan akan saya terima (PSU)," tuturnya.

Tetapi, kata Kang DS, jangan sampai setelah diserahterimakan kepada pemerintah daerah, gotong royong di perumahan hilang, dan jangan seperti itu. "Maka hari ini (Rabu) PSU Sanggar Mas Lestari diserahterimakan kepada pemerintah daerah, saya juga minta kepada pak Kades. Saat ini pula dan saya insya Allah akan anggarkan bahwa Sanggar Mas Lestari harus ada bagian pembangunan," katanya.

Kang DS berharap kepada kepala desa setempat untuk menyampaikan dalam musyawarah pembangunan di tingkat RT maupun RW, tingkat dusun, dan desa. "Maka berapapun anggarannya berdasarkan hasil musyawarah. Tapi kalau menggunakan dana APBDes yang berasal dari Dana Desa yang diberikan ke setiap desa, itu tidak 100 persen menggunakan APBDes. Tapi tetap diharapkan ada swadaya masyarakat. Yang jelas, setelah penyerahan PSU Sanggar Mas Lestari ke pemerintah daerah, maka tahun depan saya akan berikan bantuan juga untuk pembangunan di desa ini," tuturnya. (Sumber : Pemkab Bandung/Asdar-BJ.01)

Pelaksanaan Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Bandung, Dadang Supriatna :"Wujudkan Masyarakat Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS)

SOREANG, JELAJAH NEWS - Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap pelaksanaan Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Bandung tahun 2023 bisa menghasilkan keputusan untuk kepentingan pembangunan di Kabupaten Bandung. 

"Pelaksanaan Musrenbang ini merupakan wujud tanggungjawab dan komitmen kita dalam mendukung tercapainya visi Pemerintah Kabupaten Bandung, yaitu terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (BEDAS)," kata Bupati Bandung saat sambutannya pada Pembukaan Musrenbang Perubahan RPJMD Kabupaten Bandung Tahun 2023 di Hotel Grand Sunshine Soreang, Rabu (13/9/2023).

Khususnya yang dijabarkan melalui misi yang ketiga, yaitu mengoptimalkan  pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjunjung tinggi kreatifitas dalam bingkai kearifan lokal dan berwawasan lingkungan.

Dalam sambutannya Bupati Bandung berharap musrenbang ini dapat menampung masukan, yang mencerminkan aspirasi dari masyarakat sehingga menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab terhadap berbagai program pembangunan. 

"Hakekat pembangunan daerah selain mewujudkan kemajuan daerah, juga mensukseskan tujuan pembangunan provinsi dan nasional. Maka Pemkab Bandung melalui rancangan perubahan RPJMD 2021-2026 berkomitmen untuk mensukseskan program pembangunan nasional melalui arah kebijakan pembangunan selama lima tahun yang dibuktikan melalui visi dan misi terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung Bedas," sebutnya.

Menurut Dadang Supriatna, penjabaran dari visi Kabupaten Bandung 2021-2026 adalah sebagai berikut, :

Bangkit adalah memberdayakan masyarakat menuju perubahan sosial ekonomi secara nyata bertahap melalui program pembangunan yang dirancang secara sektoral dan regional yang berdampak signifikan terhadap penanggulangan kemiskinan dan peningkatan daya beli.

"Edukatif, terwujudnya masyarakat Kabupaten Bandung yang edukatif yang dimaksud adalah kondisi masyarakat dan aparatur memiliki motivasi, semangat dan etos kerja yang prima atau Bedas di segala bidang untuk kemajuan Kabupaten Bandung," ujarnya.

Dinamis adalah terselenggaranya kegiatan pembangunan. Baik fisik maupun nonfisik di Kabupaten Bandung yang memperhatikan kaidah-kaidah pembangunan yang berwawasan lingkungan dan memperhatikan tata ruang dan keseimbangan alam yang berkelanjutan. 

"Agamis adalah kondisi masyarakat Kabupaten Bandung yang masyarakat dan aparaturnya bersih dan berwibawa berakhlak mulia berlandaskan nilai-nilai religius keagamaan," ujarnya.

 Sejahtera, yang dimaksud adalah kondisi masyarakat Kabupaten Bandung yang dapat terpenuhi kebutuhan dasar melalui kebutuhan sandang, pangan dan papan dan juga memperoleh kelayakan dasar pendidikan, dan kesehatan secara layak serta terbukanya kesempatan kerja yang luas dan mampu menyerap tenaga kerja dengan penghasilan memadai," katanya.

Menurutnya, visi tersebut dijabarkan dalam lima misi, yaitu membangkitkan daya saing daerah, menyediakan layanan pendidikan dan kesehatan berkualitas dan merata, mengoptimalkan pembangunan daerah berbasis partisipasi masyarakat yang menjunjung tinggi kreatifitas dalam bingkai kearifan lokal dan berwawasan lingkungan. 

"Mengoptimalkan tata kelola pemerintahan melalui birokrasi yang profesional, dan tata kehidupan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan prinsip keadilan dan keberpihakan kepada kelompok masyarakat lemah," jelasnya.

 Selama kurun waktu 2 tahun terakhir ini, Dadang Supriatna sebagai Bupati Bandung memiliki program-program yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat dengan 13 program prioritas atau program strategis.

"Di antaranya, insentif guru ngaji, berikut BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan tanpa jaminan, pemberian asuransi atau subsidi kepada para petani, meningkatkan insentif Linmas berikut BPJS Ketenagakerjaan, insentif RT, RW, PKK, Pemerintah Desa berikut BPJS Ketenagakerjaan, Beasiswa Ti Bupati (Besti) untuk anak-anak hafidz Alquran atau berprestasi," kata Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung ini.

Kemudian pembangunan lima buah RSUD, pembangunan rutilahu untuk 7000 unit setiap tahunnya, dan penambahan pembangunan 28 unit SMP, tiga muatan lokal untuk pendidikan TK, SD dan SMP, menyediakan mesin ADM (Anjungan Dukcapil Mandiri), dan meningkatkan insentif ustadz/ustadzah, takmir, dan marbot berikut BPJS Ketenagakerjaan. 

"Perlu saya sampaikan pembangunan yang telah dilaksanakan selama kurun waktu dua tahun terakhir ini, telah menghasilkan beberapa kemajuan yang ditandai oleh capaian indikator makro. Pembangunan baik ekonomi maupun sosial, laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bandung meningkat yang asalnya dari 1,79 persen menjadi 5,35 persen pada tahun 2022. "Dari sisi sosial kemajuan diperoleh dalam indikator angka IPM (Indeks Pembangunan Manusia), yang semula 72,73 poin, pada tahun 2022 kemarin meningkat menjadi 73,16 poin. Peningkatan IPM ini tercermin dari meningkatnya harapan lama sekolah 12,7 tahun menjadi 12,71 tahun. Pada tahun 2022 angka harapan hidup dari 73 tahun naik menjadi 74,01 tahun.

Kang DS berpesan agar keberhasilan yang telah dicapai tersebut jangan membuat terlena.

 “Dalam beberapa hal kita masih menyisakan persoalan-persoalan yang akan dihadapi, isu-isu strategis yang aktual di antaranya kemiskinan, daya beli, pengangguran, pelayanan publik, infrastruktur wilayah, jalan, irigasi, transfortasi, air minum dan juga persampahan. Kualitas lingkungan, tata ruang dan penanganan bencana alam dan sosial, keterpaduan pembangunan daerah  dan Perdesaan serta kualitas sumber daya manusia untuk arah kebijakan pembangunan kedepan berorientasi pada penuntasan isu-isu tersebut," ungkapnya.(Sumber : Pemkab Bandung/Asdar-BJ.01)

Selasa, 12 September 2023

Bupati Bandung Hadiri Jambore Kader PKK se-Kabupaten Bandung

Rancabali, Jelajah News - Bupati Bandung Dadang Supriatna mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh kader PKK se-Kabupaten Bandung yang hadir pada pelaksanaan Jambore Kader PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) di Bumi Perkemahan Rancaupas Kecamatan Rancabali Kabupaten Bandung, Selasa (12/9/2023). 

Jambore Kader PKK ini merupakan yang pertama dalam sejarah kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna maupun Ketua TP PKK Kab. Bandung Emma Dety Dadang Supriatna.

"Hari ini bisa melaksanakan Jambore Kader PKK. Dalam sejarah baru pertama kali dilaksanakan Jambore Kader PKK," kata Bupati Bandung dihadapan 6.500 kader PKK, aparatur desa dan kecamatan se-Kabupaten Bandung yang hadir pada pelaksanaan Jambore Kader PKK di Bumi Perkemahan Rancaupas. 

Ia pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi terhadap kader PKK. Karena peranan kader PKK sangat luar biasa, di antaranya bisa menurunkan angka stunting dari 31,1 persen menjadi 25 persen pada tahun 2022, sehingga ada penurunan 6,1 persen. 

Bupati Bandung berharap ada penurunan angka stunting bisa mencapai 16 persen, bahkan sampai 14 persen sesuai dengan angka nasional.

"Kader PKK sangat luar biasa," katanya.

Bupati Bandung mengatakan kader PKK sangat luar biasa, karena sangat membantu program kerja Pemkab Bandung. Apalagi dengan kepemimpinan Bupati Bandung Dadang Supriatna yang baru 2,4 tahun sudah  bisa mewujudkan kerja yang kompak dalam upaya mewujudkan masyarakat Bandung Bedas.

Dalam kegiatan tersebut, Kang DS pun turut menyampaikan 13 program prioritas Kabupaten Bandung. Di antaranya merealisasikan dan memberikan insentif untuk guru ngaji, Ketua RT, Ketua RW, Perangkat Desa, Kepala Desa, BPD, LPMD, termasuk di dalamnya insentif kader PKK dengan anggaran Rp 109 miliar per tahun. 

"Alhamdulillah kita bisa memberikan bantuan pinjaman modal bergulir tanpa bunga dan jaminan. Kita rasakan di Kabupaten Bandung mash merajalela bank emok. Untuk kader PKK bagian dari mensukseskan program guna  membantu pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bandung," ujarnya. 

Orang nomor satu di Kabupaten Bandung ini mengungkapkan bahwa Kabupaten Bandung mendapatkan kunjungan wisatawan yang sangat signifikan dari mulai 2020 sampai 2022. Pada tahun 2020 mencapai 2 juta kunjungan wisatawan, dan tahun 2021 mencapai 3,5 juta wisatawan dan tahun 2022 mencapai 6,5 juta wisatawan. 

Menurutnya, jutaan wisatawan itu di antaranya berkunjung ke Pacira (Pasirjambu, Ciwidey, dan Rancabali), Pangalengan, Cimenyan, Cicalengka dan daerah lainnya.

Kang DS, sapaan akrab Dadang Supriatna pun turut mengapresiasi kepada masyarakat Kabupaten Bandung, karena sampai saat ini tercatat 70.000 Nomor Induk Berusaha (NIB) yang sudah dimohon dan dibuat oleh para pelaku usaha.

"Ini bukti laju pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bandung meningkat," ujar Kang DS.

Ia berharap pelaksanaan Jambore Kader PKK ini ada manfaatnya dan Kegiatan ini  bisa dijadikan momentum untuk memperat tali silaturahmi antara Pemkab Badung dengan kader PKK maupun aparat desa di Kabupaten Bandung.

Ia juga melihat kepemimpinan Bunda Bedas Emma Dety Dadang Supriatna  sangat luar biasa. Kang DS pun turut mensosialisasikan BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan kepada para kader PKK Kabupaten Bandung. BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan kepada para kader PKK saat mengalami kecelakaan dan biayanya ditanggung oleh BPJS. Selain itu disaat meninggal dunia, ahli warisnya mendapatkan santunan Rp 42 juta. Jika kepesertaannya sudah tiga tahun berturut turut, katanya, anaknya bisa mendapatkan beasiswa untuk kuliah sebesar Rp 174 juta. "Sejak tahun 2021 sampai Mei 2023, sudah ada 248 orang yang meninggal," katanya.

Kang DS juga mengungkapkan peranan PKK sangat penting, terutama dalam kegiatan Rembug Bedas maupun Bunga Desa.

Ia juga turut mengapresiasi kepada sejumlah pihak karena PAD Kabupaten Bandung naik dari semula Rp 960 miliar tahun 2021 menjadi Rp 1,3 triliun tahun 2022. Bupati Bandung mengungkapkan bahwa pihaknya sudah merealisasikan RSUD Cimaung dan Kertasari. Saat ini, RSUD Bedas Arjasari Banjaran sedang dibangun, dan tahun ini pula akan dibangun pula RSUD Bedas Bojongsoang. Tahun depan RSUD Pacira.

"Pacira bisa mendapatkan pelayanan rumah sakit," katanya.

Kang DS mengatakan bahwa tahun 2024 depan akan dilaksanakan kembali Jambore Kader PKK. Berharap semua kader PKK bisa ikut serta. "Dari aparatur desa juga ada aspirasi, ingin ada jambore perangkat desa," pungkasnya. (Sumber : Humas Pemkab Bandung / Asdar-BJ.01)



Diskominfo Kabupaten Bandung Segera Bentuk KIM Pelajar Pertama di Indonesia

Pangalengan, Jelajah News - Jika umumnya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) berbasis desa, Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfo) Kabupaten Bandung mencanangkan untuk membentuk KIM berbasis pelajar pertama di Indonesia. Hal tersebut didasari dengan meningkatnya aktivitas media sosial di kalangan pelajar yang berpotensi menjadi sumber masalah di masa depan, seperti berita bohong (hoaks), cyberbullying, penipuan, eksploitasi seksual, dan sebagainya.

Kepala Diskominfo Kabupaten Bandung, Yosep Nugraha berharap agar KIM berbasis pelajar bisa dibentuk di Kabupaten Bandung. Pasalnya, pembentukan KIM berbasis pelajar bisa mencegah penyebaran hoaks dan potensi masalah digital lainnya di lingkungan pendidikan. Ia juga menekankan pentingnya 4 pilar digital dalam bermedia sosial kepada pelajar di SMAN 1 Pangalengan, Selasa (12/09/2023).

Yosep menjelaskan bahwa keempat pilar yang mencakup kemampuan (skill) digital, budaya (culture) digital, etika (ethics) digital, dan keamanan (safety) digital perlu dikuasai generasi muda agar bisa menjadikan media sosial sebagai wadah yang aman, sehat, dan produktif.

“Selain wajib tahu gadget yang kita pakai jenisnya apa, fungsinya apa, atau bagaimana cara pakainya, tapi kita juga perlu menjadikan perkembangan digital untuk mempererat persatuan bangsa,” jelas Yosep dalam sambutannya pada Seminar Bijak Memanfaatkan Media Sosial Cegah Hoaks yang diselenggarakan oleh KIM Kabupaten Bandung tersebut.

Ia juga menjelaskan pentingnya menggunakan etika dalam bermedia sosial sehingga tidak boleh menghina orang, melakukan ujaran kebencian, atau menyebarkan berita hoaks. Tak lupa, Yosep juga mengingatkan untuk berhati-hati agar data pribadi yang tersebar di dunia maya tidak disalahgunakan oleh orang lain.

Dalam kegiatan dengan peserta para pelajar SMAN I Pangalengan tersebut menghadirkan  narasumber Atep Kusman, Ketua Forum KIM Kabupaten Bandung yang menekankan pentingnya sosialisasi sebagai upaya pencegahan penyebaran hoaks sejak dini. Menurutnya, di era digital saat ini, akses internet sangat mudah didapatkan.

“Hanya bermodal sebuah telepon pintar, dunia serasa berada dalam genggaman. Kita dapat mengakses media sosial kapan pun dan di mana pun berada,” ujarnya.

Dia juga berharap upaya pencegahan hoaks mendapat berbagai dukungan serta melibatkan seluruh lapisan masyarakat, termasuk pelajar maupun santri-santri di pesantren. Menurutnya, remaja merupakan kelompok yang rentan menjadi target bagi para pelaku penyebaran hoaks, apalagi sekarang akan menghadapi panggung politik.

Narasumber kedua adalah Kang Yayat yang memaparkan tentang pemanfaatan literasi di era digital saat ini. Kegiatan ini ditutup dengan paparan tentang pengembangan softskill bagi pelajar dalam upaya meningkatkan daya saing di era digital yang disampaikan oleh Adhie Nur Indra, Pranata Humas Diskominfo Kab. Bandung. "Mulai detik ini belajar move in, belajar mengenali kelebihan dan kekurangan diri, bukan move on", ungkap adhie menutup materinya. (Humas Pemkab Bandung - Diskominfo/Asdar-BJ.01)



Minggu, 10 September 2023

Bupati Bandung Dadang Supriatna Hadiri HUT ke-78 Paguyuban Lintas Alumni SMAN 1 Majalaya

Majalaya, Jelajah News - Bupati Bandung Dadang Supriatna hadir di tengah-tengah para alumni SMAN 1 Majalaya di Jalan Panyadap Desa Panyadap Kecamatan Solokanjeruk Kabupaten Bandung, Minggu (10/9/2023). 

Kehadiran Bupati Bandung didampingi para alumni SMAN 1 Majalaya dari berbagai angkatan yang saat ini di antaranya menjadi pejabat di lingkungan Pemkab Bandung. Begitu tiba di SMAN 1 Majalaya, Dadang Supriatna langsung melaksanakan pelepasan jalan sehat Plasma di Lapangan SMAN 1 Majalaya. 

Jalan sehat itu diikuti alumni SMAN 1 Majalaya angkatan tahun 1985 sampai 1999. 

Kegiatan jalan sehat itu untuk menjalin tali silaturahmi dan kebersamaan di antara para alumni SMAN 1 Majalaya. Dengan harapan mereka sehat selalu dan tetap semangat.

Kegiatan jalan sehat itu dalam rangka memperingati HUT ke-78 yang dilaksanakan Paguyuban Lintas Alumni SMAN 1 Majalaya (Plasmansm). 

Disebutkan bahwa alumni SMAN 1 Majalaya itu mencapai kurang lebih 10.000 orang. 

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengungkapkan bahwa alumni merupakan salah satu aset yang tentunya harus dijaga silaturahminya. Kegiatan jalan sehat ini dapat mempererat silaturahmi di antara alumni SMAN 1 Majalaya yang tergabung dalam Plasmansm.

"Bahkan kalau alumni ini kompak, bisa membantu untuk peningkatan prasarana sarana di lingkungan SMAN 1 Majalaya," kata Bupati Bandung. 

Dadang Supriatna pun turut memberikan apresiasi terhadap para alumni SMAN 1 Majalaya yang sudah sukses. "Ada yang sudah jadi jenderal, kepala dinas, camat, kepala desa, dan sebagainya. Selain perwakilan di DPR RI. Ini salah satu keberhasilan jebolan SMAN 1 Majalaya," kata Bupati Bandung.

Kendati demikian, Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung ini, mengatakan bahwa tentunya ada di antara alumni dengan kondisi ekonominya yang belum beruntung. "Makanya saya berikan bantuan sosial sebagai bentuk apresiasi sebanyak lima unit rumah dalam program perbaikan rumah tidak layak huni (rutilahu)," katanya.

Terkait dengan pemberian bantuan rutilahu itu, imbuh Kang DS, pihak Plasmansm nantinya berkomunikasi dengan dirinya untuk teknis pelaksanaan program rutilahu tersebut.

"Dengan adanya pemberian program rutilahu ini diharapkan bisa membantu dan mengurangi jumlah rumah tidak layak huni yang menjadi program prioritas kita," ungkap Kang DS.

Kang DS juga turut mengapresiasi terhadap para alumni SMAN 1 Majalaya itu yang selalu melaksanakan kegiatan bantuan sosial. "Untuk membantu di antara alumni yang ekonominya kurang begitu menguntungkan," katanya. 

Kang DS juga mengucapkan terima kasih atas undangannya, sehingga bisa hadir pada kegiatan jalan sehat Plasma tersebut.

Sementara itu, Ketua Plasma Hafid Zaenal Muttaqin mengatakan bahwa keluarga besar Plasma dalam melaksanakan kegiatan jalan sehat dengan kehadiran Bupati Bandung Dadang Supriatna merupakan sebuah anugerah. 

"Ini merupakan hal yang sangat berbahagia dan sebuah sejarah. Apalagi kehadiran Pak Bupati kali ini, betul-betul mendapatkan perhatian luar biasa. Dengan membuktikan bahwa, beliau berkomitmen untuk memberikan bantuan perbaikan rutilahu kepada anggota Plasma yang betul-betul membutuhkan bantuan," tutur Hafid. 

"Ini salah satu atensi yang sangat luar biasa terhadap keluarga besar Plasma. Atas nama keluarga besar Plasma kami menghaturkan banyak terima kasih kepada jajaran Pemkab Bandung, khususnya kepada Bapak Bupati Bandung Dadang Supeiatna," imbuhnya.**

Jumat, 08 September 2023

Diskominfo Kabupaten Bandung Lakukan Sosialisasi KIM di Pangalengan

Pangalengan, Jelajah News-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bandung melakukan sosialisasi Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) di Aula Kantor Desa Pulosari, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jumat (08/09/2023). Sosialisasi ini merupakan langkah awal dalam pembentukan KIM di Desa Pulosari.

Pranata Hubungan Masyaraka Diskominfo Kabupaten Bandung, Adhie Nur Indra yang menjadi narasumber pada kegiatan bertajuk "Jelajah Desa Mengubah Bangsa" tersebut menjelaskan bahwa KIM dibentuk selain untuk mengelola penyebaran informasi yang benar dan berkualitas di era digital, KIM juga berperan sebagai wadah partisipasi masyarakat dalam demokrasi dan pembangunan serta sebagai upaya meningkatkan nilai tambah.

KIM juga memiliki peran dalam pengembangan potensi desa, di antaranya sebagai fasilitator bagi masyarakat, mitra pemerintahan desa/kelurahan, penyerap & penyalur aspirasi masyarakat, memperlancar arus informasi di masyarakat desa/kelurahan, serta menjadi terminal informasi di desa/kelurahan.

"Melalui KIM, masyarakat desa bahkan bisa mendapatkan nilai tambah secara ekonomi," sebut Adhie.

Ia mencontohkan salah satu KIM yang sukses memberikan nilai tambah ekonomi bagi masyarakatnya, yaitu KIM Cerdas Tarumajaya. Mereka bekerja sama dengan Telkomsel untuk menyediakan jaringan internet berlangganan se-Kecamatan Kertasari serta aktif memberikan informasi dan edukasi terkait pengolahan kopi sehingga masyarakat desanya bisa membuka wisata edukasi kopi sampai mampu mengolah biji kopi menjadi produk siap minum untuk dijual.

"Saya harap, KIM di Desa Pulosari bisa berkembang juga ke arah sana," jelasnya.

Camat Pangalengan, Hidayat Ramdhan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan pentingnya KIM sebagai kelompok yang memainkan peran kunci dalam menyebarluaskan informasi, terutama melalui media sosial. Ia menekankan bahwa KIM harus bergerak dengan hati dan memiliki kejelasan tujuan.

"Komunikasi dua arah menjadi kunci dan informasi yang disampaikan haruslah dapat dipertanggungjawabkan, bukan berupa hoax, serta tidak menimbulkan dampak negatif di masyarakat," kata Hidayat.

Kepala Desa Pulosari, Agus Rusman, juga mengungkapkan hal yang sama agar KIM berperan sebagai penjaga keaslian informasi, mencegah penyebaran hoax, dan selalu memberikan informasi aktual kepada masyarakat. Ia berharap agar para kreator di Pangalengan semakin eksis dan aktif dalam memajukan desa.

Dengan adanya sosialisasi KIM serta didukung semangat dan visi yang kuat di Desa Pulosari, Agus berharap setelah pembentukan KIM Pulosari, mereka siap berkontribusi dalam mengubah bangsa melalui penyebaran informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat bagi masyarakat desa. Aksi nyata mereka diharapkan akan membawa dampak positif yang dirasakan oleh semua lapisan masyarakat.(Humas Pemkab Bandung - Diskominfo/Asdar-BJ.01)

Kamis, 07 September 2023

Jaga Kondusivitas Pilkades Serentak: Bupati Bandung Safari Rembug Bedas ke Desa-desa

Rancaekek, Jelajah News - Bupati Bandung, Dadang Supriatna melakukan safari Rembug Bedas ke tiga desa di Kabupaten Bandung, yaitu Desa Rancaekek Kulon, Desa Nanjung Mekar, dan Desa Bojong Salam pada Kamis (07/09/2023). Dalam kegiatan tersebut, bupati dan para pejabat terkait akan mendengarkan serta memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dialami desa.

Di antara bahasan strategis dalam rangkaian Rembug Bedas tersebut, Dadang menekankan pentingnya untuk memprioritaskan desa-desa yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada tahun ini. Ia berharap agar semua pihak dapat menjaga kondusifitas, persatuan, dan ketertiban di lingkungan masyarakat. Menurutnya, berbeda pendapat dan pilihan adalah hal yang lumrah dalam demokrasi. Namun, perbedaan itu tidak boleh membuat rusak persatuan dan rasa kekeluargaan di antara masyarakat. 

“Saya menyarankan siapapun calonnya agar jangan dulu membuat tim sukses, sebaiknya fokus untuk menambah ilmu pengetahuan dan ilmu pemerintahan supaya lolos dalam seleksi akademisi nanti. Meskipun berbeda pilihan, kita harus tetap bersatu untuk membangun desa. Siapapun yang terpilih, semuanya sudah ditentukan oleh yang Maha Kuasa,” kata bupati yang akrab disapa Kang DS ini.

Kang DS juga yakin panitia pemilihan kepala desa, mulai dari tingkat Kabupaten Bandung hingga di tingkat desa akan bekerja secara profesional sebab di era digitalisasi ini, masyarakat akan bisa memantau proses ini secara langsung melalui media sosial (medsos).

Pada tahun ini, Kabupaten Bandung akan melaksanakan Pilkades serentak di 22 desa. Kang DS mengingatkan para calon Kepala Desa agar saling berkompetisi secara positif melalui adu gagasan dan visi, bukan saling menjatuhkan satu sama lain.

Kegiatan Rembug Bedas kali ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat, hingga melebihi kapasitas kursi dan ruangan yang tersedia. Ini menunjukkan antusiasme dan harapan tinggi masyarakat untuk bertemu dengan pemimpin mereka, serta kesempatan untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Bupati Bandung.

“Saya berharap agar semangat ini terus terjaga dalam menghadapi Pilkades serentak yang akan datang, sehingga terwujudnya pemerintahan yang lebih baik dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/Asdar-BJ.01)



Rabu, 06 September 2023

Darurat Kekeringan: Bupati Berikan Kompensasi 30% Tarif Air Minum

Bandung, jelajah News- Fenomena El Nino yang sedang berlangsung telah memberikan dampak kekeringan yang signifikan terhadap wilayah Kabupaten Bandung. Kondisi ini ditandai dengan menurunnya kapasitas produksi air oleh PDAM Tirta Raharja hingga 30-60%. Hal ini memengaruhi pelayanan air minum di tiga wilayah pelayanan utama, yaitu Wilayah Pelayanan I Soreang, Wilayah Pelayanan II Banjaran, dan Wilayah Pelayanan IV Cimahi.

Dalam upaya meringankan beban masyarakat, terutama para pelanggan PDAM Tirta Raharja yang terdampak oleh situasi ini, Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengeluarkan Instruksi Bupati Bandung No. 4 Tahun 2023 yang berlaku mulai bulan September 2023. Instruksi ini memberikan kompensasi berupa keringanan pembayaran tagihan rekening air minum kepada pelanggan PDAM yang tidak menerima pelayanan air minum secara optimal.

“Saya juga menginstruksikan agar tidak ada kenaikan tarif air minum selama kondisi ini berlangsung,” kata Dadang seperti dikutip beberapa waktu lalu.

Dadang juga menjamin bahwa tidak akan ada kenaikan tarif air minum untuk tahun 2024. Penetapan ini akan dilakukan melalui Keputusan Bupati Bandung yang dijadwalkan akan diterbitkan paling lambat pada November 2023 sesuai dengan Permendagri No. 21 Tahun 2020.

Sebelumnya, Direksi Perumda Air Minum Tirta Raharja juga telah mengeluarkan Keputusan Direksi Perumda Air Minum Tirta Raharja No. 900/Kep.119-Perumda/2023 tertanggal 31 Agustus 2023. Keputusan ini memberikan bantuan berupa keringanan pembayaran tagihan air minum sebesar 30% mulai bulan September 2023 hingga kondisi status Keadaan Darurat Bencana kekeringan dicabut dan kembali normal.

Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Raharja, A. Teddy S. menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang terdampak atas ketidaknyamanan pelayanan air minum PDAM Tirta Raharja.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dengan melakukan berbagai upaya, seperti optimalisasi pendistribusian air bersih, pengaturan tekanan air, pengiriman air melalui armada tangki, dan pemasangan toren air di daerah-daerah kritis sekitar pelanggan,” jelasnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai jadwal pengaliran air, informasi pelanggan, pengiriman tangki air, serta pengajuan keluhan pelanggan, masyarakat dan pelanggan PDAM Tirta Raharja dapat menghubungi Contact Center 24 Jam (WhatsApp Only) di nomor 082-136-866-866 atau melalui aplikasi TiraQu. (Humas Pemkab Bandung – Diskominfo/Asdar-BJ.01)

Senin, 04 September 2023

Pemkab Bandung Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2023

SOREANG,Jelajah News - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mengikuti rapat koordinasi  rangka pembahasan langkah konkret pengendalian inflasi di daerah tahun 2023 melalui zoom meeting di Command Center Pemkab Bandung, Soreang, Senin (4/9/2023) dengan dengan leading sektor Kementerian Dalam Negeri RI.

Bupati Bandung Dadang Supriatna diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Ekonomi A. Tisna Umaran mengatakan pada pelaksanaan rakor pengendalian inflasi daerah ini berdasarkan pada kondisi perekonomian global yang salah satu pemicunya adalah  perang antara Rusia dan Ukraina yang berkepanjangan sehingga menyebabkan terganggunya suplai end demand. 

"Termasuk juga menyebabkan krisis ekonomi di beberapa negara, dilihat dari tingkat inflasi yang sangat tinggi. Ada yang sampai 300 persen, 200 persen," kata Tisna Umara usai rapat koordinasi tersebut. 

"Alhamdulillah  Indonesia di kisaran rata-rata 5 persen inflasinya. Bahkan untuk tahun ini sebetulnya hanya mencapai 3 persen," kata Tisna Umaran.

Untuk itu, kata dia, pemerintah pusat memandang bahwa inflasi ini harus diwaspadai dan dikendalikan agar jangan sampai  perubahan ekonomi makro dunia ini berakibat buruk terhadap Indonesia. 

"Karena kalau inflasinya tidak terkendali tentu akan berdampak pada ekonomi. Ekonomi akan berdampak pada kasus atau permasalahan sosial di negara kita," tutur Tisna Umaran.

Oleh karena itu, imbuhnya, pemerintah  pusat melalui Kementerian Dalam Negeri RI memantau bagaimana pergerakan inflasi di daerah di seluruh Indonesia, sampai tingkat kabupaten/kota.

"Disitu diurai  suplai end demand komoditas- komoditas yang berakibat langsung terhadap nilai atau angka inflasi. "Khusus untuk Kabupaten Bandung merupakan  daerah yang berkeseimbangan. Di satu sisi produsen, di sisi lain juga kita konsumen yang cukup besar dengan jumlah penduduk 3,72 juta jiwa di Kabupaten Bandung," ujarnya.

Tisna Umaran mengatakan bahwa dalam hal kebutuhan sebetulnya Kabupaten Bandung sudah surplus. "Namun pergerakan ekonomi tidak bisa dibatasi oleh wilayah administrasi, jadi Kota Bandung, Kabupaten  Bandung, secara ekonomi itu satu kesatuan," tuturnya.  

Oleh karena itu, kata Tisna Umaran mengatakan bahwa terjadinya gejolak harga relatif  terkendali. Kecuali saat ini ada ada tren kenaikan harga beras karena dipengaruhi perubahan cuaca El Nino dan memang secara normal sudah memasuki musim kemarau.

"Daerah-daerah yang biasa kekeringan sudah berganti komoditas. Misalnya dari semula tanaman padi menjadi komoditas yang tak banyak menggunakan air," katanya.

Tisna Umaran mengatakan stok beras di Kabupaten Bandung aman, harga di kisaran tingkat petani khususnya gabah kering giling Rp 7.000/kg.

"Artinya per kwintal itu Rp 700.000. Bagi petani ini kesempatan yang sangat baik, karena harganya rekor tertinggi," katanya.

Tapi, kata dia, dari sisi makro pemerintah melihat bahwa perlu adanya keseimbangan. Oleh karena itu, pemerintah pusat mendorong bulog untuk mengadakan  pengamanan produksi. 

Oleh karena itu, katanya, diharapkan dengan rakor ini bisa menyadarkan semua pemerintah daerah agar waspada. "Kalau itu tidak diperhatikan, diawali dari komoditas pangan, ada beras, ada  bawang merah, cabe merah, telor, daging ayam akan mengalami kenaikan 

Tisna juga menambahkan  bahwa saat ini harga BBM mengalami kenaikan dan   pemerintah sedang  menghitung berapa kenaikannya agar pengaruhnya tidak fatal terhadap inflasi. (Sumber : Pemkab Bandung/Asdar-BJ.01)

Minggu, 03 September 2023

Lagi, Kabupaten Bandung Raih Penghargaan TKKSD Terbaik Se-Jawa Barat Tahun 2023

Bandung, Jelajah News-Setelah memborong tiga penghargaan pada ajang Festival Literasi Digital (VIRAL) dalam rangkaian West Java Festival 2023 kemarin, hari ini Minggu (03/09/2023) masih dalam gelaran yang sama, Kabupaten Bandung kembali mendapatkan penghargaan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) terbaik se-Jawa Barat. Kabupaten Bandung berhasil mengungguli Kabupaten Sukabumi dan Kabupaten Karawang dengan total nilai 89,79% berdasarkan hasil penilaian Tim Penilai Kinerja Kerja Sama Daerah.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna hadir secara langsung untuk menerima penghargaan tersebut. 

"Penghargaan ini merupakan langkah terobosan bagi Kabupaten Bandung yang tahun kemarin juara ke-3 sekarang dapat juara pertama," jelas Dadang usai menerima penghargaan.

Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus melahirkan inovasi-inovasi meningkatkan kerja sama daerah yang pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Bandung. Tak lupa, bupati yang akrab disapa Kang DS ini menyampaikan apresiasinya bagi para kepala OPD dan masyarakat Kabupaten Bandung atas sinergi yang terjalin selama ini sehingga mengantarkan Kabupaten Bandung meraih prestasi di atas.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan terima kasih kepada kepala daerah yang telah bekerja sama membangun Jawa Barat sekaligus berpamitan karena per 4 September 2023 dirinya tidak lagi bertugas sebagai gubernur.

"Terima kasih warga Jawa Barat telah mempercayai kami sebagai gubernur dan wakil gubernur sekaligus kami mohon maaf lahir batin jika masih ada kekurangan. Mari kita saling mendoakan yang terbaik bagi provinsi Jawa Barat," katanya.(Humas Pemkab Bandung - Diskominfo/Asdar-BJ.01)

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls