Sabtu, 10 Juni 2017

H. Carsana, “PT. Andhika Batara Nusantara dibubarkan, dan Harapkan Aset KOMNASPAN Berupa Peta Bandung untuk Dikembalikan”

Bandung-Terkait kinerja PT. Andhika Batara Nusantara dan KOMNASPAN Kabupaten Bandung, yang selama ini menangani aset negara, diantaranya aset berupa tanah yang berada dibeberapa lokasi. Sehubungan dengan hal tersebut, saat ini KOMNASPAN Kabupaten Bandung, menurut H. Carsana telah kehilangan peta Bandung (buatan Belanda) yang sangat berharga bagi kepentingan KOMNASPAN dalam kinerjanya.
Lebih lanjut H. Carsana mengungkapkan, awal hilangnya peta tersebut ketika pemegang dan penyimpan peta tersebut selaku Direktur PT. Andhika Batara Nusantara dan Ketua KOMNASPAN DKD Kabupaten Bandung, adalah Mis Ali meninggal dunia (11/7/2016) lalu yang diduga peta Bandung tersebut oleh Mis Ali disimpan di kantor KOMNASPAN Kabupaten Bandung.
H. Carsana
Upaya pencarian pun telah dilakukan, ungkap H. Carsana, mengingat masa sewa kantor PT. Andhika Batara Nusantara telah habis, menurut pemilik gedung tersebut, sempat datang beberapa orang yang mengambil berkas dari kantor tersebut dengan dugaan termasuk peta Bandung tersebut.
Sehubungan dengan hal tersebut, mengingat KOMNASPAN sedang menggarap beberapa lokasi tanah yang sangat membutuhkan adanya peta Bandung yang hilang tersebut, kini mengalami kendala.
Menurut H. Carsana, mengatakan “Demi kepentingan bersama kedepannya, kini PT. Andhika Batara Nusantara dibubarkan berhubungan Mis Ali meninggal” katanya seraya menambahkan tidak khawatir untuk pengurusan tanah, karena sesuai dengan program Nawacita dari Presiden Jokowi, untuk pengurusan tanah diredit menggunakan warkah.
Sempat mengadakan pertemuan, pada tanggal 16/4/2017 lalu, diantaranya Jupi, Endang, Tia, Kamal dan Aos, tutur H. Carsana, dimana dalam pertemuan tersebut diminta sejumlah uang sebesar Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta), dengan dalih untuk memperoses sebidang tanah di Cimanggu.
Maka dari itu, sekali lagi H. Carsana, mengharapkan agar Peta Bandung tersebut yang hilang agar dikembalikan kepada yang haknya, dan demi kepentingan bersama dan menjaga dari oknum yang tidak bertanggung jawab, maka mulai saat ini, PT. Andhika Batara Nusantara dibubarkan. (As/Diw)

Minggu, 14 Mei 2017

Linmas Desa Siap Siaga se-Kecamatan Soreang Gelar Silaturahmi, “Latihan Antisipasi Bencana dan Penggerak Peduli Sampah”

Sebanyak 200 Linmas se-Kecamatan Soreang gelar silaturahmi dan pelatihan Linmas desa siap siaga bencana. Dipagi yang cerah alun-alun Soreang dipenuhi oleh Linmas se-Kecamatan Soreang untuk menggelar latihan tersebut (12/5).
Camat Soreang Rusli Baijuri, AP.
Kegiatan ini, menurut Camat Soreang Rusli Baijuri, AP., mengatakan kegiatan ini merupakan silaturahmi rutin Linmas se-Kecamatan Soreang juga mendorong sesuai tupoksi juga Linmas sebagai barisan terdepan untuk perlindungan masyarakat. “Kita dorong Linmas juga sebagai penggerak peduli sampah, menggerakan warga dan sosialisasi di wilayahnya masing-masing untuk peduli sampah, juga diberi pelatihan tambahan untuk siap siaga penanganan bencana ketika terjadi bencana di lapangan” seraya menambahkan juga diberikan pelatihan penggunaan perahu karet, meskipun pelatihannya bersifat pelatihan kering karena tidak langsung di air, sehingga bilamana terjadi bencana banjir di wilayah lain, Linmas Siaga ini bisa diperbantukan dan kedepannya diberi berbagai pelatihan lainnya sehingga bisa mengantisipasi berbagai kejadian di wilayahnya masing-masing.
Kasi Trantib Agah Mulyadi
Sementara itu, Kasi Trantib Kecamatan Soreang, Agah Mulyadi, mengungkapkan pembinaan Linmas desa Siaga ini dilakukan setiap satu bulan sekali, kini Linmas Desa Siaga siap 1x24 jam untuk mengantisipasi berbagai kejadian di wilayah. “Selain itu, diberikan juga pelatihan PBB untuk menambah disiplinnya, juga pelatihan penggunaan perahu karet, karena meskipun bukan daerah rawan banjir, namun ketika sudah terlatih bisa diperbantukan ke daerah lain yang membutuhkan” ungkapnya.
Lebih lanjut Agah mengatakan 200 Linmas Desa Siap Siaga ini diberikan berbagai pelatihan baik dari Koramil Sorang, Polsek Soreang juga Satpol PP. Linmas Desa Siap Siaga ini bisa multiguna, selain sesaui tupoksinya juga disiapkan bisa mengantisipasi berbagai bencana, turut menjaga kebersihan setiap hari Jum’at diadakan bebenah Kota Soreang, dan membantu membereskan di wilayahnya masing-masing, seperti menjadi penggerak membantu warga untuk bersama membersihkan selokan, pungkas Agah.(As/Diew)
Nampak Camat Soreang Rusli Baijuri, AP., (ketiga dari kiri) bersama Kabid Pol PP Kabupaten Bandung Drs. Usep, beserta pelatih Linmas Desa Siap Siaga dari unsur Polsek Soreang dan Kasi Trantib Kec. Soreang Agah Mulyadi
 
salah satu kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh Linmas Desa Siap Siaga se-Kecamatan Soreang dengan pelatih dari Koramil Soreang

Selasa, 28 Maret 2017

Muspika Kecamatan Pasirjambu dan Soreang, Tangani Sampah "Sabilulungan" Sampah Jadi Pemicu Semangat Kebersamaan

Sampah bisa menjadi persoalan yang harus dihadapi semua pihak, kendati ada pihak yang dirugikan seperti lahan kosong atau mungkin pula berdekatan dengan pesawahan dan sungai. Sesuai dengan komitmen Bupati Bandung H Dadang M Naser, S.H., M.Ip., telah melakukan berbagai strategi yakni “Sabilulungan Raksa Desa” melalui program Desa Berbudaya Lingkungan (Ecovillage) program KOTAKU (Kota Tanpa Kumuh). Penyediaan tempat pembuangan sampah (TPS) Reduce Reuse Recycle (3R) dan Bank Sampah.



Pada hari Minggu tanggal 26 Maret 2017, dengan adanya sampah diwilayah Kecamatan Pasirjambu Desa Cukanggenteng yang berbatasan dengan Desa Sukajadi Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung Muspika Kecamatan Soreang yang dipimpin langsung oleh Camat Soreang Rusli Baijuri, AP., dan Danramil Kecamatan Soreang Mayor Tri dengan anggotanya dan Danramil  Kecamatan Pasirjambu Kapten Suwoto berserta anggotanya yang diikuti perangkat lainnya serta masyarakat berinisiatif membersihkan dan mengangkat mempergunakan truk sampah pemda.
Sampah ini diakibatkan oknum  masyarakat yang tidak bertanggung jawab dengan adanya hal tersebut, Satpol PP Kabupaten Bandung memasang papan larangan berdasarkan Perda Nomor 5 Tahun 2015. (Liputan Asdar/Haw)


Hotel dan Restoran Sindang Reret, Gelar Helaran Budaya Sunda dan Bazar UKM

Jelajah News-Sindang Reret Hotel dan Restoran menggelar acara dengan mengangkat tema "Helaran Budaya Sunda" yang diselenggarakan selama empat hari berturut-turut yang dilaksanakan di Hotel dan Restoran Sindang Reret Ciwidey, Sabtu-Selasa (25-28/3/2017).
Acara Helaran Budaya Sunda tersebut merupakan wujud nyata dan  komitmen Sindang Reret berpartisipasi dalam rangka melestarikan budaya khas masyarakat sunda dengan menampilkan Pemapagan (pemberian salam), Buncis Angklung, Reog, Bambu Reang dan disertakan hasil karya putra daerah Kecamatan Pasirjambu seperti Kujang, Golok, Keris dan lain sebagainya.
Acara tersebut dibuka oleh  Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya (Kadisparbud) Kabupaten Bandung Drs. H. Agus Firman Zaini,M.Si., dan Ketua BPC Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bandung Use Juhayah, juga turut mendampingi Direktur Utama sekaligus pendiri Sindang Reret H. S. Hermawan, Muspika Kecamatan Pasirjambu seperti Danramil Pasirjambu Kapten Suwoto, Kapolsek Pasirjambu AKP. Deden dan Kasi Sosbud Kecamatan Pasirjambu Cecep, S.Sos., juga tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya,  Agus Firman Zaini mengatakan berharap dengan terselenggaranya acara ini, generasi Jawa Barat khususnya di area Kabupaten Bandung dapat melihat, mengapresiasi dan turut melestarikan budaya asli masyarakat sunda yang bernilai tinggi.
"Maka dari itu  marilah kita bersama-sama membangun pariwisata yang ada di Kabupaten Bandung, “ katanya.
H. S. Hermawan dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan keberhasilannya dalam usaha kuliner khas parahyangan tiada lain karena keuletan, pelayanan, dan inovasinya sehingga saat ini bisa mendirikan Sindang Reret di berbagai cabang kota besar seperti Sindang Reret Cikole dan Sindang Reret di Kota Bandung.
Ia mengatakan “melalui perhelaran kebudayaan ini semoga bisa mempertahankan ciri khas orang Sunda melalui kebudayaan dan makanan” ungkap H. S. Hermawan, seraya menambahkan Alhamdulillah dengan bermodal uang Rp. 564.000,- dengan karyawan beberapa orang, kini sudah memiliki kurang lebih sebanyak 2000 karyawan dari seluruh cabang Sindang Reret yang ada, pungkasnya.
Hal senada diungkapkan oleh Juhayah, mengatakan pemilik dari Sindang Reret ini yakni H. S. Hermawan dirasakan sangat gigih dalam mempertahankan ciri khas Sunda mulai dari makanan dan kebudayaan di Sindang Reret ini.
Lebih lanjut, Juhayah mengatakan H. S. Hermawan lah orang yang pertama kali mencetus kuliner khas Sunda di Bandung dan Ciwidey.
Kini Sindang Reret berusia 44 tahun, dan masih tetap berjaya dan masih diminati oleh pengunjung setianya, karena salah satu diantaranya mampu mempertahankan ciri khasnya dan turut mempertahankan dan melestarikan bidaya Sunda, sehingga bukan hanya pengunjung wisata lokal bahkan wisatawan asing pun kerap berkunjung ke Sindang Reret ini.
Dalam acara perhelaran kebudayaan ini juga menyajikan menu-menu makanan aneka nasi khas Sunda dan jajanan tradisional yang sudah jarang ditemui ditempat lain, juga ditampilkan beraneka ragam produk UKM khas dari daerah Ciwidey, diantaranya aneka jambu merah, manisan buah-buahan, keripik pisang, dan makanan khas Sunda lainnya. (As/Diew)

Minggu, 12 Februari 2017

MILANGKALA 50 TAHUN KANG DARUS

BERSAMA PERKUMPULAN BADAR –  PONDOK  CAWENE


        Pada tanggal 13 Februari 1957 yang lalu, Di Desa Pinggirsari, Kecamatan Arjasari ,Kabupaten Bandung, kampung kelahiran  kang Darus panggilan akrab dari H, Dadang Rusdiana SE.,M.Si. Dan pada hari ini Tepatnya Minggu, 12 Februari 2017 anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Hanura ini Berkumpul Dalam rangka peringatan Milangkala ke-50,di Bale Pondok Cawene Kec. Cimaung Kab. Bandung,  dihadiri ratusan perkumpulan BADAR ( balad Dadang Rusdiana ).

Dalam sambutannya, kang Darus mengunkapan rasa  terimakasih atas kebersamaan perkumpulan BADAR dan para pendukung yang selama ini telah memberikan amanah kepadanya untuk menjadi salah satu legislator nasional. Silaturahmi warga Badar ini digelar bertepatan dengan tahun emas Kang Darus ke-50 yang jatuh pada senin13 Februari 2017. Mempererat persahabatan. Kita kuat karena sesama. Kita teguh karena bersatu. Perkumpulan Badar, Pondok Cawene Cimaung, Minggu, 12 Februari 2017.

Saat Bersama keluarga Besar BADAR
Menurutnya, Badar itu bukan hanya sekedar ikon tapi berkat dukungan dan doa Badar dan pendukung  yang telah mengantar dari Dapil Kabupaten Bandung, Kab.Bandung Barat dan baginya bukan sekedar Jawa barat tapi Indonesia, "...... seorang Darus yang hampir setiap hari tampil dipentas Nasional, saya itu kecil, tidak berarti apa-apa Dadang rusdiana itu hanya seorang pemuda kampung dari pamucatan desa Arjasari kabupaten bandung, orang kampung yang tidak punya nilai apa-apa dan besarnya saya itu karena saudara-saudara semuanya para Badar dan besarnya saya itu karena doa saudara-saudara semuanya, karena Dadang Rusdiana Esok Lusa bisa tiada tapi semangat perjuangan untuk Indonesia itu tidak boleh padam karena Indonesia itu tempat kita hidup, tempat kita mati dan tempat kita mengabdikan diri pada Sang kholiq Alloh SWT. Mudah mudahan di usia yang ke- 50 tahun ini saya bisa tetap bersama-sama kalian dan itu sesuatu yang sangat berarti bagi saya, karena kemenangan saya adalah bukan dalam kesendirian, kesuksesan saya itu bukan dalam kegemerlapan tapi kesuksesan saya adalah ketika saya berada ditengah-tengah saudara dan mendengarkan keluhan saudara semua dari mulai kunjungan ke daerah di dapil saya bahkan sampai keliling  dari sabang sampai meraoke dan itu semua adalah merupakan kebahagiaan saya....". Ungkap Kang H. Darus.

H. Dadang Rusdiana SE.,M.Si. dalam menyikapi polemik  suhu politik sekarang ini menurutnya  Berharap segera selesai Pilkada Jakarta. Panasnya suhu politik berdampak kemana-mana, termasuk gemuruh hak angket oleh 4 Fraksi. "bangsa ini butuh kebersamaan dan persatuan yg kokoh, masih banyak yg harus dikejar untuk kejayaan bangsa ini. semua pihak harus bisa menahan diri, karena Indonesia itu butuh persatuan, kesatuan dan kedamaian yang mesti diciptakan oleh kita semuanya , Indonesia milik kita semua, bangsa yang beraneka ragam suku, budaya, bahasa dan agama.

Situasi politik Indonesia  yang memanas menurutnya segala sesuatu yang dianggap oleh masyarakat atau siapapun itu adalah melanggar hukum, itu harus diproses hukum Equality before the  Low semua orang itu berkedudukan sama dihadapan hukum apakah dia Ahok, Habieb Reazieq atau siapapun itu yang melanggar hukum harus diproses hukum dan ditindak sesuai dengan seadil-adilnya dan memenuhi rasa keadilan masyarakat dan masyarakat pun tidak boleh menyelesaikan masalah dengan selalu menggelar unjuk rasa, tapi semua itu  ada mekanismenya, ada mekanisme hukum dan mekanisme demokrasi karena Indonesia Negara besar,  intinya  harus menjaga persatuan dan kesatuan dan marwah berbangsa dan bernegara ./krd_mb



Ungkapan BADAR ( Balad Dadang Rusdiana )  :


Moch. Noor Daswan Muda S.Pdi.,MM
Moch. Noor Daswan Muda S.Pdi.,MM
(Sekjen DPC Hanura Kab. Bandung Barat )

Kami Keluarga Besar DPC Partai Hanura Kabupaten Bandung Barat, mengucapkan Milangkala yang ke-50 untuk Kang H. dadang Rusdiana SE, M.Si.,  Semoga dengan memasuki Usia Emas setengah Abad ini, semakin memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat khususnya Kab. Bandung dan Bandung Barat Umumnya bagi bangsa Indonesia dalam kiprahnya sebagai Anggota Komisi X DPR RI,mudah-mudahan dapat menberikan pencerahan dalam bidang politiksosbud dan keagamaan serta pendidikan karena politik yang agamis mesti jadi politik yang luwes di kehidupan dan keseharian kita .




Enjang Saprudin ( SMAN Banjaran )
Enjang Saprudin

 Asalamu'alaikum wr.wb ...wilujeng  kanggo Kang H. Darus dina raraga Milad anu ka-50. ping,13 pebruari 2017,kaleresan pribados ping 12 pebruarina kang haji hee...ngiring bingah...wilujeng  tepang taun, mudah-mudahan kang Haji Darus dipanjangkeun Yuswana, dipasihan qualitas dina Yuswana anu barokah, langkung mangfaat kanggo balarea sapertos pidawuh  Nabi Besar Muhamad SAW  anu hartosna ” saalus-alusna jalma anu   manfaat  nyaeta,  jalma anu manfaat pikeun balarea”..... .wasalamu'alaikum wr.wb






Ece Surachmat
Ece Surachmat ( UPTD Pendidikan Pangalengan)
 
 Saya mewakili UPTD Pendidikan Kecamatan Pangalengan mengucapkan  Selamat Milangkala  ke-50, kepada bapak H. Dadang Rusdiana  SE. M.Si, Semoga di Usia emas ini, Kang darus ini semakin menjadi motivator dan inovator bagi perubahan, kemajuan bangsa dan Negara ini.







  
 Wa Rosiman
 Wa Rosiman ( Kades Arjasari )

Mewakili Keluarga Besar Badar mengucapkan selamat ulang tahun yang ke-50, mudah-mudahan dengan berkurangnya jatah usia tersebut insya Alloh dapat menjadi motivasi semangat baru bagi bangsa ini. 










Agus Mauludin ( Asep Eyang ) 
Mengucapkan Ulang tahun yang ke-50, mudah-mudahan dalam Usia Emas ini bertambah matang dalam pemikiran pola kebijakan sebagai Negarawan, panjang Usia yang barokah dan murah rejeki. Amin.


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls